PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387

Slider[Style1]

advertisement

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5



PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387
advertisement

BAGIKAN:

Dugaan penyalahgunaan Alokasi Dana Desa (ADD) Rp.500 Juta oleh SB, Kepala Desa (Kades) Labuan Kananga Kecamatan Tambora, memperoleh perhatian. Bukan saja dari BPMDes tapi juga Wakil Bupati (Wabup) Bima, Drs.H.Dahlan,M.Noer.

Wakil Bupati (Wabup) Bima, Drs.H.Dahlan,M.Noer

BIMA, KS.- H.Dahlan mengatakan, kasus yang terindikasi merugikan Keuangan Negara Ratusan juta tersebut bakal diproses hukum. "Kasus itu bisa jadi dilimpahkan ke penegak hukum," kata H.Dahlan kepada Wartawan Selasa (3/7) di Halaman Kantor Bupati Bima.

Pelimpahan hasil temuan dalam kaitan itu lanjutnya, menyusul kesepakatan bersama antara Pemerintah Daerah (Pemda) dengan Institusi Penegak Hukum.Baik pihak Kepolisian maupun Kejaksaan Negeri (Kejari) Raba Bima.

"Sesuai hasil kesepakatan, kalau dugaan penyalahgunaannya diatas Rp.100 juta. Maka, dilimpahkan ke penegak hukum, dibawah dari itu hanya dikenakan sanksi. Salah satunya, ya berupa pengembalian ke kas Negara," ujarnya.

Namun, hal itu berlaku sejak awal Tahun 2018. Meski demikian imbuhnya, bukan berarti kasus yang melibatkan oknum kades tersebut tidak diusut atau diproses hukum.

"Tetap dilakukan pemeriksaan dan hasilnya akan dilimpahkan ke penegak hukum. Tapi sebelumnya, saya akan koordinasi dengan Inspektorat.Terutama, dengan Polisi juga Jaksa. Karena, dugaan itu terjadi Tahun 2017," terangnya. (KS-Anhar)

advertisement


BAGIKAN:
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Komentar Facebook

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *