PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387

Slider[Style1]

advertisement

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5



PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387
advertisement

BAGIKAN:


Pencurian sepeda motor (Curanmor) terus terjadi di Kota dan Kabupaten Bima. Anehnya, para pelaku merupakan para remaja yang berdomisi di Desa-Desa terpencil di Wilayah Kabupaten Bima, bahkan mereka masih berstatus pelajar. Salah satu remaja bernasib sial itu adalah Mustamin (18) warga Desa Soki Kecamatan Belo yang ditangkap Polisi Hari Jum’at (10/30 karena kedapatan membawa motor hasil curian merk Honda Supra 125 bernopol EA 2652 SH milik Abdullah (44) warga Kelurahan Kumbe Kecamatan Rasanae Timur.

KOTA BIMA, KS.- Peristiwa pencurian motor itu terjadi Jum’at sekitar pukul 16.00 wita bertempat di Kumbe tepatnya di Jalan Raya menuju Oi Fo,o. Beberapa saat setelah kejadian oleh pemilik kendaraan melaporkan ke Polsek Rasanae Timur, yang selanjutnya oleh pihak Rasanae melakukan koordinasi dengan pihak Polres Kabupaten Bima.

Alhasil, atas koordinasi itu, yang kebetulan pihak Polres Kabupaten tengah melakukan razia gabungan, sehingga didapatlah motor itu, yang dimana pelaku tengah mendorong kendaraannya karena kehabisan bensin.

“Motor itu diamankan oleh Polres Kabupaten Bima, dan sekarang sudah berada di Polres Kota Bima,” kata Humas Polres Bima Kota, Ipda Suratno saat ditemui wartawan Koran Stabilitas, Sabtu (11/3) pagi.

Ia berharap agar sikap waspada terus dilakukan oleh warga Kota Bima khususnya, dan warga Kabupaten Bima yang berada di wilayah hukum Polres Bima Kota. Masalahnya, pencurian motor sekarang terus merajalela, dan kewaspadaan masing-masing harus tetap ada.

“Polisi tidak bisa berbuat maksimal memberikan pelayanan khusus kepada warga untuk menjaga kendaraan, maka harus dari warga sendiri yang mengawasi dan menjaganya,” kata Ratno.

Ratno mengakui bahwa saat ini yang menjadi eksekutor pencurian motor para remaja yang tengah tumbuh dewasa. Entah apa penyebabnya, namun diduga kuat karena pengaruh lingkungan juga obat-obat terlarang. Karena itu, peran aktif orang tua harus diutamakan, agar generasi muda di Bima ini dapat terselamatkan dari pengaruh narkoba, miras dan kejahatan lainnya.

“Mari bersama-sama menjaga generasi bangsa di Bima ini,”ajaknya.(KS-R01).

advertisement


BAGIKAN:
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Komentar Facebook

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *