PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387

Slider[Style1]

advertisement

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5



PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387
advertisement

BAGIKAN:

Nampaknya dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-378 Kabupaten Bima yang berlangsung di wilayah Pinggir Laut Desa Panda Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima, Jumat (6/7/2018) tidak hanya memperlihatkan berbagai kegiatan lomba yang diikuti oleh ribuan peserta. Akan tetapi ternyata dibalik berlangsungnya acara ini menimbulkan berbagai tanggapan public yang mempertanyakan ketidakhadiran masyarakat Kabupaten Bima dalam kegiatan tersebut.

Suasana perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-378 Kabupaten Bima

BIMA,KS.- Sebut saja Ardiansyah. Kepada wartawan ini mengaku heran dengan proses pelaksanaan kegiatan ini. Dia menyebut, dalam momentum ini tidak terlihat adanya kehadiran masyarakat Kabupaten Bima.”Saya heran kenapa masyarakat Kabupaten Bima tidak hadir. Apakah tidak diundang atau memang mereka tidak mau datang untuk memeriahkan acara ini,” ungkapnya di wilayah pinggir Pantai Desa Panda Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima, Jumat (6/7/2018).

Sepengetahuan Ardiansyah, panitia pelaksana kegiatan ini pun menyebut bahwa acara ini (lomba parade perahu dan bakar ikan,Red) adalah pesta rakyat. Artinya menurut dia, para peserta dalam kegiatan ini tentu melibatkan masyarakat Kabupaten Bima.”Ini katanya pesta rakyat, tapi ko tidak ada masyarakat yang hadir terutama warga Desa Panda. Yang saya lihat hadir dan menjadi peserta dalam acara ini yaitu para pegawai dan pihak lain. Terus kemana masyarakat Kabupaten Bima,” heranya.

Ardiansyah menyebut, kalau seperti ini kondisinya tentu kegiatan ini bukan pesta untuk rakyat. Tapi kata dia, pesta untuk jajaran pemerintah.”Menurut saya ini bukan pesta rakyat, tapi pestanya pemerintah,” tuturnya.

Lebih jauh Ardiansyah mengemukakan, yang namanya pesta rakyat itu tentu harus bersama rakyat (masyarakat Kabupaten Bima). Tapi kata dia, kalau yang hadir hanya jajaran pemerintah dan pihak lain (bukan masyarakat), itu pantasnya di sebut dengan pesta pemerintah.”Jangan bilang pesta rakyat kalau tidak dihadiri oleh rakyat. Sebut saja pestanya pemerintah,” Tandasnya.(KS-RUL)  

advertisement


BAGIKAN:
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Komentar Facebook

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *