Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bima, mnegaku hasil rekaputalasi suara Pemilihan Presiden (Pilpres) Indonesia periode 2014-2019 di tingkat PPS dan PPK sudah aman.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bima, mnegaku hasil rekaputalasi suara Pemilihan Presiden (Pilpres) Indonesia periode 2014-2019 di tingkat PPS dan PPK sudah aman. Karena diyakini aman, Kantor penyelenggara Pemilihan Presiden tersebut memusnakan sebanyak 112 surat suara.
Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kota Bima Tamrin saat ditemui wartawan di Kantornya Senin (14/7) pagi mengungkapkan, jika pada pagi tadi (Senin, red) KPU Kota Bima telah memusnahkan sebanyak`112 surat suara sisa Pilpres 9 Juli lalu. Pemusnahan yang dilakukan di halaman Kantor setempat, disaksikan Polisi, Panwas dan tim pasangan calon nomor 1 dan 2.”Sisa surat suara sudah kami musnakan semuanya,”katanya.
Diakuinya, jumlah surat suara yang dimusnahkan dalam kondisi baik sebanyak 104 dan yang rusak sebanyak delapan lembar.”Total surat suara yang dimusnahkan sebanyak 112 lembar. Selain itu juga, dimusnahkan formulir model C sebanyak 104 dan C1 plano sebanyak 104. Pemusnahan ini, untuk menghindari disalahgunakannya atau dimanfaatkan untuk hal hal yang tidak baik,”cetusnya.
Secara umum lanjutnya, proses rekapitulasi perolehan suara di tingkat PPS dan PPK tidak menuai kendala. Artinya, semua tahapannya sudah berjalan lancar bahkan pihaknya sudah menerima hasil rekapitulasi ditingkat PPK.”Semuanya berjalan dengan aman tanpa ada halangan,”ujarnya.
Ia juga menyebutkan, pelaksanaan rekapitulasi berjalan sesuai jadwal. Di tingkat PPS, rekapitulasi dijadwalkal tanggal 10 Juli - 12 Juli. Namun, rata-rata PPS mampu menyelesaikannya hanya sehari atau tanggal 10 Juli.”Hanya dua Kelurahan saja yang rekap hingga tanggal 11 Juli,”sebutnya.
Ditingkat PPK- pun demikian, diakuinya saat tiba di Kecamatan jadwal yang ditetapkan tanggal 13 Juli hingga 15 Juli. Oleh PPK, hanya menyelesaikannya pada tanggal 13 Juli.”Hasil rekap di tingkat Kecamatan sudah tiba di KPU kemarin (Ahad, 13/7 red) sekitar pukul 14.00 Wita,”ujarnya.
Sementara itu, untuk jadwal rekapitulasi di tingkat KPU telah dijadwalkan tanggal 16 Juli hingga 17 Juli. Ia juga mengaku, semua tahapan tidak ada hambatan pada saat perhitungan surat suara. Namun dari TPS yang kirim data ke KPU, ditemukan kekeliruan pengisian penggunaan hak pilih dan penjumlahan.”Tapi hanya dibeberapa kelurahan saja, tidak semua dan ini akan kita upayakan rampung tanggal 16 Juli,”tandasnya.( KS-05)
Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kota Bima Tamrin saat ditemui wartawan di Kantornya Senin (14/7) pagi mengungkapkan, jika pada pagi tadi (Senin, red) KPU Kota Bima telah memusnahkan sebanyak`112 surat suara sisa Pilpres 9 Juli lalu. Pemusnahan yang dilakukan di halaman Kantor setempat, disaksikan Polisi, Panwas dan tim pasangan calon nomor 1 dan 2.”Sisa surat suara sudah kami musnakan semuanya,”katanya.
Diakuinya, jumlah surat suara yang dimusnahkan dalam kondisi baik sebanyak 104 dan yang rusak sebanyak delapan lembar.”Total surat suara yang dimusnahkan sebanyak 112 lembar. Selain itu juga, dimusnahkan formulir model C sebanyak 104 dan C1 plano sebanyak 104. Pemusnahan ini, untuk menghindari disalahgunakannya atau dimanfaatkan untuk hal hal yang tidak baik,”cetusnya.
Secara umum lanjutnya, proses rekapitulasi perolehan suara di tingkat PPS dan PPK tidak menuai kendala. Artinya, semua tahapannya sudah berjalan lancar bahkan pihaknya sudah menerima hasil rekapitulasi ditingkat PPK.”Semuanya berjalan dengan aman tanpa ada halangan,”ujarnya.
Ia juga menyebutkan, pelaksanaan rekapitulasi berjalan sesuai jadwal. Di tingkat PPS, rekapitulasi dijadwalkal tanggal 10 Juli - 12 Juli. Namun, rata-rata PPS mampu menyelesaikannya hanya sehari atau tanggal 10 Juli.”Hanya dua Kelurahan saja yang rekap hingga tanggal 11 Juli,”sebutnya.
Ditingkat PPK- pun demikian, diakuinya saat tiba di Kecamatan jadwal yang ditetapkan tanggal 13 Juli hingga 15 Juli. Oleh PPK, hanya menyelesaikannya pada tanggal 13 Juli.”Hasil rekap di tingkat Kecamatan sudah tiba di KPU kemarin (Ahad, 13/7 red) sekitar pukul 14.00 Wita,”ujarnya.
Sementara itu, untuk jadwal rekapitulasi di tingkat KPU telah dijadwalkan tanggal 16 Juli hingga 17 Juli. Ia juga mengaku, semua tahapan tidak ada hambatan pada saat perhitungan surat suara. Namun dari TPS yang kirim data ke KPU, ditemukan kekeliruan pengisian penggunaan hak pilih dan penjumlahan.”Tapi hanya dibeberapa kelurahan saja, tidak semua dan ini akan kita upayakan rampung tanggal 16 Juli,”tandasnya.( KS-05)
COMMENTS