PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387

Slider[Style1]

advertisement

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5



PASANG IKLAN
600x90
Hub. 0853-3873-1387
advertisement

BAGIKAN:

Sampah menjadi momok menakutkan terhadap kebersihan dan keindahan sebuah daerah, termasuk yang dirasakan Kota Bima. Daerah dengan penduduk tidak kurang dari 200 ribu jiwa ini, sudah bisa dibayangkan berrapa tumpukan sampah yang dihasilkan saban harinya. Berbagai programpun sudah dicoba, tetapi tidak juga membuat sampah dapat terurai dengan baik. Melalui Kadis baru, Dinas Lingkungan Hidup, menerjemahkan kerja, kerja dan kerja perangi sampah. Nyaris seluruh jantung kota disisir. Berikut catatannya.


Kota Bima,KS- Potret menarik selama dua pekan terkahir ini ditunjukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima. Dinas yang satu diantara fungsinya memenegemen sampah di wilayah Kota Bima itu, mulai menunjukan jati dirinya sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki pasukan kuning yang setiap saat dengan setia membersihkan setiap jengkal tanah yang terlihat kotor dan bau disepanjang jantung Kota Bima.

Lewat dedikasi dan kerja tanpa banyak teori yang diperlihatkan Kadis DLH, Drs H Alwi Yasin MAP yang baru dilantik beberapa waktu lalu, sebagai pemangku kewenangan untuk menangani lingkungan utamanya sampah di Kota Bima, langsung menggebrak dengan berbagai kerja nyata.

Pantauan media ini, nyaris di seluruh sudut dan jantung Kota Bima dan sejumlah lokasi strategis yang tentu tidak luput dari pandnagan banyak mata, tumpukan sampah yang ada digerus dan dibersihkan tanpa kompromi.

Bermodalkan satu alat berat yakni mini wheel loader dan sejumlah armada truk sampah serta puluhan tenaga kebersihan yang ada, Alwi dibantu Kabid Pengelolaan Persampahan dan Limbah B3, turun langsung dan berbaur dengan seluruh rekan kerja di DLH, mengeruk, membersihan dan mengangkat sampah yang menumpuk di ruas jalan dan sudut-sdut kota yang strategis.

Lokasi yang disisir sejak pekan kemarin, yakni di sepanjang jalan Gajah Mada, jalan depan Masjid Agung Al-Muwahidin, seputaran Lapangan Pahlawan Raba. Lalu Senin kemarin, menggerus sampah ddan tanah yang menumpuk disepanjang ruas jalan mulai dari batas Kota hingga Lawata dan Amahami. Hari inipun meski jelang hari Raya Idul Fitri besok, DLH terus bekerja dan bekerja. Lokasi yang disisir yakni di Pasar Amahami, Lapangan Serasuba bekas Pasar Ramadhan.

Terobosan apa yang dimaksudkan DLH ?, Kadis Alwi Yasin, hanya mengungkap niat dan tujuan menjadikan Kota Bima bersih dari sampah atau minimal sampah yang diproukdi baik rumahan maupun ditempat umum, dapat dikurangi potret penumpukannya.
“Tidak banyak program yang ingin diwujukan selama menjadi Kadis. Saya hanya berniat ikhlas sesuai jabatan yang dipercayakan pada saya, Kota Bima lebih bersih. Karena program mataroa satu interprestasinya, besih dari sampah,”ujarnya merendah.

Kota bersih kata mantan Asisten III ini, dapat diwujudkan jika masyarakat dan pemerintah serta seluruh elemen sadar dan memiliki tanggungjawab yang sama dalam membersihkan lingkungan masing-masing. Oleh karenanya kedepan, akan dibiasakan setiap Selasa dan Jum’at, seluruh OPD dan sekolah serta masyarakat wajib memberisihkan lingkungan sekitar maisng-masing.
“Jika ini dilakukan maka yakinlah sampah akan terurai dan dapat diminimalisir agar tidak sembarangan terbuang bukan pada tempatnya,”jelas Alwi.

Nah, untuk mengurai sampah yang ada, pihaknya dalam APBD Perubahan, akan memasukan mata anggaran pengadaan alat berat dan lainya, agar usaha membersihkan dan mengangkut sampah dapat lebih maksimal.
“kita juga bekerja sama dengan Dinas PUPR kaitan dengan pengangkutan sampah. Karena yang memiliki alat dan armada untuk membantu pemberisihan sampah adalah dinas tersebut,”terangnya.

Kedepan pula, tambahnya, disetiap Kecamatan akan disiapkan Tempat Pembuangan Sementara (TPS). Hal itu dimaksudkan, agar mobiliasai pengangkutan sampah tidak langsung bermuara di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Armada roda tiga yang ada di masing-masing kelurahan, katanya, diharapkan akan mampu mengangkut sampah bukan hanya sekali, lebih dari tiga kali. Karena lokasi pembuangannya denkat dan terjangkau.(KS-Aris)



advertisement


BAGIKAN:
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Komentar Facebook

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *