PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387

Slider[Style1]

advertisement

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5



PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387
advertisement

BAGIKAN:

Harapan besar warga Kota Bima untuk menikmati pembangunan yang bermutu dan berkualitas baik, terkait pembangunan dua unit jembatan berukuran besar di Kota Bima yaitu jembatan Padolo dan Jembatan Penato’i senilai Rp.34 Milyar lebih, sepertinya tak akan terwujud. Bagaimana tidak,PT.Bahana Krida Nusantara dan PT.Galatamba (KSO) dan Kontraktor Konsultan Pengawas PT.Anugrah Krida Pradana dan PT. Disiplan Konsultan serta PT. Surya Perdana Konsultan yang dipercaya untuk mengerjakan dan mengawasi proyek, justru sebaliknya mengkhianati amanat rakyat dan pemerintah (APBN) selaku pemilik proyek.

Proyek penggantian jembatan Padolo

KOTA BIMA, KS.- Masalahnya, ketika dalam kontrak kerja bernomor KU.08.08/PJN WIL III NTB-PPK 10/98/2018 menyatakan bahwa pihak perusahaan diharuskan menggunakan borpile, justru diduga kuat hanya menggunakan bor biasa atau bor sumur. Padahal manfaat bor pile adalah selain berkaitan dengan alat yang diperlukan, pondasi borpile juga memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan jenis pondasi lainnya. Berikut adalah sejumlah kelebihan yang didapatkan jika menggunakan jenis pondasi ini.

Pertama, pemasangan bore pile tidak menciptakan gangguan suara, kebisingan, maupun getaran karena prosesnya dilakukan secara manual dan tidak menggunakan mesin. Jadi, selama proses pemasangan berlangsung, lingkungan di sekitar proyek tidak terganggu dan proses ini juga tidak beresiko terhadap bangunan yang terletak di sekitar tempat tersebut.

Kedua, proses ini tidak membutuhkan banyak jumlah beton dan rangkaian tulangan yang digunakan pada penutup tiang lebih sedikit sehingga harganya pun lebih murah dibandingkan jenis pondasi lainnya. Selain itu, pondasi jenis ini juga bisa dikerjakan di tempat yang sulit seperti di dalam bangunan atau di kondisi lahan yang tidak rata. Selain itu, pondasi bore pile juga bisa dipasang di dalam tanah yang berbatu karena jenis ini punya kemampuan untuk menembus batuan. Bore pile juga memerlukan waktu yang singkat dalam pengerjaannya, biasanya waktu yang diperlukan hanya 1 minggu. Tidak ada resiko kenaikan tanah dan penurunan pondasi bangunan juga merupakan manfaat bore pile.

“Tapi fakta di lapangan, pihak kontraktor menggunakan bor sumur. Belum lagi pekerjaan coran kemarin asal jadi oleh para pekerja proyek, sehingga bisa dipastikan mutu dan kualitas pekerjaan proyek jembatan padolo itu tidak baik, alias asal jadi dikerjakan oleh kontraktor,”kata salah seorang warga setempat yang mengaku memahami betul secara tekhnis pekerjaan proyek.

Tak hanya itu, pekerjaan proyek tersebut tidak terlihat adanya pengawasan secara ketat oleh pengawas seluruhnya termasuk pengawas konsultan. Itu membuktikan bahwa pekerjaan proyek tersebut akan dilaksanakan semaunya oleh pihak rekanan, lantaran tidak adanya pengawasan secara ketat.

“Lihat sendiri mutu pekerjaan proyek dua jembatan tersebut saat ini, semuanya amburadul dan asal jadi,” ungkapnya.

Tak hanya itu, kontraktor juga dinilai menyimpan material sembarang di ruas jalan sehingga mengganggu aktivitas warga lain yang ada disekitar lokasi proyek. Belum lagi soal penggalian tebing di sekitar lokasi, membuat pemilik lahan atau rumah dan gedung marah, lantaran melihat cara kerja kontraktor yang asal jadi.

“Saya selaku warga meminta kepada pemerintah untuk mengawasi secara ketat pekerjaan proyek tersebut. Kasihan uang Negara Rp.34Milyar untuk pembangunan dua jembatan tersebut, bila proyek itu dikerjakan asal jadi oleh kontraktor,” pungkasnya.

Sementara dari pihak pemerintah selaku Satker APBN Bima dan Dompu, Sulaiman,ST membantah pekerjaan proyek tersebut asal jadi.”Untuk apa menggunakan borpile, jika kondisi atau struktur tanah tidak mengharuskan menggunakan borpile,”jawabnya.

Ia mencontohkan, bila tanah bisa digali dengan tangan, kenapa harus menggunakan tembilang.”Itu contoh kecil saja soal pekerjaan proyek jembatan padolo dan penatoi tersebut,”tandasnya seraya mengatakan bahwa paket proyek tersebut adalah paket penggantian jembatan padolo CS.(KS-Raf)

Berikut beberapa foto hasil pekerjaan sementara jembatan Padolo:




advertisement


BAGIKAN:
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Komentar Facebook

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *