PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387

Slider[Style1]

advertisement

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5



PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387
advertisement

BAGIKAN:

Pembangunan di Bidang Kesehatan terus berkembang, selama Drs.H.Azhari menjadi Kepala Dinas (Kadis). Hampir semua Puskesmas dan Pos Kesehatan dibangun baru, termasuk pembangunan tambahan berbagai ruang penting di Puskesmas Asakota Kota Bima, terus dibangun oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bima dalam beberapa tahun terakhir ini. Saat ini, terdapat beberapa ruangan tengah dibangun oleh kontraktor dengan anggaran Ratusan Juta hingga Milyaran Rupiah, baik bersumber dari APBN maupun APBD Kota Bima.

Kota Bima, KS.- Seiring dengan kemajuan pembangunan di Kota Bima, membuat Azhari terus menorehkan buah pikiran dalam rangka membangun Kota Bima ini, agar terus berkembang, dan bisa menjadi contoh bagi Daerah Kabupaten dan Kota lain di NTB. Dimana, berbagai bidang pembangunan di segala bidang terus berjalan, terutama soal dunia kesehatan yang sekarang mengalami kemajuan yang signifikan. Berkat keberhasilannya membawa bidang kesehatan ke arah yang lebih baik, Kadis Dikporapun dipercaya oleh Pemerintah Pusat untuk merubah Puskesmas Asakota Bima menjadi sebuah Rumah Sakit (RS) Tipye D.

“Insya Allah, Tahun depan puskesmas Asakota menjadi Rumah Sakit (RS) Tipye D. Perubahan status itu berdasarkan penilaian dari Kementrian Kesehatan, yang menilai bahwa puskesmas Asakota layak untuk menjadi sebuah RS,”kata Azhari kemarin pada wartawan Koran Stabilitas.

Azhari menambahkan, selain merubah status puskesmas menjadi RS, pemerintah pusat juga memberikan suntikan dana untuk membangun sejumlah ruang rawat inap ke depannya. Dananya sekitar Rp.20Milyar, namun belum bisa dipastikan, kapan dana itu cair. Yang jelas kata Azhari, pihak pusat berjanji akan membangun RS Tipye itu jauh lebih baik dari RS lainnya, tentu dengan melihat perkembangan yang ada, selama perubahan status itu.”Pada prinsipnya, RS Tipye D itu nanti akan jauh lebih maju dari RS lainnya,”tuturnya yakin.

Lanjut Azhari, dengan adanya RS sendiri milik pemerintah Kota, tentu tidak diharapkan lagi adanya penyerahan aset berupa RSUD Bima ke pemkot. Pasalnya, telah lama aset itu diminta oleh Pemkot ke Pemkab Bima, namun tidak juga diberikan ke pemkot. Itulah yang menjadi dasar pertimbangan utama bagi pemkot, agar membangun RS sendiri, tanpa harus menunggu aset diserahkan oleh pemkab.”Kita bisa bangun sendiri rumah sakit. Kita lihat saja nantinya, bagaimana kondisi fisik rumah sakit kami, baik saat ini, lebih-lebih ke depannya,”jelasnya.

Pemerintah Kota kata Azhari, tahun 2016 tengah membangun Gudang Farmasi kesehatan di sekitar Wilayah Lingkungan Lewijambu dengan anggaran Rp.5Milyar lebih. Gudang itu dibangun, sebagai tempat penyimpanan seluruh obat-obatan yang dibutuhkan oleh puskesmas, pustu dan RS Tipye D milik Pemkot nantinya.”Sekarang lagi berjalan proyeknya. Bulan Nopember proyek gedung farmasi itu akan selesai dikerjakan oleh pihak kontraktor,”tandasnya.(KS-Raf)

advertisement


BAGIKAN:
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Komentar Facebook

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *