PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387

Slider[Style1]

advertisement

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5



PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387
advertisement

BAGIKAN:

Banyaknya kejanggalan yang terjadi selama proses seleksi perangkat di Desa Timu Kecamatan Bolo, membuat Kades Timu H.Arsyad Jamaludin bersihtegas tidak akan melantikan perangkat desa terpilih yaitu Sekdes dan Kaur.

Kades Timu H.Arsyad Jamaludin

BIMA, KS.- Kades memberikan alasan yang jelas soal penolakan pelantikan perangkat desa tersebut. Yaitu, dimana seleksi perangkat desa yang dilakukan oleh pemerintah melalui BPMDES Kabupaten Bima telah melanggar amanat Perarutan Bupati (Perbup) nomor 06 Tahun 2014 yang menegaskan bahwa pengangkatan dan pemberhantian perangkat desa adalah hak seutuhnya Kepala Desa.

“Kewenangan sepenuhnya untuk menangkat dan memberhentikan perangkat desa itu adalah kepala desa bukan oleh kepala BPMDES dan jajarannya, atau Bupati Bima,” tegasnya.

Dengan alasan itu, pihaknya menyatakan tidak akan melantik perangkat desa timu yang terpilih, jika kewenangan penyeleksian itu tidak dikembalikan ke Desa Timu.”Hak dan kewenangan untuk menangkat dan melantik perangkat desa itu adalah kepala desa. Kok sekarang, dengan enak BPMDEs menangambil aih tugas dan kewenangan di desa,” terangnya.

Di tempat terpisah, Camat Bolo Mardiana,SH membenarkan adanya beberapa desa yang belum melantik perangkat desa terpilih yaitu Desa Bontokape atasnama Supriansyah S.Pdi, Desa Timu Silafaturahman S.Pd, dan Ahmad Baka selaku kaur perencanaan di Desa Timu.

“Nanti saya akan melakukan koordinasi dengan sejumlah Kepala Desa tersebut. Harapan saya agar segera melantik perangkat desa terpilih tersebut,” harapnya.

Di tempat terpisah, salah seorang peserta calon sekdes dari desa Nggembe, Hanafi mengaku kecewa dengan adanya kebocoran kunci jawaban tersebut, sehingga peserta tes bisa mendapat nilai yang tidak masuk akal, seperti Irfan S.Pd yang mendapat nilai 94 dari 100 soal dan kaur 71 yang benar 75 soal yang disajikan panitia.

“Saya juga sudah melayangkan surat keberatan kepada Panitia dan Kepala Desa Nggembe, dengan tujuan agar dilakukan tes ulang dan membatalkan hasil tes sebelumnya,” tandasnya. (KS-IB02)

advertisement


BAGIKAN:
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Komentar Facebook

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *