PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387

Slider[Style1]

advertisement

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5



PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387
advertisement

BAGIKAN:

Pada Musim Kemarau I (MK I) Tahun 2018 ini, harga jagung di wilayah Kabupaten Dompu mengalami kenaikan. Hal itu terbukti,sebelumnya pada bulan lalu harga jagung berkisar RP 3500 hingga RP 3700 perkilo,namun bulan ini naik mencapai RP 4300 dengan katagori kadar air 17 persen.

Ilustrasi

DOMPU,KS.- Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu,Ilham SP, membenarkan adanya kenaikan harga jagung tersebut."Perkembangan harga jagung MK I tahun ini mengalami kenaikan yang sangat signifikan," ungkap Ilham

Ilham menyebut, Di bulan lalu (Agustus red), kisaran harga jagung itu sebesar Rp 3500,- hingga Rp 3700,- di bulan ini (September) harga jagung sudah mencapai Rp 4300,-/kg. “Semoga harga ini bisa dipertahankan pada Musim Hujan nanti,” katanya.

Menurut Ilham, Kenaikan harga jagung ini, tentu akan mampu mendongkrak pendapatan ekonomi para petani jagung."Misalnya pendapatan untuk petani RP 1000 sekali musim tanam, jadi jika dirata-ratakan dengan produksi 6,9 ton per hektar, maka petani akan mampu meraup keuntungan sebesar Rp 6.900.000 perhekatar - permusim tanam," jelasnya.

Lebih jau Ilham mengemukakan,
Kebijakan Pemerintah Daerah, khusunya Dinas Pertanian dan Perkebunan, akan terus mengawal harga maupun kegiatan budidaya komoditas jagung ini, bisa berupa bantuan benih bermutu, bantuan alsintan pra dan pasca panen."Kami juga akan terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi maupun pusat dalam mengawal harga serta membatasi impor jagung,” janjinya sembari menutup komentarnya.

Sementara itu, ditengah kenaikan harga jagung ini pun disambut baik dan bangga yang diungkapkan oleh para petani. Sebut saja, Nukrah salah seorang petani jagung asal Desa Tembalae Kecamatan Pajo, Kamis (20/9).

Kepada wartawan, Nukrah mengaku bahagia dan senang dengan adanya kenaikan harga jagung tersebut."Ini berkah tersendiri bagi para petani jagung di Kabupaten Dompu," ujarnya.

Nukrah menyebut, harga jagung merangkak naik di sejumlah perusahaan maupun gudang pengepul.“Alhamdulillah, harga jagung sekarang mencapai Rp 4300 per kilogram,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, Nukrah juga menyebut, dibandingkan dengan musim tanam kemarau tahun lalu, kenaikan harga jagung mencapai Rp 600,- hingga Rp 800,-/kg.“Tahun ini kami petani jagung sangat senang, karena keuntungnya lebih banyak dibanding tahun lalu,” katanya.

Pernyataan yang sama pun diungkapkan Abdullah Latif, petani Desa Lune, Kecamatan Pajo. Pada wartawan dia mengaku kenaikan harga jagung ini merupakan berkah untuk para petani jagung di Dompu.
"Semoga saja harga jagung ini akan tetap stabil hingga musim tanam berikutnya," ujarnya.

Abdullah menyebut, ditengah kenaikan harga jagung ini dirinya berterimakasih kepada Pemerintah Daerah yang sudah memperhatikan harga jagung."Harga jagung saat ini berada pada posisi yang sangat menguntungkan petani. Semoga pemerintah tetap pada kebijakannya yaitu stop import jagung,” harapnya.(KS-RUL)

advertisement


BAGIKAN:
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Komentar Facebook

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *