PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387

Slider[Style1]

advertisement

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5



PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387
advertisement

BAGIKAN:

Pimpinan Koran Stabilitas, Rafidin S Sos berhasil masuk dibursa anggota DPRD Kabupaten Bima, periode 2019-2024. Kepastian wartawan senior ini lolos jadi wakil rakyat, setelah mengantongi suara signifikan di Dapil 3 yang meliputi Kecamatan Donggo, Soromandi, Sanggar dan Kecamatan Tambora. Kini mimpi mengabdikan diri menyuarakan kepentingan rakyat tanpa batas yang menghalangi siap diukir sepanjang lima tahun mendatang.

Rafidin S Sos

Kota Bima,KS-Perang bathin dari Rafidin S Sos, sosok dan figur penuh dedikasi dan ketegasan serta pemilik semangat tanpa mengenal lelah dalam setiap memperjuangkan keinginan dan tujuan mulia dalam berbagai hal ini, akhirnya tercapai sudah.

Mimpi dan hasrat menyuarakan kepentingan rakyat di Dapil 3 wabil khusus Donggo-Soromandi, melalui jalur resmi menjadi legislator, akhirnya terwujud sudah. Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bima ini, dengan penuh perjuangan dan tenaga serta pikiran ekstra besar, berhasil menjadi satu diantara puluhan Calon Legislatif (Caleg) yang berhasil lolos menjadi anggota DPRD Kabupaten Bima periode 2019-2024.

Perjuangan yang tidak singkat, lebih dari dua tahun lamanya hingga pada tanggal 17 April 2019 atau pada hari hitung pungut Pemilu serentak tahun ini, telah dibayar lunas oleh masyarakat yang memang menaruh harapan besar padanya untuk menjadi wakil dalam menyuarakan kepentingan masyarakat di Dapil 3 Kabupaten Bima. Rafidin S Sos behasil mengantongi suara sebanyak.....

Pada koran ini, Rafidin, tampak terharu dan sedikit menetskan air mata saat diwawancara. Dengan agak terbata caleg dari Partai Amanat nasional (PAN) ini, mengaku, beban berat sudah merasuki hati dan pikirannya. Sebabnya, bukan kegembiraan karena terpilih menjadi satu diantara puluhan anggota DPRD Kabupaten Bima periode 2019-2024 yang ia rasakan sekarang. Justeru pertanyaan yang terbersit, semampu apa dirinya melukis pengabdian tanpa batas dalam menyuarakan aspirasi konstituen kelak selama kurun waktu lima tahun menjabat sebagai wakil rakyat.

“Yang terbayang dalam hati kecil saya, beban yang akan saya bawah di lembaga legislatif ini yang harus dipikul. Tentu ini bukan kerja mudah dan ringan. Beban ini adalah amanah serta sumpah yang harus diwujudkan,”ucapnya.

Meski dibaluti perasaan memikul amanah suci dari masyarakat, katanya, semangat dari mimpi yang baru terwujud ingin berbhakti pada desa dan masyarakat di Donggo-Soromandi, membuncah untuk diaplikasikan selama menjabat sebagai anggota dewan. Cinta dan dedikasi inilah ujarnya, yang membuatnya bersemangat untuk mendharma-bhaktikan diri sebagai wakil rakyat sesungguhnya di DPRD Kabupaten Bima selama lima tahun kedepan.

Apakah pengabdian menyuarakan aspirasi tidak cukup dengan menjadi wartawan sekaligus pimpinan Koran Stabilitas ?, bukan masalah cukup atau tidak cukup katanya, tetapi kadarnya saja yang berbeda. Dengan menjadi anggota DPRD, tentu setiap usulan dan aspirasi masyarakat dalam membangun desa, akan lebih tepat sasaran dan sangat mudah untuk direalisasikan.

“Menjadi wartawan adalah profesi mulia yang sampai akhir hayat tidak akan terlupakan. Sebab dari profesi itulah yang menempa diri saya menjadi sosok kuat dan tegar menghadapi setiap masalah dan tantangan hidup, termasuk membantu masyarakat. Nah, dengan menjadi anggota DPRD, pengalaman saat menjadi wartawan, sebagai modal dasar dalam mengelola diri di lembaga wakil rakyat itu,”ujarnya.

Pada seluruh warga Donggo-Soromandi khususnya dan warga di Dapil 3 Kabupaten Bima pada umumnya, figur yang tidak pernah takut tantangan hidup ini, menyampaikan rasa terimakasih dari lubuk hati terdalam. Pastinya, apa yang telah diamanatkan masyarakat yang telah memercayai dirinya dengan memilihnya saat pemungutan suara 17 April lalu, menjadi modal dasar pula baginya dalam bertugas menjadi anggota DPRD Kabupaten Bima periode 2019-2024.

“Kepercayaan masyarakat adalah amanah sekaligus beban bagi saya. Karena menjadi wakil rakyat bukan sekedar prestise dan harga diri menjadi pejabat. Tetapi lebih dari itu terdapat amanah yang harus diemban dan direalisasikan, “tutupnya.(KS-Aris)

advertisement


BAGIKAN:
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Komentar Facebook

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *