PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387

Slider[Style1]

advertisement

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5



PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387
advertisement

BAGIKAN:

Sungguh miris dan mengerikan peredaran Narkotika dan obat-obatan terlarang (Narkotika) diwilayah Bima. meski banyak sudah yang dijerat karena mengedarkan barang haram itu, rasa takurt dari sejawatnya yang berprofesi sama, tidak pernah sedikitpun turunkan nyalinya. Kali ini nyaris saja Narkotika jenis Sabu seberat setengah kilogram beredar di Bima. Menariknya, dua wanita asal Bima terduga pelakunya. Keduanya pun ditangkap dan langsung diterbangkan ke Jakarta oleh aparat Polisi dari Bandara Soekarno Hatta.

Ilustrasi

Kota Bima,KS.- Peredaran Narkoba jenis Sabu di Kota Bima, hingga kini diakui belum mampu dibendung. Peminatnya, diduga telah merambah pada berbagai level kehidupan masyarakat. Yakni mulai dari kalangan remaja hingga ke orang tua. Pembuktian itu, tentu melalui sederetan pengungkapan kasus oleh Polres Bima Kota melalui Sat Narkoba setempat.

Berat Narkoba jenis sabu yang berhasil diungkap oleh Sat Narkoba Polres Bima Kota, bukan saja pada angka gram. Tetapi, pernah mengungkap narkoba jenis Sabu seberat 2 Ons hingga 1 Kg.

Infromasi terbaru, jajaran Kepolisian Bima Kota langsung didukung buser Bandara Soekarno Hatta Tangerang, menangkap dua wanita asal Bima yang bertugas sebagai kurir sekaligus pengedar atau penerima barang di Bima. tidak tanggung-tanggung Barang bukti (BB) sabu yang diperoleh seberat setengah kilogram.

Kronologinya, pada Jum’at sore pekan kemarin, Buser Narkoba Polres Bandara Soekarno-Hatta Jakarta berhasil membekuk seorang wanita bernama Yeti yang diduga sebagai kurier Narkoba jenis Sabu sebera 500 gram (0,5 kg). Yeti dibekuk di jalan dengan Barang Bukti (BB) seberat 0,5 Kg usai mengambil barang haram tersebut yang dikirim dari Jakarta ke Bima menggunakan jasa Pos and Giro.

Usai membekuk Yeti, Buser Narkoba Polres Bandara Soekarno-Hatta tersebut, langsung menangkap Yana, wanita yang ditengarai sebagai isteri salah satu tersangka pembunuhan terbaru di Kota Bima. wanita cantik itu berdomisili di wilayah Kelurahan Tanjung Kecamatan Rasanae Barat-Kota Bima. Buser Narkoba membekuk Yana karena pengakuan Yeti. Maksudnya, Yeti mengaku mengambil Narkoba jenis Sabu yang dikirim melalui Pos and Giro tersebut atas perintah Yana.

Kapolres Bima Kota melalui Kasat Narkoba setempat, Iptu Hery Susanto pada sejumlah wartawan, membenarkan kronologis pembekukan kedua wanita ini oleh Buser Narkoba Polres Bandara.

“Sejak awal mulai pengiriman dari Jakarta hingga ke Bima sudah diketahui oleh Buser Narkoba Polres Bandara Soekarno-Hatta. Alhasil, setelah diikuti terus akhirnya Buser Narkoba Polres Bandara Soekarno Hatta berhasil membekuk yeti dan Yana,”jelas Kasat Narkoba tersebut.

lalu BB Narkoba jenis Sabu itu, lanjutnya, dimasukan kedalam kardus. Hanya saja, BB tersebut tidak diperlihatkan kepada pihaknya oleh Buser Narkoba Polres Bandara Soekarno-Hatta. Namun pada pemeriksaan awal di ruang Sat Narkoba Polres Bima Kota ujarnya, Yana mengaku BB Narkoba jenis Sabu tersebut seberat 0,5 atau setengah Kilogram.

“Pada pemeriksaan yang berlangsung di Sat Narkoba Polres Bima Kota ini, Yana mengaku bahwa BB tersebut di kirim oleh seseorang di Jakarta. Dan, dia juga mengaku diberikan upah sebesar Rp2 juta si pemilik Narkoba itu,” jelasnya.

Dua wanita itu, sambungnya, sempat berada di ruang Sat Narkoba Polres Bima Kota sejak Jum’at hingga Minggu pekan kemarin. Kemudian sekitar Minggu sore itu pula, keduanya diterbangkan ke Jakarta dengan menumpang salah satu pesawat dari bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima menuju Bandara Soekarno-Hatta, dengan dikawal langsung dua buser Bandara dimaksud.

“Penanganan kasus ini bukan oleh Sat Narkoba Polres Bima Kota. Di ruang Sat Narkoba ini pula, Yana dan Yeti diperiksa oleh Buser Narkoba Polres Bandara Soekarno-Hatta Jakarta,” tandasnya.

Pada peristiwa penangakapan terhadap Yana dan Yeti ini oleh Buser Narkoba Polres Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, pihaknya hanya dimintai bantuan untuk memback up. “Yana dan Yeti ini merupakan Target Operasi (TO) Sat Narkoba Polres Bandara Soekarno-Hatta Jakarta. Singkatnya, sekarang keduanya sedang berada di Sat Narkoba Polres Bandara Soekarno-Hatta,”tutupnya.(KS-Aris)

advertisement


BAGIKAN:
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Komentar Facebook

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *