PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387

Slider[Style1]

advertisement

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5



PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387
advertisement

BAGIKAN:

Disatu pihak Kepemimpinan Hj.Indah Damayanti Putri — Drs.H.Dahlan,M.Noer tengah dihadapkan dengan desakan soal pemindahan Ibukota Kabupaten Bima. Sementara di pihak lain, beragam persoalan terus mencuat, salah satunya menyangkut proyek Pembangunan Kantor Bupati Bima. Bahkan, Politisi PAN, M.Aminullah, SE meminta pekerjaan paket proyek yang berlokasi di Desa Godo Kecamatan Woha itu untuk di audit khusus.

Politisi PAN, M.Aminullah, SE

BIMA, KS. — Hal itu disampaikan Ketua DPD PAN Kabupaten Bima Senin (9/7) di Halaman Kantor DPRD Kabupaten Bima.Katanya, proyek yang menghabiskan Uang Negara bernilai fantastic tersebut mesti di audit secara khusus. Mulai dari perencanaan, proses tender hingga tahapan pekerjaan. Terutama, menyangkut fisik pekerjaan.

“Saya minta dengan tegas kepada BPK untuk meng-audit khusus proyek pembangunan Kantor Bupati. Audit khusus mulai dari perencanaan awal dan yang paling penting adalah fisiknya. Bagaimana hasil atau kualitas pekerjaan, sesuai dengan aturan ataukah justru melenceng,” tegasnya Maman kepada Wartawan.

Menurut Ketua Komisi IV tersebut, langkah demikian sangat perlu dan harus dilakukan. Tujuanya, untuk mengetahui kebenaran sesungguhnya, apakah tahapan berikut pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan aturan yang telah ditentukan.

“Intinya, BPK harus meng audit secara khusus proyek tersebut. Terutama, terkait dengan fisik bangunan yang sudah mencapai 60 lebih Persen. Saya kira, hal itu perlu dilakukan secepatnya,” kata Politisi asal Desa Parangina Kecamatan Sape tersebut.

Sepertinya, permintaan audit khusus bukan hanya karena mencium aroma tak sedap atas penggunaan Uang Negara untuk proyek tersebut. Tapi, lebih karena kekhawatiran terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Terlebih, Bangunan tersebut dimanfaatkan guna aktivitas perkantoran. Masalahnya, ada temuan yang menyimpang dibeberapa titik fisik pekerjaan.

“Terus terang, saya sangat ragu terutama soal kualitas pekerjaan atau fisik bangunan. Akibatnya fatal hingga dapat menelan korban jiwa. Karena itu, harus secepatnya di audit secara khusus, sebelum Bangunan itu dimanfaatkan,” pintanya. (KS-Anhar)

advertisement


BAGIKAN:
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Komentar Facebook

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *