PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387

Slider[Style1]

advertisement

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5



PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387
advertisement

BAGIKAN:

Akibat adanya dugaan penyalahgunaan modal usaha kerja senilai Rp.550Juta di PD.Wawo oleh Presiden Direktur PD.Wawo Akhyar, berimbas tidak terbayarnya gaji pegawai perusahaan milik Pemerintah Daerah Kabupaten Bima tersebut. Para Direktur dan pegawai perusahaan setempat berharap agar di bulan Mei ini gaji mereka dibayar oleh PD.Wawo.


BIMA, KS.- Kabag Pemasaran PD.Wawo, Sudirman,SH meminta agar secepatnya pihak pemerintah mengambil sikap tegas atas nasib yang dialami semua pegawai PD.Wawo saat ini, yaitu dengan mencairkan modal tambahan agar bisa dikelola secepatnya mungkin, dan gaji pegawai bisa dibayar secepat pula.

“Kalau menunggu uang dari Presiden Direktur Akhyar, maka sangat tidak mungkin gaji pegawai selama sepuluh bulan bisa dibayar saat ini,” pungkasnya.

Banyaknya tunggakan gaji pegawai tersebut, karena di Tahun 2015 selama tiga bulan pegawai tidak menerima gaji, begitu juga di Tahun 2016 tiga bulan tidak juga diberikan gaji, ditambah tahun ini sejak Januari hingga April, belum juga dibayar.

“Bayangkan saja, sudah 10 bulan tidak terima gaji karyawan PD.Wawo, lalu mereka itu dapat uang dari mana untuk kasih maka anak istrinya. Nah, saya berharap agar segera ada sikap tegas pemerintah Daerah yaitu bupati Bima, Wakil Bupati dan Sekda untuk mencairkan uang, demi menjaga nama baik perusahaan akibat ulah Direktur PD Wawo sekarang yang diduga kuat telah menyalahgunakan uang perusahaan,” ujarnya penuh harap.

Dewan penasehat PD.Wawo Drs.H.Syahbudin juga mengakui belum terbayarnya gaji karyawan PD.Wawo sekarang selama sepuluh bulan.. ia berharap agar secepatnya pemerintah mengambil langkah konkrit, sehingga apa yang menjadi harapan dan beban karyawan sekarang bisa terjawab.
“Harapan saya agar dibantu dana dari pemerintah daerah dulu. Kasihan karyawan PD Wawo sekarang, sudah 10 bulan mereka tidak terima gaji,” pungkasnya.

Senada juga diakui oleh salah seorang Direktur PD.Wawo Yaman,ST. katanya, tidak dibayarnya gaji ini akibat tidak jelasnya penggunaan modal kerja sebanyak Rp.550Juta yang diberikan pemerintah selama tiga tahun sejak 2015-2017.”Coba uang itu dikelola dengan baik, maka sangat mustahil bisa nunggak gaji seperti saat ini,” tandasnya.(KS-IB02)

advertisement


BAGIKAN:
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Komentar Facebook

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *