PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387

Slider[Style1]

advertisement

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5



PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387
advertisement

BAGIKAN:

Ketua DPC PPP Kota Bima H.Syafriansah S,Sos alias H.Ansyar menyatakan siap maju sebagai bakal calon Wakil Walikota Bima Periode 2018-2023 mendatang, mendampingi siapapun yang bersinergi dan satu visi misi dengan PPP. Karena itu, diharapkan kepada seluruh pengurus PPP mulai dari tingkat ranting, kecamatan hingga DPC agar sejak sekarang bersatu untuk membangun kebersamaan, sehingga tercipta kekuatan politik memenangkan pilkada 2018 mendatang.”kata Anggota DPR Propinsi NTB saat ditemui di kediamannya di Lingkungan Karara beberapa hari yang lalu itu.

Ketua DPC PPP Kota Bima H.Syafriansah S,Sos alias H.Ansyar

KOTA BIMA, KS.- H.Ansyar maju tidak sebatas wacana belaka tapi benar-benar akan dibuktikan melalui keputusan akhir dari PPP nantinya, tentu melalui hasil rapat pleno PPP terkait siapa figure yang layak diusung untuk calon Walikota dan Wakil Walikota mendatang.”PPP itu punya tiga kursi di dewan Kota Bima dengan jumlah suara lebih kurang 7.000an. Nah, kalau semua suara dukungan rakyat sebanyak itu dimaksimalkan, maka PPP berpeluang besar untuk memenangkan pilkada, apalagi nanti kader PPP mendampingi kandidat yang punya nama besar di Kota bima ini,” terangnya.

Mantan Anggota DPRD Kota Bima periode 2009-2014 itu mengaku telah siap segalanya untuk tampil di Pilkada 2018 mendatang. Selain kesiapan mental, materi juga kesiapan tim internal PPP dan tim eksternal, dengan satu harapan adalah bisa meraih suara terbanyak dalam pilkada nantinya. “Mudah-mudahan dengan pengalama saya dua periode menjadi anggota DPRD yaitu anggota dewan di Kota Bima dan anggota dewan di propinsi NTB sekarang, bisa menjadi pedoman bagi saya untuk memaikan peran politik di pilkasda nanti,” pungkasnya.

Ditanya adanya informasi akan maju mendampingi HM Lutfi,SE ?. H.Ansyar mengaku belum pasti ke arah itu, namun pada prinsipnya PPP fleksibel dalam mengambil kebijakan politik ke depan. Maksudnya, bila seorang calon Walikota tidak menginginkan kader PPP untuk mendampinginya, maka PPP tidak akan memaksa untuk maju sebagai kandidat calon Wakil, melainkan hanya sebatas mengusung.

“Tapi saya tetap optimis untuk maju saat ini.b agaimana kondisi dan situasi politik ke depan, ya tentunya harus lihat perkembangan politik selanjutnya, sejak hari ini,” tandasnya.(KS-R01)

advertisement


BAGIKAN:
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Komentar Facebook

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *