PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387

Slider[Style1]

advertisement

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5



PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387
advertisement

BAGIKAN:

Kebanggaan besar warga Kota Bima atas keberadaan Masjid terapung di Pantai Amahami terpancar di wajah Iskandar (59) salah satu warga Amahami. Nelayan ini tidak menyangka bahwa akan berdiri kokoh sebuah masjid mewah di pinggir laut tersebut, jika tidak ada niat baik Walikota Bima HM Qurais H .Abidin untuk membangunnya.

Pembangunan Masjid Terapung, Kota Bima

KOTA BIMA, KS.- “Luar biasa ketulusan hati Walikota Bima bersama adiknya H.Arahman H.Abidin telah mengalokasikan anggaran milyaran rupiah untuk membangun Masjid tarapung ini. Keberadaan masjid ini membuat kami bangga, dan tidak lagi berjamaah di lingkungan Dara jauhnya sekitar satu kilo lebih,” tuturnya bangga.

Selain itu, Iskandar juga menilai bahwa keberadaan masjid ini telah menampakan symbol islam Bima, khususnya Daerah Kota Bima. Dimana, ketika setiap orang mulai masuk di Lawata makan Nampak terlihat sebuah masjid terapung yang berdiri megah di pinggir laut.

“Sebagai warga Kota Bima saya tentu merasa bangga dan terharu adanya masjid terapung ini. Semoga saja, warga muslim di Bima ini tidak sebatas melihat atau menengok ke kiri tapi harus memakmurkan bersama masjid tercinta ini,” harapnya seraya berharapa agar bisa masuk menjadi pengurus masjid tersebut.

Lanjut Iskandar, keberadaan masjid juga sebagai bukti bahwa pemimpin Kota Bima saat ini memiliki jiwa dan niat tulus membangun Daerahnya, terutama dibidang keagamaan. Sebab, tidaklah mudah untuk bisa membangun rumah ibadah semegah ini, apalagi dengan biaya yang cukup banyak.

“Saya sebagai warga tidak ingin membahas berapa uang yang digunakan untuk membangun masjid terapung, tapi dengan keberadaan masjid ini, tentu membawa kebaikan bagi umat muslim di Kota Bima tercinta ini,” pungkasnya.

Ia juga berharap agar masyarakat Kota Bima tidak salah menjatuhkan pilihan memilih pemimpin masa depan rakyat yang berjiwa membangun seperti pemimpin sekarang. Sebab, bila salah memilih maka lima tahun warga Kota Bima akan sengsara.

“Bagi saya bersama keluarga, Insya Allah tetap melanjutkan yang sudah ada sekarang. Karena sudah terbukti membangun tidak sebatas membuat janji yang belum tentu bisa ditepati di kemudian hari,” kata Iskandar sengaja mengajak warga Kot a Bima yang lain agar pilihlan pemimpin yang religi dan santun, serta punya jiwa membangun yang tinggi.(KS-Sub)

advertisement


BAGIKAN:
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Komentar Facebook

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *