PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387

Slider[Style1]

advertisement

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5



PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387
advertisement

BAGIKAN:

Sebanyak empat rumah panggung milik warga Desa Ngali, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima, hangus terbakar Jumat (3/8).Diduga kebakaran hebat yang menghanguskan sejumlah rumah warga ini akibat hubungan arus pendek listrik disebuah bangunan.

Kondisi 4 rumah warga Ngali pasca kerbakar

BIMA, KS.- Empat unit rumah panggung berukuran 12 tiang itu diketahui milik Baitin (42), H Anwar (70), Amirudin (50) dan Juremis (50). Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bima, Bambang Hermawan mengatakan, peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 03.00 Wita.
"Penyebab kebakaran berasal dari arus pendek listrik disalah satu rumah warga dan menjalar ke rumah warga lain,"kata Bambang

Ia mengatakan, api pertama kali diketahui oleh salah satu penghuni rumah titik sumber api. Ketika melihat api mulai membesar, pemilik rumah bersama masyarakat kemudian berusaha memadamkan api dengan alat seadanya.

Akan tetapi usaha itu tak berhasil. Karena bangunan yang terbuat dari bahan yang mudah terbakar, api terus membesar dan merembet ke rumah warga lain.

Akibatnya, 4 unit rumah panggung berukuran 12 tiang beserta isinya ludes terbakar.

Untuk memadamkan api, dua unit mobil pemadam kebakaran milik BPBD dan Pemda Bima dikerahkan ke lokasi. Sekitar pukul 5.00 wita, petugas Damkar akhirnya berhasil menjinakan api.

"Empat rumah panggung yang ludes terbakar ini berada di RT 3 Desa Ngali. Untuk sementara para korban kebakaran mengungsi ke rumah keluarga terdekat," kata Bambang.

Menurut Bambang, tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut. Sementara kerugian material keseluruhannya belum bisa disimpulkan, karena petugas sedang melakukan pendataan.

"Kerugian belum diketahui, akan dilakukan kaji cepat oleh pemerintah Desa dan BPBD Kabupaten Bima,"pungkasnya.(KS-Anhar)
Kebakaran di Ngali,Puluhan Prajurit TNI Diterjunkan
Puluhan prajurit TNI AD diterjunkan ke lokasi kebakaran, Jumat (3/8) pagi.Personel dengan pakaian seragam lengkap TNI ni dikerahkan untuk membantu masyarakat membersihkan pusing sisa kebakaran di Desa Ngali, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima.

Mereka bekerja sama dengan masyarakat untuk bahu membahu mengangkat material sisah kebakaran pasca empat unit rumah panggung yang ludes terbakar, Jumat dini hari.

"Personel Koramil Woha saya perintahkan untuk karja bakti membantu bersihkan sisa-sisa kebakaran. Proses pembersihan kita tagetkan selesai hari ini,"kata Dandim 1608 Bima, Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra.


Diketahui, peristiwa kebakaran itu terjadi Jumat (3/8/2018). Sebanyak empat rumah panggung milik warga Desa Ngali, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), ludes terbakar.

Diduga kebakaran hebat yang menghanguskan sejumlah rumah warga ini akibat hubungan arus pendek listrik disebuah bangunan.

Empat unit rumah panggung berukuran 12 tiang itu diketahui milik Baitin (42), H Anwar (70), Amirudin (50) dan Juremis (50).

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bima, Bambang Hermawan mengatakan, peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 03.00 Wita.

"Penyebab kebakaran berasal dari arus pendek listrik disalah satu rumah warga dan menjalar ke rumah warga lain,"kata Bambang

Ia mengatakan, api pertama kali diketahui oleh salah satu penghuni rumah titik sumber api. Ketika melihat api mulai membesar, pemilik rumah bersama masyarakat kemudian berusaha memadamkan api dengan alat seadanya.

Akan tetapi usaha itu tak berhasil. Karena bangunan yang terbuat dari bahan yang mudah terbakar, api terus membesar dan merembet ke rumah warga lain.

Akibatnya, 4 unit rumah panggung berukuran 12 tiang beserta isinya ludes terbakar.

Untuk memadamkan api, dua unit mobil pemadam kebakaran milik BPBD dan Pemda Bima dikerahkan ke lokasi. Sekitar pukul 5.00 wita, petugas Damkar akhirnya berhasil menjinakan api.

"Empat rumah panggung yang ludes terbakar ini berada di RT 3 Desa Ngali. Untuk sementara para korban kebakaran mengungsi ke rumah keluarga terdekat," kata Bambang.

Menurut Baambang, tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut. Sementara kerugian material keseluruhannya belum bisa disimpulkan, karena petugas sedang melakukan pendataan.

"Kerugian belum diketahui, akan dilakukan kaji cepat oleh pemerintah Desa dan BPBD Kabupaten Bima,"pungkasnya.(KS-Anhar)

advertisement


BAGIKAN:
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Komentar Facebook

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *