PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387

Slider[Style1]

advertisement

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5



PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387
advertisement

BAGIKAN:

Calon Walikota Bima H.Arahman H.Abidin menegaskan bahwa sampai dengan hari ini, paslon yang kalah atau menang di Pilkada 27 Juni 2018 kemarin belum diputuskan oleh KPUD Kota Bima. Artinya, bagi paslon dan tim yang mengklaim diri menang, itu haknya dan harus membuktikan kemenangannya.”Yang jelas, lembaga yang memiliki kewenangan untuk memutuksan siapa yang menangkan pilkada kemarin adalah KPUD, bukan oleh paslon atau tim-timnya,” jelasnya.

H.Arahman H.Abidin saat melakukan pertemuan dengan ratusan tim dan relawan MANUFER di kediamannya, Kamis (28/6)

KOTA BIMA, KS.- Pernyataan itu disampaikan H.Man dengan melihat perkembangan pasca hari pencoblosan, dimana tim dan relawan serta pendukung MANUFER begitu kecewa dan menunjukan sikap tidak terima atas hasil perolehan suara pilkada kemarin.”Ingat, pasangan manufer adalah pasangan yang santun dalam bersikap. Dari awal proses hingga kemarin, dilakukan secara baik, maka harus diakhiri dengan sikap dan kebaikan juga,” kata Aji Man saat melakukan pertemuan dengan ratusan tim dan relawan MANUFER di kediamannya, Kamis (28/6) pagi kemarin.

Katanya, keinginan tim, relawan serta pendukung MANUFER untuk melakukan kegiatan konvoi keliling sangatlah sia-sia dan tidak akan mendapatkan hasil apapun. Justru akan menambah masalah baru dan bukti kekalahan yang memalukan bagi pasangan MANUFER.

“Bila tidak terima dengan hasil yang diperoleh pasangan LUTFER, maka kita harus buktikan secara hukum, sehingga tidak dianggap oleh paslon lain bahwa manufer melakukan tindakan karena tidak terima dengan kekalahan yang ada. Saya tidak ingin melakukan hal-hal yang tidak produktif, tapi mari kita tunjukan bahwa pasangan manufer menghargai demokrasi yang tengan berjalan saat ini,” tandasnya.

Pada kesempatan itu, H.Man menyampaikan, bahwa kesedihan yang dialami saat ini bukan karena kalah dalam pertaruran pilkada melainkan sedih melihat pengorbanan yang dilakukan oleh seluruh tim pemenangan dan pendukung manufer di lapangan.”Kalah dalam berpolitik itu hal yang biasa, tapi saya kasihan dan sedih melihat kerjakeras pendukung manufer yang tidak bisa saya balaskan,” pungkasnya.

Karena itu, ia meminta kepada seluruh keluarga besar H.Man dan Umi Ferra, agar menghargai proses hukum yang berjalan saat ini.”Kita tidak perlu melakukan cara yang tidak baik di luar sana. Tetaplah bersenyum seperti biasa, dan buktikan bahwa kebesaran hati antara Aji Man dan Umi Ferra,”ajaknya.

Selain itu, Aji Man juga menegaskan bahwa tim manufer tengah bekerja, dan prsoses pilkada sampai dengan hari ini belum berakhir.”Kita lagi bekerja untuk mengumpulkan bahan-bahan serta bukti lain, sehingga pasangan manufer bisa membawa kasus pilkada ini ke proses hukum lebih lanjut,” ujarnya.(KS-Raf)

advertisement


BAGIKAN:
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Komentar Facebook

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *