PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387

Slider[Style1]

advertisement

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5



PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387
advertisement

BAGIKAN:

Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Peduli Kecamatan Wawo bersama puluhan pemilik Kios diseluruh wilayah Kecamatan Wawo, Kamis kemarin (8/11) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Desa Maria dan Kantor Camat Wawo. Para pengusaha kecil ini menolak kehadiran sebuah Minimarket (Alfamart) yang sedang dibangun saat ini di Dusun Fo,omboto Desa Maria Kecamatan Wawo.

Alfamart

BIMA, KS- Koordinator aksi demo, Muhammad Akbar, S. Pd dan mas Didik dalam orasinya menolak keras pembangunan Alfamart yang berlokasi di bilangan Dusun Fo'omboto tersebut. Karena kebeadaanya dinilai akan merugikan, bahkan bisa membunuh kelanjutan usaha para pedagang kecil dan menengah, terutama para pemilik kios yang tersebar di Desa Maria dan seluruh wilayah Kecamatan Wawo pada umumnya.

Akbar dan para pendemo lainya menganggap bahwa keberaan Alfamart tersebut, sama sekali tidak memberikan dampak yang positif bagi masyarakat Wawo. Tapi justru akan menghancurkan sekaligus mematikan sumber pendapatan para pelaku usaha kecil itu sendiri, karena dengan keberadaan Alfamart tersebut mereka terancam bakal gulung tikar alias bangkrut untuk selama lamanya. "Kalau saja kedepan Alfamart itu betul-betul ada di Wawo, kami semua yang punya usaha perkiosan ini bisa bangkrut dong, karena masyarakat nantinya cenderung belanja di Alfamart ketimbang membeli di kios-kios kami seperti yang terjadi selama ini. Makanya kita tolak pembangunan Alfamart ini," teriak para pendemo.

Selain itu, puluhan massa aksinya juga mempertanyakan ijin pembangunan Alfamart dimaksud. Karena dari hasil Audiensinya dengan Pemerintah Kecamatan Wawo dan Pemdes Maria pada Senin lalu (5/11). Camat Wawo dan Kepala Desa Maria mengaku tidak tahu menahu soal ijin pembangunan Alfamart tersebut, karena yang memiliki kewenangan mengeluarkan ijin tersebut adalah pihak pemerintah daerah, dalam hal ini SKPD terkait seperti Dinas Perijinan dan Bagian Ekonomi Pemkab Bima. Oleh karena itu, Akbar dan para pengusaha kecil lainya menuding pemerintah telah mencedarai kehidupan masyarakat banyak, sebab ijin dan rencana awal sebuah pembangunan bernama Alfamart ataupun Indomart tersebut, sebelumnya tidak pernah disosialisasikan kepada masyarakat, terutama pada para pengusaha kecil diwilayah Kecamatan Wawo. Kalaupun pernah disosialisasikan mungkin hanya segelintir orang yang mengetahuinya.

Menanggapi tuntutan dari para pendemo tersebut, salah seorang pejabat dari Dinas Perijinan Kabupaten Bima berdalih bahwa pembangunan Alfamart di Desa Maria Kecamatan Wawo tersebut, telah mendapat Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) dari pemerintah. Tidak hanya itu, pihak pemerintah daerah bersama pengusaha juga beberapa waktu lalu sudah melakukan sosialisasi pada masyarakat Wawo.

Tidak puas mendengar penjelasan dari seorang pejabat Dinas Perijinan yang dinilai terlalu berbelit belit tersebut, para pendemo langsung mengalihkan konsentrasinya menuju ke areal pembangunan Alfamart dengan satu tujuan, yakni melakukan penyegelan pada lokasi pembangunan dimaksud.

Sebagai bentuk penolakan dan protes keras terhadap pembangunan Alfamart tersebut, para pemilik kios ini juga terlebih dahulu melakukan aksi Longmarch mulai dari Desa Ntori hingga ke ujung wilayah Desa Raba Kecamatan Wawo. (KS-YR03)

advertisement


BAGIKAN:
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Komentar Facebook

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *