$type=carousel$sn=0$cols=4$va=0$count=5$show=home

100 Meter Talud Sungai Melayu Bagian Utara, Jebol

Banjir Bandang yang melanda warga Kota Bima beberapa waktu lalu membuat talud sungai Melayu, sebelah utara Lingkungan Lewijambu jebol sekita...

Banjir Bandang yang melanda warga Kota Bima beberapa waktu lalu membuat talud sungai Melayu, sebelah utara Lingkungan Lewijambu jebol sekitar 100Meter. Kondisi talud seperti ini membuat warga yang tinggal di sekitar lokasi resah, dan meminta kepada Pemerintah Kota Bima ambil sikap cepat, mengantisipasi terjadinya bencana susulan, sehingga membuat rumah warga lain terhanyut dihantam banjir.

ASAKOTA, KS.- Ketua RT 16 RW 07 Lingkungan Lewijambu Kelurahan Melayu Kecamatan Asakota, Edy menuturkan, kerusakan talud sekarang meresahkan warganya, karena kekhawatiran adanya banjir susulan, apalagi saat ini musim hujan baru mulai. Karena itu, pemerintah diharapkan agar mengambil langkah pencegahan, sebelum bencana tiba.”Harapan saya agar pemerintah cepat mengambil langkah. Jika tidak, tak tutup kemungkinan akan menambah bencana berikutnya bagi warga yang tinggal disepanjang bantaran sungai,”tuturnya.

Katanya, sungai melayu salah satu sungai terpanjang dan terus membawa dampak buruk bagi rakyat, ketika musim hujan tiba, apalagi disaat banjir datang. Masalahnya, sungai ini merupakan gabungan dari beberapa sungai yaitu sungai lanco gajah, ncai kapenta, rasalewi dan sungai tolotongga. Artinya, jika sejumlah air sungai itu tergabung disungai melayu, maka luapan air tidak dapat dihindari, bahkan akan membawa bencana besar bagi rakyat Kota Bima, terutama warga di Kelurahan Jatibaru, Jatiwangi dan Melayu.

“Dampaknya juga bisa sampai di wilayah kecamatan Rasanae Barat. Solusinya, normalisasi sungai harus segera dilakukan oleh pemerintah, terutama sungai Melayu,”ujarnya harap.

Lebih lanjut, pengurus PAN Asakota ini juga menuturkan, bahwa di Tahun 2006 ketika banjir bandang datang, talud pun banyak yang jebol, sehingga oleh pemerintah mengganti dengan bronjongnisasi. Banjir kemarin pun talud sudah ada yang jebol, dan diharapkan agar pemerintah secepatnya mengambil langkah konkrit, sehingga tidak membuat warga Lewijambu dan sekitarnya resah.

”Harapan saya hanya meminta agar sungai dibersihkan/normalisasi, apalagi sungai melayu sekarang sudah dangkal, dibandingkan dengan sungai padolo yang dianggapnya belum begitu dangkal,”tandasnya seraya mengaku di awal Tahun 2016 pihak pemerintah Kelurahan sudah melaporkan resmi ke Kota, bahkan telah di foto fisiknya, namun hingga sekarang belum ditindaklanjuti. (KS-IB02)

COMMENTS

BLOGGER
Nama

Featured,1146,Hukum Kriminal,1797,Kesehatan,227,Korupsi,618,Olahraga,148,Opini,48,Pemerintahan,1293,Pendidikan,714,Politik,1013,Sosial Ekonomi,2268,
ltr
item
Koran Stabilitas: 100 Meter Talud Sungai Melayu Bagian Utara, Jebol
100 Meter Talud Sungai Melayu Bagian Utara, Jebol
Koran Stabilitas
https://www.koranstabilitas.com/2017/01/100-meter-talud-sungai-melayu-bagian.html
https://www.koranstabilitas.com/
https://www.koranstabilitas.com/
https://www.koranstabilitas.com/2017/01/100-meter-talud-sungai-melayu-bagian.html
true
8582696224840651461
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy