PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387

Slider[Style1]

advertisement

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5



PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387
advertisement

BAGIKAN:

Pemilu serentak 17 April tahun 2019 yang baru saja usai pungut hitung di tingkat TPS dan rekap di tingkat PPK, ternyata menyisahkan cerita menarik sekaligus duka bagi sejumlah partai. Bukan saja bagi calon legislatifnya. Sejumlah ketua partai yang ikut calegpun harus terpental alias gagal melenggang di kursi wakil rakyat. Partai mana saja yang ditengarai ketuanya gagal ?, Berikut prediksi sementara.

Ilustrasi

Kota Bima,KS-Pentas pemilu serentak tahun ini begitu berdinamika. Selain terendus banyaknya calon incumbent yang gugur dan tidak mampu bertahan untuk tetap duduk di kursi wakil rakyat, ada pula cerita menarik dari informasi yang dihimpun sementara, para ketua partai di tingkat Kota dan Kabupaten yang terpental dari perebutan dan kompetisi internal menuju gedung DPRD.

Dinamika perebutan suara dan kecerdasan voeter atau pemilih dalam menentukan pilihan, mengarahkan kemana dan pada caleg mana hak suaranya, menjadi jawaban dari hasil dan fakta pemilihan serentak kali ini.

Pesta demokrasi yang begitu berwarna, bukan saja kegembiraan bagi para pemilih juga caleg yang sudah mengklaim akan lolos disingasanah kursi empuk dewan, tetapi prahara dan duka berkempanjagan bagi kebanyakan caleg utamanya ketua partai yang tidak lolos.

Apakah pesta uang yang tidak terlihat dan luput atau sulit diawasi dan dibuktikan oleh pelaksana dan pengawas pemilu, juga berbanding lurus dengan kerja dan dhramabhakti caleg incumbent serta ketua partai untuk atas nama organisasi partai politik. Semuanya akan terjawab secara pasti saat perhitungan akhir ditingkat KPU, soal siapa saja yang lolos dan duduk di DPRD.

Lalu kalau kita kembali ke informasi yang dihimpun ditengarai tentang siapa sajakah ketua partai prediksi sementara yang terpental ? dari informasi yang dihimpun sementara, untuk ketua partai di Kabupaten Bima yang tidak lolos diantaranya, Ketua PKS, Abdul Rahman, Ketua PKB, H Mustahid H Kako, Ketua PDI Perjuangan, Nurdin Amin SH serta sederet nama lainnya.

Sementara di Kota Bima sejumlah ketua partaipun terpental. Informasi yang dihimpun sementara diantaranya, Ketua PDI Perjuangan, Ruslan Usman, Ketua PBB, Syamsuddin, Ketua Nasdem, Mutmainnah Haris, Ketua PKS, Mahfud SPdI, Ketua Hanura, M Kasman dan sederet nama ketua lainnya.

Lalu apa sebab sejumlah ketua partai ini tidak mampu bersaing secara internal dipartainya ?, Akademisi STISIP Mbojo Bima, DR Syarif Ahmad, enggan berspekulasi secara detail soal banyaknya informasi ketua partai yang tidak lolos dalam pencalegan. Sebabnya, data valid seberapa banyak ketua partai yang tidak lolos, masih akan ditentukan oleh KPU soal siapa saja dan partai mana saja yang memiliki suara signifikan dalam setiap Dapil untuk mewakili partainya di kursi DPRD.

“Saya tidak berani berspekulasi teralu jauh. Karena memang belum memiliki data tentang itu (Ketua Partai yang tidak lolos). Kita harus tunggu dulu hasil akhir dari KPU,”jawabnya.

Hanya saja disampaikan doktor ilmu sosial dan politik ini, menjadi ketua partai yang notabene sebagai simbol partai tersebut, tidak bisa terukur karena ketua partainya. Sebab model pemilihan yang telah diatur oleh undang-undang dengan suara terbanyak, bukan nomor urut, tidak membuat ketua partai yang menjadi caleg bisa berleha dan leluasa lalu akan mulus menjadi anggota dewan

Suara voeter atau pemilih katanya, sangat berpengaruh terhadap hasil pemilihan itu sendiri. Bukan karena dia ketua partai atau anggota serta caleg. Menjadi linear pula anasirnya, dengan caleg yang lolos atau tidak lolos. Suara terbanyak dari voeter dalah penentu loloa atau tidak lolosnya seseorang caleg.

Akademisi STISIP Mbojo Bima ini, mengemukakan, variabel untuk mengukur sisi ketua partai dan lain sebagainya, baru bisa disampaikan, ketika semuanya sudah berakhir dan final setelah perhitungan KPU selesai.(KS-Tim)

advertisement


BAGIKAN:
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Komentar Facebook

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *