BIMA, KS – Hari ini, Sabtu (04/10/2025), sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap pengembangan sarana ibadah, PT Pegadaian Cabang Sape Bima...
BIMA, KS – Hari ini, Sabtu (04/10/2025), sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap pengembangan sarana ibadah, PT Pegadaian Cabang Sape Bima menyerahkan bantuan Bina Lingkungan untuk pembangunan Masjid Nurul Iman yang berlokasi di Desa Buncu, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, NTB.
PT Pegadaian kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang merupakan hasil keuntungan perusahaan yang diberikan kepada masyarakat, sebagaimana pada kesempatan kali ini.
Bantuan secara resmi diserahkan langsung oleh Kepala Pegadaian Cabang Sape Bima dan diterima oleh Ketua Panitia Pembangunan Masjid bersama Kepala Desa Buncu sebesar Rp20.000.000 (dua puluh juta rupiah). Bantuan tersebut nantinya akan disalurkan dalam bentuk bahan material bangunan dari toko bangunan yang ada di Desa Buncu.
Saat penyerahan bantuan tersebut, hadir pula pengurus masjid, jamaah, serta masyarakat Desa Buncu yang menyaksikan langsung.
Kepala Desa Buncu bersama Ketua Panitia Pembangunan Masjid Nurul Iman menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga besar PT Pegadaian Cabang Sape Bima yang telah menjembatani proposal yang diajukan. “Alhamdulillah, tahun ini dapat terealisasi. Semoga bantuan ini bermanfaat dan pembangunan masjid bisa kita lanjutkan kembali,” ujarnya.
Panitia masjid juga menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas perhatian yang diberikan oleh Pegadaian. “Bagi kami, bantuan ini adalah bentuk kepedulian yang luar biasa. Kami dan jamaah sangat berterima kasih kepada keluarga besar Pegadaian Sape,” ucap Ketua Panitia.
Sambutan Kepala Pegadaian Cabang Sape
Pada kesempatan yang sama, Kepala PT Pegadaian Cabang Sape, Nurahman, menyampaikan bahwa dukungan ini merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan dalam mendukung kegiatan sosial dan keagamaan.
“Kami berharap bantuan ini dapat mempercepat proses renovasi masjid sehingga jamaah bisa beribadah dengan lebih nyaman,” ujarnya.
Nurahman juga menambahkan, “Bagi Pegadaian, rumah ibadah bukan hanya tempat ritual, melainkan pusat kebersamaan, pendidikan, serta pembinaan masyarakat.”
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Pegadaian akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program TJSL, yang fokusnya tidak hanya pada pemberdayaan ekonomi, tetapi juga pembangunan fasilitas umum, pendidikan, lingkungan, dan rumah ibadah. “Keberadaan Pegadaian diharapkan dapat membawa manfaat nyata dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat luas,” tambahnya.
Di penghujung sambutan, Kepala Pegadaian Cabang Sape menyampaikan informasi mengenai program “Gadai Peduli”. Dalam program ini, terhitung mulai 01 Oktober hingga 30 November 2025, Pegadaian Cabang Sape menawarkan pinjaman tanpa bunga dengan maksimal pinjaman Rp2.500.000. Syaratnya cukup menggunakan KTP bagi yang belum pernah menggadai dan belum pernah menjadi nasabah hingga tahun 2024. “Oleh sebab itu, ini adalah kesempatan emas bagi masyarakat, terutama ibu-ibu yang memiliki usaha, karena pinjaman ini tanpa bunga selama dua bulan,” tuturnya.
Usai acara penyerahan bantuan secara simbolis dan sesi foto bersama, pihak Pegadaian bersama pengurus masjid menuju sebuah toko bangunan untuk membuat nota belanja sesuai dengan jumlah nominal bantuan tersebut.
(KS SYAM)

COMMENTS