PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387

Slider[Style1]

advertisement

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5



PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387
advertisement

BAGIKAN:

Bima, KS.- Diam-diam rupanya Kepala Desa Ragi, Muhamad Amin, SH saat ini tengah melalukan penjajakan dibeberapa Partai Politik (Parpol) untuk memuluskan niatnya untuk bertarung dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Bima. Beberapa waktu lalu, Ia telah mendaftarkan diri sebagai bakal Calon Bupati Bima di Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Tidak hanya itu, dalam waktu dekat, Ia berencana akan mendaftarakan diri di Partai Golkar Kubu Agung Laksono (AL). Hal ini disampaikan Muhammad Amin dalam wawancara ekslusif dengan Koran Stabiliras di ruang kerjanya beberapa waktu lalu. Niat terbesarnya untuk ikut bertarung menuju EA I Bima saat ini karena atas dorongan banyak masyarakat di Kabupaten Bima terutama oleh warga Desa Ragi.

Karena selama ini menurutnya, banyak hal yang belum bisa dibangun oleh para Pemimpin Bima saat ini, seperti bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bima. Keadaan terpuruk dengan semakin banyaknya masyarakat tidak mampu di wilayah Bima menjadikan motivasi baginya untuk terus berjuang menjadi orang nomor satu di Bima.

Semangat Alumni Unram Tahun 1992 ini rupanya terus dipupuk menjelang Pilkada. Ia terus memberikan pandangan politik yang baik bagi masyarakat di desanya. Salah satu contoh, Ia menyayangkan sikap oknum Calon Bupati Bima yang saat ini gencar melakukan pemasangan baligo dan alat peraga lainnya. Padahal belum ada aturan dari KPU untuk memberikan kesempatan bagi para Bakal Calon Bupati Bima untuk memasang baligo.

Dengan adanya “curi star” seperti itu, katanya, menjadikan masyarakat bingung dalam menentukan pilihan dan membuat potensi konflik yang terjadi di tiap-tiap desa diwilayah Kabupaten Bima. ”Saya heran kenapa para Bakal Calon begitu semangat untuk memasang baligo padahal belum ada aturan dari KPU. Ini menandakan mereka tidak memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat,” paparnya.

Beda dengannya, meski sudah mendeklarasikan diri untuk tampil dalam pertarungan itu, tak ada satupun baligo yang dia pasang di kabupaten Bima. Karena tidak ingin memberikan pemdidikan politik yang buruk bagi masayrakat Bima. Ia bertekad, jika terpilih menjadi Bupati Bima nantinya, ia akan membangun perekonomian masyarakat. ”Itu akan saya laksanakan dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat Bima,” katanya.

Mantan Kepala Sekolah SMP Persada Jakarta Barat ini mengatakan, tidak ada hal yang sulit untuk membangun perekonomian masyarakat Bima, dengan banyaknya potensi alam yang ada di Bima sangat membantu untuk mempercepat proses peningkatan pendapatan masyarakat. Hanya saja, selama ini pemerintah tidak fokus dalam membangun kapasitas perekonomian masyarakat. Bantuan yang diberikan pemerintah kepada masyarakat terindikasi tidak merata, hanya dimanfaatkan oleh golongan dan masyarakat tertentu. Ini pola yang selama ini yang menjadi rahasia umum dimasyarakat.

Misalnya kata dia, di bidang pertanian, harusnya pemerintah harus secara merata memberikan bantuan bibit kepada masyarakat. Tidak hanya itu, bantuan pemerintah juga lebih banyak dimanfaatkan oleh oknum tertentu dalam rangka meraup keuntungan pribadi dan golongan. Di sektor kelautan, harusnya bantuan untuk nelayan harus diberikan secara maksimal, dan tidak pandang bulu. Jika dalam satu denga terdapat 100 nelayan, maka 100 nelayan itu harus mendapatkan bantuan pemerintah.

Selama ini tidak seperti itu terangnya, tapi siapa yang kenal dengan pejabat dan memiliki cara lobi yang tepat, maka dia yang dapat. Hal ini baginya tidak profesiaonal dalam membangun perekonomian masyaakat. ”Kita tidak bisa nafikan hal itu terjadi, saya berjanji jika terpilih nantinya, hal itu tiudak akan terjadi,” ucap mantan kader HMI Unram ini.

Keinginan Ia maju sebagai Bakal Calon Bupati Bima cukup beralasan. Dengan modal dirinya pernah memimpin beberapa sekolah besar di Jakarta, baginya itu sudah cukup untuk menjadi modal awal mencalonkan diri menjadi Bupati Bima. Selama berada di Jakarta, ia pernah menjadi Guru Honorer di SMK PGRI 5 Jakarta Barat Tahun 2007, SMK Jakarta Barat status disamakan. Pada Tahun 2000, Ia sudah menjabat menjadi PLH Kepala Sekolah SMK Harapan Raya Jakarta Barat sekaligus menjadi Dosen STIE Jakarta.

Tidak hanya itu, Ia pernah menjabat menjadi Kepala sekolah SMP Persada Jakarta Barat, Kepala Sekolah SMK Yayasan pendidikan Jakarta Selatan dan juga pernah diutus mewakili Dosen Jakarta menjadi peserta seminar dunia di Jakarta pada era Gusdur. Selama berada di Jakarta, Ia mengabdikan diri di 17 sekolah. Dan pada saat diperantauan, Ia juga bersama teman-temannya menulis buku yang berjudul, 4 langkah menuju sholat sempurna.

Ia menulis buku ini pada tahun 2000. Cetak pertama pada Tahun 2004 sebanyak 500 buku, 2010 sebanyak 200 buku dan cetakan terkahir pada Tahun 2015 sebanyak 600 buku. Buku ini sudah tersebar luar di daerah Jakarta. Dan beberapa waktu lalu masuk ke Bima dan direspon baik oleh masyarakat. ”Itu sebagian dari profil saya selama berada di Jakarta, dan itu menjadi modal awal saya untuk ikut bertarung dalam pilkada ini,” ujarnya.

Tidak hanya itu, selama dirinya menjabat sebagai Kepala Desa Ragi, dirinya banyak menjemput program dari pemerintah. Diantaranya, rehab rumah Tahun 2012 sebanyak 40 unit, pembangunan DAM Oi Na,a tahun 2014, DAM Lafanda, Listrik Gratis untuk 10 rumah warga, Kube 1 kelompok dengan nilai bantuan 20 Juta, Pertambangan, Bak Air, Sanitasi Total Berbasis Masyarakat, Parit, dana Stimulan dan pengairan untik sawah.

Bantuan itu didapatkan berkat kemampuannya untuk melobi anggaran di pemerintah. Hal itu dilakukan untuk membantu masyarakat setempat untuk mendapatkan akses pembangunan disegala bidang. ”Saya selalu memulainya dari hal yang kecil hingga membuat untuk m,encoba melakukan hal yang besar,” terangnya. (KS-17)

advertisement


BAGIKAN:
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Komentar Facebook

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *