PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387

Slider[Style1]

advertisement

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5



PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387
advertisement

BAGIKAN:

Salah seorang petani muda (Dhony) asal Desa Ngali Kecamatan Belo menyampaikan keluhan mendasar yang umumnya dirasakan petani. Salah satunya, terkait meroketnya harga Pupuk, Obat – obatan dan Pestisida yang telah demikian jauh melampaui ketentuan harga yang telah ditetapkan Pemerintah. 

Ilustrasi

BIMA,KS.- "Kami mengusulkan kepada pemerintah untuk memikirkan serta memformula regulasi produksi obat – obatan dan pestisida dikelola oleh BUMN agar kualitas dan kuantitas produk dapat selalu terjamin dan juga terdistribusi secara optimal," ujarnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga mengungkapkan bahwa pestisida yang kini dimanfaatkan oleh para petani mutunya dirasakan maksimal hanya dalam 1 sampai 2 periode tanam, selebihnya sudah tidak memiliki pengaruh yang berarti dalam proses pertanian Bawang Merah.

"Kami juga berharap regulasi daerah (Perda) oleh DPRD Kabupaten Bima yang di dalamnya mengcover proteksi dan stabilsasi harga produk dan kebutuhan yang menopang pertanian masyarakat secara berkesinambungan yang juga dilengkapi dengan pembentukan Komisi Pemantau Distribusi Pupuk dan Obat – obatan Pertanian," pintanya.(KS-RUL)

advertisement


BAGIKAN:
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Komentar Facebook

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *