$type=carousel$sn=0$cols=4$va=0$count=5$show=home

Masalah Pupuk Mencuat Saat Rembuk Tani

Terjadinya keterlambatan pendistribusian pupuk ditingkat distributor dan juga pengecer pada saat petani membutuhkan pupuk pada musim tanam t...

Terjadinya keterlambatan pendistribusian pupuk ditingkat distributor dan juga pengecer pada saat petani membutuhkan pupuk pada musim tanam tahun 2017-2018 lalu dan diwajibkannya para petani untuk membeli pupuk non subsidi mencuat dan dipermasalahkan saat rembuk tani, tingkat kelurahan Jatiwangi Kecamatan Asakota Kota Bima, Selasa (6/3).

Ilustrasi

KOTA BIMA,KS.- Rembuk tani yang digelar Badan Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Asakota Kota Bima dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kelurahan Jatwangi , yang digelr di kebun milik ketua Kelompok Tani Dewa Bedi, Soni Sapiri, Selasa lalu, yang dihadiri oleh Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gap[oktan) kelurahan Jatiwngi dan juga seluruh kelompok tani yang ada di kelurahan Jatiwangi, untuk membahas rencana kegiatan kelompok tani menyambut musim tanam ditahun yang akan datang.

Pada kesempatan itu, sejumlah kelompok mengusulkan agar pendistribuasian pupuk ditingkat petani, sesuai dengan jadwal pemumukan tanaman, serta jumlah alokasi pupuk sesuai dengan Rencana Devinitif Kebutuhan Kelompok (RDKK), mengingat pada musim tanam tahun tahun ini, penditribusian pupuk tidak tepat w aktu dan juga harga yang diberlakukan oleh pengecer diatas Herga Eceran Tertinggi (HET).

Kepala BPP Asakota Taufik ,SP dan PPL Anton serta sejumlah perwakilan dinas Pertanian Kota Bima, turut hadir dlam acara Rembuk Petani tersebut. Pada kesempatan itu, Kepala BPP Asakota Taufik,SP mengungkapkan, rembuk tani yang digelar merupakan agenda rutin pemerintah khususnya dinas pertanian dan juga BPP dan PPL untuk merencanakan kegiatan petani ditahun yang akan datang.

“Rembuk tani ini, yang menjadi acuan dalam pembahasan program pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan, dimana seluruh kelomp[ok tani dilibatkan untuk membahasnya. Karena menyangkut kebutuhan kelomp[ok dan juga para petani,”ujarny saat memberikan kata pengantar.

Sementara itu ketua kelompok tani Dewa Bedi Soni Sapiri mengeluhkan adanya keterlambatan pendistribusian pupuk, baik oleh distributor maupun pengecer ketingkat petani. Selain itu, harga pupuk yang dibwerlakukan oleh sejumlah pengecer melebihi harga eceran tertinggi yang ditentukan oleh pemerintah. “Apalaghi kelompok yang mendapat bantuan bibit dan pupuk, yang harganya sudah ditetapkan dalam RAB, sebesar Rp 90 ribu pr zak isi 50 kg, sementara harga yang ditetapkan oleh pengecer melebihi hingga Rp 100- 110 ribu per zak,”keluhnya.

Selain itu, harga tinggi yang diberlakukan, juga pendistribusian pupuk juga tidak mencukupi kebutuhan, seperti yang ditungkan dalam RDKK kelompok. Hal itu menyebaban para petani kewalahan mencari penambahan pupuk untuk menutupi kekurangan pupuk.

“Contoh, Kebutuhan pupuk untuk kelompok Dewa Bedi sesuai RDKK 13 ton, tetapi yang dipenuhi oleh pengecer hanya 3 ton saja, untuk itu, kami minta agar kedepan masalah pupuk betul-btul diperhatikan agar tidak merugikan para petani,”harapnya.

Sementara ketua-ketua kelompok lain juga mengaju permintaan agar tahun depan dialokasikan alat mesin pertanian (Alsintan) seperti mesin semprot dan juga pemipil jagung.

PPL Kelurahan Jatiwaangi Anton, menanggapi keluhan para petani yang diwakili oleh ketua kelompo dewa bedi berjanji akan mengusulkannya ke dinas agar permasalahan yang dirasakan oleh para petani dapat diatasi. Demikian juga terkait dengan alsintan yang diperlukan para kelompok tani.

“apa yang menjadi pkeluhan dan permintaan kelompok tani akan saya sampaikan apabila ada rapat didinas nantinya, mudah-mudahan, itu semua ada solusinya, sehingga petani kedepan dapat sejahtera,”tuturnya. (KS-Mul)

COMMENTS

BLOGGER
Nama

Featured,1371,Hukum Kriminal,1871,Kesehatan,281,Korupsi,619,Olahraga,149,Opini,50,Pemerintahan,1364,Pendidikan,716,Politik,1070,Sosial Ekonomi,2375,
ltr
item
Koran Stabilitas: Masalah Pupuk Mencuat Saat Rembuk Tani
Masalah Pupuk Mencuat Saat Rembuk Tani
https://3.bp.blogspot.com/-XVbynKenMjY/WcxHpSZjHYI/AAAAAAAAD6Q/sBp4gKutIvA0P2AzcDvMC7F1iLd45m03ACKgBGAs/s640/ilustrasi_pupuk.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-XVbynKenMjY/WcxHpSZjHYI/AAAAAAAAD6Q/sBp4gKutIvA0P2AzcDvMC7F1iLd45m03ACKgBGAs/s72-c/ilustrasi_pupuk.jpg
Koran Stabilitas
https://www.koranstabilitas.com/2018/03/masalah-pupuk-mencuat-saat-rembuk-tani.html
https://www.koranstabilitas.com/
https://www.koranstabilitas.com/
https://www.koranstabilitas.com/2018/03/masalah-pupuk-mencuat-saat-rembuk-tani.html
true
8582696224840651461
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy