$type=carousel$sn=0$cols=4$va=0$count=5$show=home

Managemen RM Arema Banting Stir ke Water Boom

Buktinya, saat ini, RM terkenal di Bima itu telah membuka usaha baru berupa Mini Water Boom (Kolam Renang) di eks RM Arema Lingkungan Kelurahan Penaraga di Jalan Gajahmada.

Tak diduga, jika management Rumah Makan (RM) Arema akan berlahan-lahan banting stir ke usaha lain. Buktinya, saat ini, RM terkenal di Bima itu telah membuka usaha baru berupa Mini Water Boom (Kolam Renang) di eks RM Arema Lingkungan Kelurahan Penaraga di Jalan Gajahmada. Dalam satu hari, usaha yang baru berumur dua bulan lebih itu bisa menghasilkan uang jutaan rupiah perhari, jika dibandingkan dengan pendapatan di RM sebelumnya. Benarkah bos Areman membanting stir dari RM ke water boom ?.

ilustrasi waterboom
ilustrasi waterboom

Pemilik RM Arema, H.Harun Zakariah yang ditemui di Water Boom, Minggu (22/3) pagi menuturkan, sebelumnya usaha RM yang dimiliki begitu banyak pemasukannya, tapi sekarang jauh lebih menurun. Bahkan, dalam satu hari RM Arema hanya mendapat Rp.3-4Juta perhari, tentunya sangat tidak mendukung dengan biaya operasional dalam sebulan yang mencapai puluhan Juta Rupiah. Kondisi itu, membuat dirinya mengalihkan usaha, dari RM ke mini water boom, dengan menghindari biaya operasional yang tinggi.”Kalau di Water boom itu, biaya yang banyak dikeluarkan disaat pembuatan dan pembelian perangkat kebutuhan, setelah itu, tidak terlalu banyak pengeluaran lagi. Saat ini, saya menghabiskan dana sekitar Rp.2Milyar, khusus untuk pembangunan infrastruktur di water boom ini,”tuturnya.

Apa penyebab utama usaha rumah makan semakin menurun pendapatannya ?. Lelaki asal Madura yang sudah 24 Tahun Tinggal di Bima ini menuturkan, menurunnya pendapatan itu terjadi pada Tahun 2010 lalu, dimana Tahun 2009 terjadi gempa bumi yang begitu dahsyat di Bima, sehingga membuat beberapa tiang dan tembok RM Arema di Penaraga retak. Sehingga, dalam kurung waktu lebih kurang setahun tutup total untuk memperbaiki kerusakan bangunan tersebut.”Nah, tahun 2010 mulai dibuka lagi, sampai tahun 2011, namun pendapatan sudah berkurang drastic, sehingga diputuskan untuk ditutup total di Penaraga, sementara yang didepan BNI masih dibuka hingga sekarang,”urainya.

Penyebab lain, selain akibat gempa itu, adalah banyaknya warung makan yang dibuka di Bima, sehingga menambah “sakit” usahanya. Sejak gempa bumi Tahun 2009 itu, warung makan di Kota Bima tumbuh seperti jamur di musim hujan. Akibatnya, pelanggan atau konsumen semakin berkuang yang berminat menikmati masakan RM Arema, ditambahkan lagi dengan murahnya harga jualan warung makan yang ada.”Kalau di Arema sedikit mahal, karena biaya operasionalnya memang mahal, dibandingkan dengan warung makan di pinggir jalan atau rumah makan sederhana yang dibuka warga sekarang, harganya cukup terjangkau sekali oleh masyarakat,”paparnya.

Kenapa harga masakan di RM arema begitu mahal dibandingkan warung makan lainnya ?.H.Harun menjelaskan, RM makan arema itu menerapkan management restoran, dimana fasilitas yang disediakan itu terlihat mewah, dan mahal. Secara otomatis, harga jualan sedikit ditekan, dibangikan dengan harga jualan warung lain.”Belum lagi adanya biaya pajak 10 persen dari harga makan atau beli konsumen. Di Arema itu memberlakukan pajak 10 persen, atas perda yang dikeluarkan pemerintah Kota Bima. tapi saya heran, kenapa hanya Arema dan KFC yang memberlakukan fee 10 persen itu, sementara di Bima banyak RM lainnya,”tuturnya kesal.

Karena itu, Harun mengaku, tidak tutup kemungkinan usaha RM Arema akan dialihkan ke usaha lainnya, seperti water boom, kalau kondisinya seperti ini terus menerus. Masalahnya, karyawan RM Arema itu saat ini 20 orang lebih, dengan gaji standar, sementara pendapatan semakin sedikit.”Coba pajak 10 persen tidak ditekan oleh pemerintah, mungkin akan banyak konsumen yang akan makan di Arema,”cetusnya.

Pada kesempatan itu, Harun mengaku usaha water boom yang dimilikinya sekarang, dapat membantu meringankan beban di RM Arema. Karena itu, bagi masyarakat Bima yang suka dengan renang bersama keluarganya, bisa datang langsung ke eks RM Arema di Penaraga yang sekarang telah di rubah namanya menjadi “Raba Water Boom”. “Biaya masuknya perorang Rp.20Ribu, sementara bagi siswa sekolah cukup Rp.10Ribu, sampai puas di arena Raba Water boom. Fasilitas yang disediakan hampir lengkap semua, dengan kedalaman air bagi dewasa 145CM, bagi anak-40cm,”tandasnya.(KS-001)

COMMENTS

BLOGGER




Nama

Featured,1623,Hukum Kriminal,2143,Kesehatan,387,Korupsi,752,Olahraga,236,Opini,134,Pemerintahan,1561,Pendidikan,832,Politik,1273,Sosial Ekonomi,2602,
ltr
item
Koran Stabilitas: Managemen RM Arema Banting Stir ke Water Boom
Managemen RM Arema Banting Stir ke Water Boom
Buktinya, saat ini, RM terkenal di Bima itu telah membuka usaha baru berupa Mini Water Boom (Kolam Renang) di eks RM Arema Lingkungan Kelurahan Penaraga di Jalan Gajahmada.
http://2.bp.blogspot.com/-ao7rdkSQFNE/VQ_KHRU6QsI/AAAAAAAABM4/wfxcNR6GZSc/s1600/ilustrasi%2Bwaterboom.jpg
http://2.bp.blogspot.com/-ao7rdkSQFNE/VQ_KHRU6QsI/AAAAAAAABM4/wfxcNR6GZSc/s72-c/ilustrasi%2Bwaterboom.jpg
Koran Stabilitas
https://www.koranstabilitas.com/2015/03/managemen-rm-arema-banting-stir-ke.html
https://www.koranstabilitas.com/
https://www.koranstabilitas.com/
https://www.koranstabilitas.com/2015/03/managemen-rm-arema-banting-stir-ke.html
true
8582696224840651461
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy