PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387

Slider[Style1]

advertisement

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5



PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387
advertisement

SEDERET NAMA ANGGOTA DPRD KOTA BIMA YANG DIDUGA SALAH GUNAKAN UANG SPPD RP.1,4M TAHUN 2018

Kendati mendapat gaji puluhan Juta Rupiah perbulan sebagai wakil rakyat, namun tak memberikan kepuasaan bagi 25 Anggota DPRD Kota Bima pada Periode 2014-2019. Buktinya, sebanyak Rp.1.416.759.545,- uang rakyat melalui pos anggaran Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) di lingkup sekretariat dewan diduga kuat telah disalah gunakan sebagaimana hasil temuan BPK NTB Tahun Anggaran 2018.


Kota Bima, KS.- Hasil audit khusus BPK NTB tersebut hampir semua pimpinan dan Anggota DPRD KOTA Bima ditemukan adanya pelanggaran dan penyalahgunaan jabatan dan kewenangan sebagai pejabat negara dalam hal pengelolaan anggaran di lingkup sekretariat dewan Kota Bima.

Nama wakil rakyat tesebut antara lain, FS senilai Rp.20,75juta, Sy Rp.147,3juta lebih, SD Rp.352juta, AIW RP.471Juta lebih, THAK RP.53,5Juta, DM Rp.3juta, SDR RP.15JUTA, KHL RP.10JUTA LEBIH, IR RP.16juta, MT RP.46,3juta, ALS Rp.6,6juta, AA RP.7,68Juta, EI RP.24juta , AW Rp.8,5juta, HA Rp.5,2juta, RM Rp.4,3juta, Ag Rp.5,2juta, MN Rp.7,7juta, SF rp.5,6juta, TA Rp.14,3juta, NZ RP.25,7JUTA, MH Rp.8,9juta, juga terdapat nama nama lain yang tertulis berinisial oleh pihak BPK RI NTB yang diduga pegawai dan pejabat SETWAN Kota Bima.

Hingga berita ini ditulis, sekwan Kota Bima belum berhasil dikonfirmasi.Namun mantan sekwan di era tahun 2018 Muhaimin mengakui adanya temuan BPK RI NTB sebanyak Rp.1,4 Milyar soal pengelolaan dan penggunaan anggaran di Sekretariat Dewan Kota,namun semuanya telah dibayar kembali.

"Seingat saya sudah dibayar kembali oleh masing masing anggota dewan dan pegawai,"jawabnya singkat.(KS-AND)








Akan Banyak Pihak Sakit Hati Ketika IDP Tentukan Calon Wabup

Kepribadian yang santun dan mudah bersahabat dengan siapapun memang melekat pada Hj.Indah Damayanti Putri (IDP), lebih-lebih disaat duduk sebagai Kepala Daerah Kabupaten Bima saat ini. Namun pandangan itu akan berbalik ketika IDP menentukan pilihannya untuk calon wakil bupati di pilkada 2020 mendatang.

Hj.Indah Damayanti Putri (IDP)
Hj.Indah Damayanti Putri (IDP)

Bima, KS.- Namun yang bisa dipastikan sejumlah nama yang sedikit kecewa bahkan sakit hati nanti adalah Drs.H.Dahlan wakil Bupati Bima sekarang, Drs.H.Syafrudin HM NOR M.Pd (mantan Bupati Bima), H.Herman Edison,SE, M.Aminullah,SEb(wakil ketua DPRD kabupaten Bima sekarang) Doktor Hermawan asal Sape, Drs.H.Taufik (Sekda Kabupaten Bima), H.Khaerudin,MT (Direktur PDAM KABUPATEN BIMA sekarang) H.Ibrahim Direktur CV.Rahmawati asal Bolo dan sederet nama lainnya.

Sejumlah figur yang mau dan siap menjadi pendamping IDP tersebut saat ini tengah melakukan berbagai upaya untuk bisa maju di Pilkada kabupaten Bima mendampingi petahana (IDP). Dan disaat satu dari sekian banyak figur tersebut diputuskan oleh IDP untuk berpasangan dengannya (IDP), maka sekian banyak yang merasa kecewa dan mengarah pada kelompok kecewa alias "sakit hati".

Benarkah sederet nama tersebut disebut sebut melamar tidak langsung ke IDP ?.Ketua penjaringan Pilkada Partai Golkar, Muhammad Sidik membenarkan sejumlah nama tersebut menginginkan untuk mendampingi IDP.

Yaitu, Drs.H.Dahlan ingin kedua kali bersama IDP, Drs.H.Syafrudin mantan Bupati Bima juga berharap bisa maju bersama IDP, Drs.H.Taufik sekda kabupaten Bima sekarang,termasuk H.Khaerusin ST mantan kadis disbun.

"Sejumlah nama itu memang ia ingin mendampingi IDP di pilkada 2020,"ungkapnya.
Nama lain jug muncul Ketua DPD PAN Kabupaten Bima M.Aminullah,SE, H.Herman Edison dari Desa Wadukopa Soromandi yang katanya pengusaha Jakarta, Doktor Hermawan asal Sape yang tinggal di Jakarta dan masih banyak nama lain.

"Nah,siapa yang akan diputuskan IDP nantinya,tergantung IDP,karena menentukan orang kedua tidak semudah yang dibayangkan,melainkan banyak pertimbangan,"urainya.(KS-And)

Pilkada 2020 akan Seru, Bila Head To Head Antara Petahana dengan Paslon H.Syafrudin atau H.Herman Edison

Meski Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bima akan berlangsung sekitar bulan September 2020.Namun, suasana politik pilkada saat ini tengah memanas. Buktinya, sejumlah para bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Bima melakukan pendaftaran di sejumlah Partai Politik. Antara lain yang daftar sebagai calon Bupati Hj.Indah Damayanti Putri,SE, Drs.H.Syafrudin HM Nur M.Pd, H.Herman Edison,SE, Ady Mahyysi, MUHAMMAD AMINULLAH,SE, dan sederet nama lain yang berniat mengikuti kontestan politik 2019.

Rafidin
Rafidin

Bima, KS.- Namun semuanya itu publik mengharapkan agar di Pilkada 2020 mendatang terjadi perebutan kursi EA I dan EA 2 dengan Head To Head Antara Petahana dengan Paslon lain.

"Baru seru di pilkada 2020 apabila terjadi pemilihan secara head to head antara Hj.Indah Damayanti Putri (IDP) dengan Paslon lain seperti H.SYAFRUDIN pasangan H.Herman Edison," kata Rafidin Anggota DPRD Kabupaten Bima kepada sejumlah wartawan.

Head to Head adalah langkah tepat untuk mengukur kekuatan politik IDP sesungguhnya dengan kandidat lain.Pasalnya, selama ini isu kuatnya dukungan petahana sangat luar biasa,sehingga perlu diuji dengan cara cukup dua pasangan yang dipertandingkan di pilkada 2020.

"Saya yakin bahwa warga kabupaten Bima akan menikmati serunya pilkada 2020 dengan menghadirkan dua pasangan tersebut,"cetusnya.

Mantan owner group Koran Stabilitas tersebut juga meraya yakin dan percaya bahwa dengan dua pasangan tersebut diyakini akan berjalan lancar aman dan tertib serta damai.

"Kalau di Pilpres kemarin sejumlah parpol mengadu dua Paslon antara Paslonn JOKOWI dan Prabowo,di pilkada Bima pun terjadi pertarungan IDP dengan H.Syafrudin atau pasangan H.Herman atau pasangan kuda hitam Ady Mahyudi," terangnya.

Ketika ditanya soal stabilitas daerah dengan tampilnya dua Paslon tersebut ?.Mantan wartawan Harian Jakarta ini meyakini bahwa kondisi Bima tetap kondusif meski ada sejumlah Paslon yang akan tampil.

"InsyaAllah sampai kapanpun Bima tetap aman,lebih-lebih hanya dua Paslon yang diturunkan oleh sejumlah parpol nantinya,"tandasnya.(KS-AND)

Iswara Kabupaten Bima Periode 2019-2024 Terbentuk

Bima,KS.- Organisasi gabungan Isteri Wakil Rakyat (Iswara) Kabupaten Bima resmi tersusun dan terbentuk untuk masa bhakti 2019-2024. Wadah peleburan diri isteri-isteri anggota DPRD Kabupaten Bima itu, terbentuk saat rapat perdana Rabu (20/11) dipimpin Ketua Iswara, Ny Juhta M Aminullah didampingi Ny Suciyanti Yasin dan dihadiri anggota Iswara lainnya.


Pada sejumlah wartawan, Ketua Iswara Juhta, menjelaskan, rapat perdana itu dalam rangka pembentukan jajaran pengurus Iswara. Hasil rapat terbentuk pengurus, Ketua Ny Juhta, Wakil Ketua Ny Suciyanti Yasin, sekretaris Ny Fatimah zulkarnaen, wakil.sekrwtaris Ny Khairunisa Ilham Yusuf. Bendahara Ny Tutik Sulaiman dengan Wakil Bendahara Ny Lilis Edi Mukhlis.


Adapun komposisi pengurus Iswara, urai isteri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima, M Aminurllah menyebutkan, dibantu pula lima seksi. Diantaranya seksi organisasi dan kelembagaan yang dikoordinir oleh Ny Indah Nukrah. Seksi Pendidikan dan Keagamaan yang dikoordinir Ny Sri Ratna Azhar. Seksi Kerjasama dan hubungan Antar Lembaga yang dikoordinir Ny Wardah Suryadin. Seksi Pemberdayaan Sosial dan Kemasyarakatan dikoordinir Ny Sri Wahyuni Musmulyadin dan Seksi Kesehatan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang dikoordinir dr Ferti Ibnu Hazar.


Dalam rapat itu pula, jelas Juhda, Iswara komit kedepannya, meningkatkan peran dan partisipasi dalam mendukung tugas suami sebagai wakil rakyat serta berkontribusi dalam berbagai dimensi pembangunan dan siap bersinergi dengan semua organisasi kewanitaan di Kabupaten Bima.

Hal utama yang diniatkan kedepan, Iswara akan meningkatkan peran sosial kemasyarakatan, semisal peduli bencana dan berbagai masalah sosial kemasyarakatan lainya."Kami siap berbuat dan berdedikasi demi ikut serta membangun Bima yang lebih sejahtera,"tutupnya. (KS-Aris)

Aji Syafru Hari Ini Mendaftar di Golkar dan Hanura

Bima,KS.-Mantan Bupati Bima, H Syafruddin HM Noer, hari ini (20/11) resmi mengembalikan foemulir pendaftaran sebagai Bakal Calon (Balon) Bupati Bima pada Pilkada yang dihelat September 2020 di dua partai sekaligus, yakni Partai Golkar dan Partai Hanura.


Sekitar pukul 11.00 wita, Aji Syafru yang didampingi puteranya Rahmat Saputera serta rombongan pendukung, tiba di Kantor DPD Partai Golkar.
Aji Syafru diterima Ketua Tim Penjaringan Pilkada Partai Golkar, M Sidik serta sejumlah anggota tim lainnya.

Di Kantor Partai Golkar, tidak ada prosesi serimoni sambutan. Hanya penandatanganan dan serah terima berita acara formulir pendaftaran dari Aji Syafru yang diterima M Sidik selaku Ketua Tim penjaringan. Kenudiian ditutup dengan sesi foto bersama.

Beranjak dari DPD Partai Golkar? Aji Syafru langsung bertandang di Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Di DPC Partai Hanura yang diketuai Ahmad Dahlan, Aji Syafru diterima Ketua Tim Penjaringan dan Selekasi Pilkada, Abdul Heris dan jajaran pengurus DPC.

Dalam kata pengantar, Ahmad Yani yang mewakili DPC Partai Hanura Kabupaten Bima, menggarisbawahi Partai Hanura merupakan partai yang teduh dan terbuka untuk siapapun tanpa ada dikotomi apalagi mengkhususkan sesorang untuk dijadikan bakal calon yang diusung saatnya nanti.

Kehadiran Aji Syafru, sebutnya, adalah pelita yang akan meramaikan dinamika penjaringan di tubuh Partai Hanura. "Semakin ketat persaingan saat prosesi seleksi nantinya, terkait pendaftran Aji Syafru,"sebutnya.

Soal siapa yang akan diploting nantinya, tergantung sunguh pada keputusan DPP yang merujuk pada proses dan tahapan penjaringan dan seleksi.

Intinya kata Ahmad Yani, semua figur bakal calon memiliki peluang yang sama dalam proses seleksi yang dilakukan Partai Hanura. (KS-Aris)

Aji Sayfru Siap Dampingi IDP, Jika Itu Perintah Partai

Bima,KS.-Spekulasi siapa berpasangan dengan siapa pada kontestasi Pilkada Kabupaten Bima September 2020 mendatang, semakin berdinamika saja. Ibarat tebak-tebakan, semakin sulit pula menerka siapa pasangan yang pasti saatnya nanti dan berapa pasang yang berkompetisi.


Nah, ada jawaban menarik yang menyeruak saat H Syafruddin H M Noer, mantan Bupati Bima, mengembalikan formulir di Tim Penjaringan Partai Golkar di Raba Kodo Belo, Rabu (20/11) pagi.

Aji Syafru (sapaannya), mengaku siap menjadi calon Wakil Bupati Bima, mendapingi Indah Damayanti Puteri (IDP) selaku Bupati Petahana pada Pilkada Kabupaten Bima mendatang.

Kesiapan menjadi calon pendamping IDP , jawab Aji Syafru, itupun tergantung sikap dan perintah partai (Nasdem)."Kalau partai perintahkan menjadi wakil ya saya siap aja. Karena sesungguhnya sebagai kader taat dan patuh pada perintah partai,"jawabnya pada sejumlah wartawan seperti nada diplomatis.

Ketika diseret tanya, mendaftar di Partai Golkar yang nota bene mendahulukan kader internal dalam suksesi Pilkada sebagai calon Bupati, Aji Syafru menegaskan tidak patah arang apalagi pesimis. Sebab pasalnya meyakini, keputusan tetinggi partai ada pada hasil survey dan proses penjaringan serta komunikasi, baik pribadi pun secara politk antar partai.

Ditanya pula seberapa intens jalianan komunikasi dirinya dengan IDP, mantan Bupati Bima ini mengaku, komunikasi tetap terjalin antara dirinya dan IDP, bail sebagai Bupati pum sebagai pribadi dalam kerangka membangun Bima.

Poin penting baginya, mencalonkan diri kembali dalam kontestasi Pilkada Bima September 2020 mendatang, adalah ikhtiar membangun, menata dan memimpin Bima yang lebih baik da sejahtera bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bima. (KS-Aris)

Bupati Petahana Daftar Perdana Di Partai Sendiri

Bima,KS.-Kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bima semakin memanas saja. Sejumlah figur pun mulai menampakan keseriusan sebagai Bakal Calon (Balon) Bupati maupun Wakil Bupati yang akan bertarung September 2020 mendatang.


Terbaru, Bupati Petanaha, Indah Damayanti Puteri , resmi mengembalikan formulir pendaftaran di Partai sendiri yakni Partai Golkar.

IDP tiba di Kantor DPD Partai Golkar, sekitar pukul 10.35 wita. Tidak banyak prosesi yang dilewati Umi Dinda (sebutan IDP), saat mengembalikan formulir sebagai tanda keseriusan melamar menjadi Balon Bupati Bima.

Umi Dinda yang ditemani langsung Puteranya, M Putera Feriyandi dan sejumlah pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Bima, diterima Tim Penjaringan Pilkada Kabupaten Bima, M Sidik dan jajarannya.

Prosesi singkat itu diakhiri penandatanganan dan penyerahan formulir dari IDP pada M Sidik, kemudian ditandai dengan sesi foto bersama.

IDP pada sejumlah wartawan menjelaskan, setelah mengembailkan formulir di Golkar lalu menuju Partai Hanura dan PPP."Hari ini ada tiga partai yang saya kunjungi dalam rangka pengembalian formulir sebagai bukti keseriusan dalam mencalonkan diri sebagai Bupati Bima,"ujarnya.

Sama halnya di Parrai Hanura, IDP sebagai pengembali formulir pertama di partai tersebut. Prosesi yang tidak berbeda terpantau di partai tersebut. Hanya saja di Partai Hanura, IDP sempat berpidato yang tertangkap poinnya, Partai Hanura merupakan partai yang mendukungnya pada Pilkada 2015 lalu"Hanura bukan partai baru bagi saya. Hanura juga yang memenangkan saya pada pilkada lalu,"katanya (KS-Aris)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *