PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387

Slider[Style1]

advertisement

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5



PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387
advertisement

BAGIKAN:

Keberadaan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bima di Wilayah Dana Mbojo, patut dipertanyakan. Sudah hampir dua tahun beroperasi di Bima, namun baru satu kasus di ungkap. Kondisi ini, dapat dituding bahwa BNNK Bima mandul, dan dapat dibubarkan, jika tak berarti bagi rakyat Kabupaten Bima dan Kota Bima.”Kata salah seorang akademisi Drs.Arif Sukirman,MM saat memberikan keterangan Pers pada sejumlah wartawan, Minggu (9/10) sore kemarin di kediamannya.

Bima, KS.- Penilaian miris atas keberadaan BNNK Bima tersebut, dengan indikator dari hasil kinerja yang nyaris tak terlihat sama sekali dalam setahun terakhir ini. Mestinya, BNNK dapat bekerja maksimal, jika tujuannya membuka Kantor Cabang BNN di Bima untuk memberantas narkoba di Wilayah Dana Mbojo.”Justeru sekarang, saya melihat BNN Bima hanya sebuah institusi yang tengah tidur nyenyak, seperti manusia yang kebanyakan makan minum, lalu tidur pules,”cetus Dosen STISIP Mbojo Bima ini.

Arif mengaku tidak mengetahui secara pasti, bagaimana program kerja BNNK Bima selama ini di Wilayah hukum Polres Bima Kota. Tapi, dengan melihat hasil kerjanya yang tidak pernah muncul di permukaan, itu berarti keberadaan BNNK Bima lebih baik dibubarkan, dari pada menghabiskan anggaran Negara untuk gaji pegawai dan biaya operasional dan lainnya.”Untuk apa ada Kantor BNNK, kalau tidak berarti bagi rakyat Bima,”tutur Arif penuh kesal.

Arif juga mempertanyakan personil BNNK Bima sekarang. Jangan sampai kata Arif, lantaran tidak memiliki personil penindakan di lapangan, sehingga menjadi alasan BNNK Bima tidak bisa maksimal melaksanakan kegiatan.”Minta dong personil polisi atau TNI di Kabupaten dan Kota Bima. Memberantas narkoba harus melibatkan aparat, baik polisi maupun TNI. Karena program utama Presiden Jokowi sekarang adalah memberantas narkoba, karena indonesia sekarang tengah darurat narkoba,”urainya.

Pada kesempatan itu, Arif kembali menegaskan, agar Kepala BNNK Bima tidak diam diri, dan hanya menerima laporan di belakang meja dan kursi putarnya.”Kerja keras, jika mau berantas narkoba di Bima. Selamatkan generasi bangsa di Kota Bima, karena salah satu tugas utama BNNK juga seluruh rakyat di Indonesia sekarang yakni menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya narkoba,”tegasnya.

Pihak BNN yang hendak dilakukan konfirmasi belum berhasil di temui, namun sebelumnya disaat bertandang di Kantor Redaksi Koran Stabilitas, Kepala BNNK Bima, Kompol Joulmadi dan Kepala BNN Propinsi NTB mengaku bertekad memberantas narkoba di Bima, khususnya di Kota bima.”Kami meminta peran serta teman-teman pers dan masyarakat Bima untuk memberantas narkoba di Bima,”kata Joulmadi saat itu, didampingi Kepala BNN Propinsi NTB.(Ib-01)

advertisement


BAGIKAN:
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Komentar Facebook

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *