BIMA, KS — Kepala Desa Poja, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, RD, yang ditetapkan sebagai tersangka kasus pembakaran Kantor Inspektorat Kabu...
BIMA, KS — Kepala Desa Poja, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, RD, yang ditetapkan sebagai tersangka kasus pembakaran Kantor Inspektorat Kabupaten Bima pada 17 Agustus lalu, secara sadar dan meyakinkan mengakui perbuatannya yang mengakibatkan satu kompleks Kantor Inspektorat hangus terbakar.
Pengakuan itu disampaikannya sendiri usai acara press release terkait penetapan tersangka oleh Kapolres Bima Kota pada Sabtu (20/9). Di hadapan sejumlah awak media, RD mengaku tindakannya dilakukan karena kecewa dengan hasil pemeriksaan pihak Inspektorat Kabupaten Bima yang dianggap menyudutkan dirinya terkait penggunaan Alokasi Dana Desa.
“Lewat kesempatan ini saya meminta maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bima,” ujarnya mengawali pernyataannya di Mapolres Bima, Sabtu kemarin.
RD mengungkapkan, tindakannya sengaja dilakukan dengan harapan dugaan penyalahgunaan Alokasi Dana Desa yang dilaporkan masyarakat Poja terhadap dirinya hilang. “Saya melakukan tindakan itu karena saya sangat kecewa dengan hasil pemeriksaan pihak Inspektorat,” akunya tegas.
Ia juga menegaskan, dalam aksi pembakaran kantor pengawas daerah itu tidak ada kaitannya dengan pihak lain seperti yang diasumsikan publik. Kejadian itu murni dilakukannya karena kekecewaannya terhadap hasil pemeriksaan Inspektorat.
“Untuk diketahui, pembakaran itu tidak ada kaitannya dengan orang lain atau pihak lain. Itu murni saya lakukan sendiri dibantu keluarga saya,” paparnya.
RD berharap agar kasus pembakaran tersebut tidak dikaitkan dengan pihak lain, apalagi pejabat dan kepala daerah Kabupaten Bima sebelumnya. “Kasus ini jangan dikaitkan dengan pihak lain, apalagi dipolitisasi. Karena memang tidak ada kaitannya sama sekali,” tegasnya.
Selain RD, yang ditetapkan sebagai tersangka kasus pembakaran Kantor Inspektorat tersebut, polisi juga menetapkan tiga orang lainnya, yaitu SH (22) dan DP (17). Sementara satu orang lainnya masih diamankan di Mapolres Manggarai Barat setelah sebelumnya sempat melarikan diri.
(KS/MUL)

COMMENTS