PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387

Slider[Style1]

advertisement

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5



PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387
advertisement

BAGIKAN:

Hingga hari ke-8 penanganan pasca dua kali bencana gempa bumi yang melanda Pulau Lombok, pemerintah daerah melalui Taruna Siaga Bencana (TAGANA) dan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD dan elemen masyarakat terus bahu membahu menangani para korban.

Bantuan Pemerintah Kabupaten Bima untuk Korban Gempa KLU

BIMA, KS.- Setelah sebelumnya (31/7) Bupati Bima Hj. IndahbDhamayanti Putri menyerahkan bantuan tanggap bencana berupa uang Rp. 100 juta dan logistik kepada para korban bencana alam di Kabupaten Lombok Utara, Selasa (7/8) Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri didampingi Wabup Dahlah M. Noer dan Sekda Kabupaten Bima Drs. H. M. Taufik, HAK, M.Si kembali mengunjungi para korban dan menyerahkan bantuan senilai Rp.100 juta beserta logistik dan peralatan dapur Kepada Bupati KLU di kantor Bupati setempat. Dengan demikian total bantuan dana yang disalurkan kepada Pemkab Lombok Utara Rp. 200 juta.

Bupati juga melakukan penyerahan kebutuhan dasar para korban 1.000 nasi bungkus kepada para pengungsi.

Selain dari dana tanggap darurat, jajaran ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Bima melalui Kepala OPD masing-masing telah melakukan penggalangan dana dan hingga Rabu (8/8) terkumpul Rp. 67 juta.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bima Salahuddin SH, M.Si mengatakan bahwa tim Tagana yang diberangkatkan sehari sebelumnya telah melakukan kegiatan dapur umum bagi para korban yang dipusatkan di Lapangan Tanjung KLU.

Salahudin menambahkan Tim Tagana yang diberangkatkan juga membantu melakukan pemasangan tenda serba guna untuk para pengungsi.

Sementara pada kegiatan tim reaksi cepat penanggulangan bencana BPBD kabupaten Bima juga Tengah melakukan pembagian logistik kepada para korban dengan menempati Posko di Kantor BPBD Provinsi NTB.

Demikian halnya Tim kesehatan kabupaten Bima dengan 36 personil yang terdiri dari 6 dokter dan 30 orang paramedis telah melakukan penanganan medis bagi para korban. (KS-Anhar)

advertisement


BAGIKAN:
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Komentar Facebook

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *