PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387

Slider[Style1]

advertisement

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5



PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387
advertisement

BAGIKAN:

Bakal calon Walikota Bima, HM Lutfi,SE bersama ratusan pendukungnya Senin (1/5) pagi kemarin melakukan pendaftaran ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Bintang Bulan (PBB) sebagai bakal calon Walikota Bima Periode 2018-2023. Prosesi pendaftaran tersebut didampingi belasan ulama di Kota Bima yang berdomisi di sejumlah wilayah Kelurahan.

Foto Bersama H.Lutfi di Kantor Sekretariat PBB Kota Bima Usai Daftar di PBB Sebagai Calon Walikota Bima

KOTA BIMA, KS.- Keseriusan Lutfi untuk maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bima 2018 mendatang dibuktikan dengan dilakukannya pendaftaran di dua pertai politik yang memiliki empat kursi di lembaga legislative Kota Bima tersebut. Liputan langsung sejumlah wartawan di dua lokasi pendaftaran, terlihat sekitar 500 pendukung “Sahabat Lutfi “ ikut mengantar kedatangan Anggota DPR RI yang duduk di Komisi VIII itu di lokasi pendaftaran.

Di PPP sendiri terlihat sejumlah tokoh ulama, tokoh agama dan tokoh pemuda dari pengurus serta simpatisan PPP yang sejak pagi menunggu kehadiran Lutfi dan rombongannya di Sektariat PPP, termasuk Anggota DPRD Kota Bima utusan PPP, H.Boby Kolo yang saat itu mengenakan baju kebesaran PPP. Sedangkan dari unsur pengurus inti PPP terlihat Muhammad AB alias Memet selaku Ketua Tim Rekrutmen PPP Kota Bima juga seluruh Ketua, Sekretaris dan anggota PAC PPP lainnya.

Dalam keterangan persnya, Memet mengaku bahwa H.Lutfi merupakan bakal calon Walikota Bima yang pertama kali mendaftarkan diri ke PPP dan Ir. H.Muhammad Rum sebagai bakal calon Wakil Walikota. Kedatangan H.Lutfi di Sekretariat didampingi ratusan pendukungnya di berbagai wilayah Kelurahan, sementara Ir. Rum datang bersama puluhan pendukungnya, dalam waktu yang tidak bersamaan.

“Alhamdulillah, kami mulai bukan pendaftaran tanggal 01 Mei 2017 hingga beberapa hari ke depan. Nah, bagi yang ingin menjadi peserta pilkada 2018 mendatang, segerelah daftar ke PPP, karena PPP hanya akan mengusung calon Walikota dan Wakil Walikota yang telah mendaftarkan diri secara resmi ke PPP. Bila tidak daftar, maka tidak akan diusung oleh PPP,” jelas Memet secara rinci.

Sementara Ketua DPC PPP Kota Bima, H.Syariansyah S,Sos yang ditanya soal sikap PPP di pilkada ke depan menjelaskan, keputusan pengusungan PPP bagi calon Walikota dan Wakil Walikota Bima merupakan keputusan oleh PPP tingkat Kota Bima, bukan oleh PPP Propinsi NTB dan PPP Pusat. Pasalnya, DPP PPP telah memberikan signal secara tegas bagi seluruh pengurus di semua Daerah se Indonesia agar menjadi pengurus partai yang cerdas dalam berpolitik.

“Saya sebagai Ketua DPC PPP Kota Bima tentunya bersama tim penjaringan nanti akan memutuskan seseorang layak untuk diusung dengan melihat dan mengukur berbagai criteria kelayakannya untuk menjadi seorang pemimpin yang beramanah di Daerah ini,” kata lelaki beranak tiga yang biasa disapa H.Ansyar itu.

Di tempat terpisah, Ketua DPC PBB Kota Bima, Syamsudin S,Sos usai menerima kedatangan rombongan H.Lutif di rumahnya di Jatiwangi kemarin, juga mengaku telah datang seorang bakal calon Walikota Bima yaitu HM Lutfi,SE. katanya, yang bersangkutan datang bersama ratusan rombongannya untuk menjadi pendaftar pertama di PBB KotA Bima, setelah tim penjaringan mengumumkan mulai menerima pendaftaran pertanggal 01 Mei 2017 ini.

“Terus terang saja, bahwa baru H.Lutfi yang datang daftar di PBB, sementara yang sudah bersilaturahmi sebelumnya Ir.H.Sutarman. kita lihat ke depan, siapa saja yang datang daftar di PBB ini untuk 13 hari ke depannya,” cetusnya.

Syamsudin mengaku bahwa sosok H.Lutfi dimata PBB Kota Bima adalah sosok calon pemimpin yang merakyat, pengalaman dalam berpolitik, dan berhasil menjadi Anggota DPR RI dua periode. Sosok seperti juga sangat bersamaan dengan visi misi PBB yaitu bagaimana seorang pemimpin yang memiliki hati nurani yang beramanah bagi rakyat Kota Bima lima tahun akan datang.

“PBB tidak ingin salah memilih calon pemimpin ke depan. Semoga siapapun yang datang daftar dan diputuskan untuk diusung oleh PBB nantinya bisa membesarkan PBB, kendati yang bersangkutan nantinya merupakan kader partai lain. Sekali lagi saya sampaikan, PBB tidak akan salah mengusung calon Walikota dan Wakil Walikota nantinya, melainkan seorang pemimpin yang cerdas dalam berpolitik dan membangun Kota Bima jauh lebih maju dari sekarang,” urainya.

Lantas, kenapa H.Lutfi mendaftar ke PPP dan PBB ?. Usai mendaftarkan diri di PPP, H.Lutfi melakukan jumpa pers di lokasi pendaftaran (PPP) menjelaskan, bahwa untuk menjadi seorang pemimpin di Kota Bima ini membutuhkan niat baik serta keikhlasan, dengan memberikan porsi pembangunan yang berkeadilan, membuka lapangan kerja untuk pengangguran yang ada, dan tidak memberikan kesempatan terhadap kelompok tertentu untuk menikmati proyek yang ada di Kota Bima.

“Nah, saya tidak ingin melihat dan mendengar warga Kota bima berkeluh kesah tentang kemiskinan yang terjadi selama ini, melainkan saya hadir dan datang kembali ke Kota Bima untuk menjadi calon Walikota Bima bertujuan melayani dan membangun Daerah ini jauh lebih berkembang pesat,” urainya.

Ketika ditanya oleh wartawan, berapa target partai untuk mengusung H.Lutfi nantinya ?. Dengan santai H.Lutfi menjawab semua partai diharapkan untuk mengusung dirinya, karena hubungan baik antara dirinya selama menjadi Anggota DPR RI dengan semua pengurus inti partai politik di Jakarta telah dibangun sejak belasan tahun.”Saya berharap agar semua teman-teman parpol dapat mengusung saya sebagai calon Walikota Bima 2018 mendatang,”tukasnya.(KS-IB02)

advertisement


BAGIKAN:
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Komentar Facebook

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *