PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387

Slider[Style1]

advertisement

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5



PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387
advertisement

BAGIKAN:

Owner Klinik Arsyafi, Dokter Irma terus melakukan kegiatan bhakti sosial untuk masyarakat Kota Bima, terutama bagi generasi bangsa yang saat ini tengah terancam terjangkit HIV dan AIDS. Pasalnya, di K ota Bima dari bulan ke bulan, penyakit mematikan itu terus bertambah banyak yang terjangkit.

Klinik Arsyafi melakukan kegiatan bhakti sosial untuk masyarakat Kota Bima

KENAPA BISA DEMIKIAN TERJADI ?. Karena sex bebas di wilayah Kota Bima terus merajalela, ditambah lagi, banyaknya Wanita Penjajak Sex Komersial (PSK) yang dari luar Daerah, khususnya bandung, surabaya dan lainnya datang silih berganti di Kota Bima tercinta ini. Sementara, mereka datang dengan penyakit yang sudah lama mengancam kehidupan mereka diluar sana, lalu menjadi bencana bagi warga Bima secara totalitas, khusus kepada yang suka jajan diluar.

Bagaimana cara menghindari hal demikian ?. Dokter Irma bersama Dokter Akbar mengajak masyarakat Kota Bima agar membina rumah tangga yang rukun, terutama bagi Ibu-ibu di rumah agar tetap tampil cantik dan bersikap santun dengan suami, sehingga suamipun tidak mencari sesuatu diluar sana, apalagi sampai berhubungan dengan perempuan yang sudah terjangkit HIV dan AIDS.

“Hati-hati dengan HIV dan AIDS, di Bima sudah banyak yang menjadi korban penyakit mematikan tersebut, bahkan saya sering menangani kasus tersebut selama bertugas di Bima ini,” kata Dokter Akbar saat menjadi pembicara di acara “Ayo Selamatkan Generasi Muda dengan Peduli HIV dan AIDS” di depan Klinik Arsyafi, Minggu (2/12) pagi.

Ciri-ciri manusia yang sudah terjangkit HIV dan AIDS itu sangat mudah dikenali, yaitu sering diare tampa batas, batu-batuk yang berkepanjangan, TBC dan kondisi badannya terlihat kurus, itupun hanya bisa dilihat, apabila sudah masuk stadiun tiga dan seterusnya, sementara di stadiun satu dan dua, masih sulit dikenali.

“Ingat, di bima banyak yang menjadi korban. Penyakit HIV dan AIDS itu cepat menjalar, karena dengan gigitan nyamuk bisa menular. Misalnya, nyamuk itu menggigit korban HIV dan AIDS, kemudian nyamuk tersebut menggigit kita yang normal, maka HIV dan AIDS tersebut sudah masuk ke tubuh yang tidak HIV tadi,” jelas Akbar secara rinci.


Sementara Dokter Irma secara tegas mengatakan bahwa saat ini banyak warga Bima atau warga diluar Bima yang datang dari Kalimantan, Jakarta dan sejumlah daerah lain untuk kembali ke Bima, padahal mereka disana sudah terjangkit HIVdan AIDS.

“Tidak hanya orang luar bima yang datang ke Bima ini yang sudah mengidap HIV dan AIDS, tapi juga da orang bima sendiri yang merantau di Kalimantan dan lainnya, kemudan kembali ke bima dalam kondisi HIV dan AIDS. Nah, hati-hati dengan korban HIV dan AIDS, dan jaga jarak dengan mereka,” harapnya.

Liputan langsung Koran Stabilitas di lokasi kegiatan di Klinik Arsyafi tersebut, selain membahas soal HIV dan AIDS, tapi juga mengadakan kegiatan lomba mewarnai untuk anak usia 5-6 tahun, senam sehat, pemeriksaan glukosa dan tekanan darah, pemeriksaan kulit gratis, dan Bazzar dari sponsor doorprize.(KS-Aaz)

advertisement


BAGIKAN:
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Komentar Facebook

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *