PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387

Slider[Style1]

advertisement

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5



PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387
advertisement

BAGIKAN:

Angin segar keseriusan Pemerintah Kota Bima dalam menindak setiap izin usaha bermasalah di wilayah setempat betul-betul dijalankan. PT Tukad Mas yang selama ini tanpak superior dengan telah matinya izin pengolahan dibuat tidak berdaya. Dinas Sat Pol turun mengecek izin pengelolaanya dan menimpali dengan teguran lisan. Sementara saat bersamaan sejumlah wartawan yang hendak meliput, dilarang masuk ke areal kantor perusahaan tersebut.

Akhirnya Pol PP Tegur Tukad Mas  Tukad Mas Larang Wartawan Masuk Meliput

Kota Bima,KS.- Atas nama Pemkot Bima, Dinas Pol PP dan Damkar setempat, Kamis ini, turun cek keberadaan PT Tukad Mas. Perusahaan yang beroperasi di ujung timur Kota Bima tepatnya di Kelurahan Kodo Kecamatan Rasanae Timur itu, didatangi puluhan anggota Pol PP dengan dipimpin Kepala Bidang Penegakan Perundangan-Undangan Dinas Pol PP dan Damkar Kota Bima, Muhammad Syahwan.

Tentu kegiatan Pol PP tersebut dalam rangka menindaklanjuti adanya aktivitas Tukad Mas yang sudah lama tidak mengantongi izin pengolahan resmi dari Dinas Ekonomi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi NTB.

Disaat bersamaan dengan Pol PP mengecek keberadaan dan izin usaha pengolahan PT tersebut, potret mencengangkan terjadi. Sejumlah wartawan yang hendak meliput kegiatan Pol PP tersebut pun tidak diizinkan masuk oleh Tukad Mas. Petugas Satpam yang mengamankan di pintu masuk perusahaan tersebut menyarankan agar menunggu di luar.

“Sudah kita lapor, tapi media tidak diizinkan masuk,”ujar satu diantara Satpam perusahaan yang di pimpin M Salim ST itu.

Kabid Penegakan Perundangan-Undangan Dinas Pol PP dan Damkar Kota Bima Muhammad Syahwan usai bertemu dengan pihak Tukad Mas menjelaskan, kedatangan mereka dalam rangka pengecekan izin dan administrasi perusahaan tersebut.

"Kita sudah cek dan memang belum ada izin pengolahannya," ungkapnya.

Karena tidak ada izin kata Syahwan pihaknya memberikan teguran lisan agar segera memenuhi kewajiban mengurus izin pengolahan.

"Tadi kita juga sudah lihat, mereka memang sedang mengurus izin," katanya.

Pihaknya sambung ASN yang dikenal jenius dan idialis ini, turun menggunakan SOP. Datang tidak lantas menyegel dan memberhentikan aktivitas Tukad Mas. Karena berdasarkan pantauannya, aktivitas yang jalan hanya di bagian administrasi. Sementara di lokasi pengolahan, tidak ada aktivitas.

Syahwan memastikan, langkah selanjutnya, jika masih tidak mengurus izin lalu kemudian masih melakukan aktivitas pengolahan material galian C sementara belum mengantongi izin, maka akan dilakukan atau ditindaklanjuti dengan teguran tertulis dan lain sebagainya. Jika aktivitas pengolahan tetap berjalan, maka Pol PP akan bertindak tegas.

Pimpinan PT Tukad Mas yang dikonfirmasi sejumlah wartawan usasi pengecekan oleh Dinas Pol PP Kota Bima, memang mengakui belum memiliki izin. Katanya, saat ini pihaknya tengah memproses pengurusan izin dan akan semua melengkapi.

"Kita siap urus izin dan siap melengkapi," ujarnya. Sembari beralasan saat ini tidak ada aktivitas pengolahan. Hanya aktivitas administrasi di kantor saja.

Ditanya soal sikap Pemkot Bima yang tidak akan mengeluarkan rekomendasi untuk Tukad Mas? Salim menjawab bahwa sebenarnya Pemkot Bima bukan tidak ingin mengeluarkan rekomendasi. Tapi akan mengkaji dulu.

"Hanya karena masalah tata ruang saja, tapi pada prinsipnya Pemkot Bima akan membantu," terangnya.(KS-Aris)

advertisement


BAGIKAN:
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Komentar Facebook

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *