BIMA, KS. – Dalam rangka memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, masyarakat Desa Mandala, Kecamatan Wera, mengadakan peringatan Maul...
BIMA, KS. – Dalam rangka memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, masyarakat Desa Mandala, Kecamatan Wera, mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1447 H di Dusun Sori, Desa Mandala.
Dengan mengusung tema “Melalui Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW Kita Wujudkan Generasi Berprestasi dan Berakhlak Mulia”, kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Desa Mandala beserta jajarannya, Babinsa Desa Mandala, tokoh agama, tokoh pendidikan, tokoh masyarakat setempat, serta tamu undangan dari luar Desa Mandala.
Ustaz Zulkarnain, S.Pd.I, yang akrab disapa Uje, mengisi acara tausiah dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut. Namun sebelum tausiah dimulai, acara diawali dengan sambutan Kepala Desa Mandala yang diwakili oleh Kepala Dusun Gendapati, Junaidin M. Ali. Dalam sambutannya, ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan atas kehadiran mereka.
“Ini suatu kegiatan positif yang harus dipertahankan sampai hari kiamat,” ujarnya sambil berkelakar. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana memperkuat kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW serta mengharap syafaatnya di akhirat kelak.
Masyarakat Desa Mandala terlihat penuh antusiasme dan kegembiraan dalam menyelenggarakan acara Maulid Nabi. Sebelum tausiah dimulai, acara diisi dengan kasidah rebana oleh anggota Pekaka Desa Mandala. Setelah itu, barulah tausiah inti disampaikan oleh Ustaz Uje.
Dalam ceramahnya, beliau menyampaikan pesan kepada seluruh hadirin agar senantiasa meneladani Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari serta menumbuhkan kecintaan kepada beliau. Secara khusus, Ustaz Uje juga berpesan kepada generasi muda agar menjadi pemuda yang berprestasi dan berakhlak mulia.
Selain itu, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW disebutnya sebagai sarana bagi warga untuk merayakan kelahiran Rasulullah. Dengan gaya ceramah yang khas dan jenaka, para hadirin tampak bersemangat serta tidak bosan mendengarkan pesan-pesan dakwahnya.
(KS/YANI)


COMMENTS