PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387

Slider[Style1]

advertisement

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5



PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387
advertisement

BAGIKAN:

Bupati Bima, Hj. Indah Damayanti Putri didesak agar segera mencopot Drs.Sirajudin Andi, M.Ap sebagai jabatan Kadis BPMDES, karena diduga kuat telah merusak citra nama baik pemerintah Daerah, demi memenuhi kepentingan pribadi dan golongannya. Kasus bocornya kunci jawaban itu diindikasi kuat bahwa pelaku utamanya adalah Kepala BPMDES bersama oknum pembuat soal.

Akademisi STISIP Bima, Arif Sukirman, S.Sos

BIMA, KS.- “Yang bertanggungjawab atas bocornya kunci jawaban itu adalah kepala BPMDES dan oknum panitia pembuat soal. Kedua belah pihak itu diduga telah bekerjasama untuk mencari uang banyak dibalik seleksi kaur, kadus dan sekdes di Kabupaten Bima,” papar Dosen STISIP Mbojo Bima itu serius.

Mestinya Bupati sejak kasus itu mencuat sudah bisa mengambil tindakan tegas terhadap Kadis BPMDES, dengan mencopot jabatannya. Namun sayangnya, bupati justeru terlihat melindunginya, bahkan bupati memerintahkan sejumlah camat agar semua desa yang mengadakan kegiatan tersebut dapat melantik kaur, kadus dan sekdes terpilih.

“Ini menandakan adanya indikasi keterlibatan bupati secara langsung dalam kasus tersebut,” duganya.

Akademisi yang biasa disapa Dae Moa itu juga menduga ada permainan yang melibatkan orang-orang di pandopo dalam bisnis kunci jawaban tersebut, antara lain, Dae A, MS, dan ada beberapa oknum pejabat yang terlibat dalam kasus itu.

”Hanya saja saat ini, polisi apa berhasil mengungkap semua pelaku tersebut. Saya berharap agar dalam minggu ini polisi segera menetapkan tersangka, sehingga kepercayaan masyarakat atas penegakan hukum di Kabupaten dan Kota Bima dapat diwujudkan,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu, Dae Moa juga menyayangkan sikap Bupati yang terkesan tidak menghargai pendapat Wakil Bupati Bima Drs.H.Dahlan, Sekretaris Daerah Drs.H.Taufik HAK, Kepala BKD Drs.H.Abdul Wahab dan sejumlah pihak yang peduli Kabupaten Bima, yang memberi saran dan pendapat agar Kepala BPMDES dicopot dari jabatannya.

“Bupati mestinya hargai dong wakil bupati. Justru dengan sikap dingin Bupati saat ini, menggiring opini miris publik terhadap bupati, bahwa dalam kasus itu Andi tidak kerja sendiri, melainkan atas dugaan perintah bupati,” pungkasnya.

Diakhir komentarnya, Dae Moa merasa yakin bahwa Kapolda NTB, Brigjen Polisi Drs.Firly, M.Si akan mengungkap siapa dalang dibalik kasus bocornya kunci jawaban.”Kasus Bupati Dompu saja, Kapolda mampu mengungkap, apalagi kasus bocor kunci jawaban tersebut. Saya sebagai salah satu akademi yang yakin dan percaya dengan kerja ikhlas Kapolda NTB, menaruh harapan agar secepatnya kasus itu terungkap tersangka utamanya,” harapnya.(KS-R01)

advertisement


BAGIKAN:
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Komentar Facebook

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *