PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387

Slider[Style1]

advertisement

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5



PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387
advertisement

BAGIKAN:

Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam BEM dan alumni Stisip Mbojo Bima menggelar aksi depan kantor DPRD Kota Bima, Senin (1/10). Aksi yang dipicu statemen, pemilik akun Facebook (FB) De Je di Sosial Media (Sosmed) tersebut mendesak pemecatan Sudirman DJ sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Bima. Pasalnya, komentar politisi partai Gerindra tersebut dianggap menghina dan melecehkan institusi lembaga Stisip Mbojo Bima, BEM serta Alumni PTS tersebut.

Sudirman De Je

KOTA BIMA, KS. - Pantauan langsung wartawan, orasi secara bergiliran dari mahasiswa dan alumni Stisip Mbojo juga para Dosen mengecam pernyataan Sudirman Dj. Mereka meminta oknum Wakil Ketua DPRD Kota Bima tersebut, agar dapat mempertanggungjawabkan statmen yang dikeluarkannya di Media Sosial (Medsos) beberapa waktu lalu. Meski Dj sudah meminta maaf, namun semua itu bukan menyelesaikan persoalan atas penghinaan yang dilakukannya. "Kami saat ini, sangat mengerti atas permintaan maaf oleh oknum anggota dewan itu, tapi semua itu bukan solusi. Karena kami merasa kecewa atas penghinaan ini," teriak mahasiswa.

Hal senada juga disuarakan oleh Dosen senior Stisip, Drs. Arif Sukirman, MH. Dalam orasinya ia menyampaikan bahwa lembaga Stisip Bima hari ini telah membuktikan mahasiswa dan para alumninya juga ikut berkontribusi dan ambil bagian dalam membangun daerah Kota Bima. Bahkan saat ini, kata dia, jebolan serta mahasiswa Stisip Mbojo adalah bagian dari kesuksesan pembangunan daerah Kota Bima. Untuk itu, dia meminta kepada seluruh para anggota dewan yang terhormat agar tetap menjaga dan saling menghargai masing-masing lembaga.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Dosen lainnya, Dr. Syarif Ahmad. Ia meminta Sudirman Dj agar tidak meremehkan institusi lembaga Stisip Mbojo Bima baik dengan kata kata maupun tindakan. "Jagalah ucapan yang menjerumus pada pelanggaran kode etik. Dan saya juga berharap kepada mahasiswa dan alumni, agar dapat membuktikan bahwa kita bukan orang anarkis alias bodoh seperti anggapan Sudirman DJ," pintanya.

Selain tuntutan dipecat dari jabatannya sebagai Wakil Ketua DPRD, massa aksi juga meminta pihak Kepolisian segera melaksanakan tugasnya dengan baik dan menindak lanjuti proses hukum yakni segera melakukan pemanggilan dan melakukan penahanan terhadap Sudirman Dj. "Ini jelas jelas melanggar hukum terutama sekali berkaitan dengan UU ITE," pinta massa aksi.

Menanggapi aksi tersebut, Ketua DPRD Kota Bima, Syamsuri, SH, didampingi Wakil Ketua DPRD Alfian Indrawirawan, S. Adm dan Ketua Badan Kehormatan (BK) H. Ridwan Mustakim, memberikan apresiasi bahwa Lembaga Stisip Mbojo Bima begitu banyak memberikan konstibusi positif terhadap pembangunan di Kota Bima. Terkait beberapa tuntutan lembaga Stisip yang meminta agar Sudirman Dj dipecat sebagai unsur Wakil Ketua Dewan pihaknya mengaku akan tetap menindaklanjutinya. Akan tetapi, kata dia, pihaknya terlebih dahulu harus menunggu surat resmi. "Yang pasti kami akan tetap menindaklanjutinya sesuai aturan yang ada di lembaga dewan," tegasnya.

Mengenai tuntutan agar sudirman Dj, agar dikeluarkan dari partai Gerindra, Syamsurih menegaskan bahwa hal itu bukanlah domainnya lembaga dewan karena sesuai aturan yang bisa melakukan pemecatan terhadap kader partai yakni internal partai itu sendiri. Sedangkan untuk beberapa tuntutan lainnya yang berkaitan dengan kode etik, Ketua Dewan mengaku akan tetap menindaklanjutinya. (KS-Anhar)

advertisement


BAGIKAN:
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Komentar Facebook

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *