$type=carousel$sn=0$cols=4$va=0$count=5$show=home

Sederet Kasus Penembakan Polisi “Gagal Diungkap”

Dalam beberapa Tahun terakhir ini, tercatat sudah ada tiga kasus dugaan penembakan yang menimpa Perwira Polisi.

Oleh : Anhar Donggo

Dalam beberapa Tahun terakhir ini, tercatat sudah ada tiga kasus dugaan penembakan yang menimpa Perwira Polisi. Dua orang Perwira Polisi tewas mengenaskan, sementara satu orang berhasil selamat dari jeratan maut. Kasus yang menimpa anggota Polisi tak hanya terjadi di Tahun 2014 ini, melainkan juga di tahun-tahun sebelumnya. Tapi bukan ditembak, melainkan diduga dibunuh. Artinya, dalam kurun waktu beberapa tahun ini, sudah lima tindak krimininalitas menimpa anggota Kepolisian yang bertugas di Bima. 

Tiga orang anggota Polisi Polres Bima Kota dan dua dari Polres Bima Kabupaten. Sayangnya, sederet dugaan penembakan dan pembunuhan terhadap aparat penegak hukum itu, hanya satu kasus yang berhasil diungkap. Yakni, dugaan pembunuhan terhadap Rachmat, anggota Polsek Bolo oleh oknum santri Ponpes Umar Bin Khatab (UBK) Sanolo Sila. Korban dibunuh saat piket malam di Polsek tersebut. Sedangkan, empat kasus “gagal” diungkap. Jadi, tidak berlebihan apabila penegakan supremasi hukum pada Institusi Kepolisian dianggap tidak berpihak pada anggotanya. Salah satu bukti “kegagalan” Institusi itu adalah ketika tidak berhasil dalam mengungkap dugaan pembunuhan sadis yang menimpa anggota Polsek Rasana,e Barat, Hendra depan Café Gogo Kelurahan Tanjung Kota Bima. Padahal, insiden itu sudah berlangsung lama.

Dua orang Perwira Polisi yang tewas mengenaskan akibat diduga terkena peluru Senjata Api (Senpi) yakni, Bripka,M.Yamin Kanit Intelkam Polres Bima Kabupaten dan Kapolsek Ambalawi, Iptu A.Salam. Sedangkan, satu orang yang berhasil diselamatkan nyawanya yakni Iptu Hanafi Kaur Sat Narkoba Polres Bima Kota. Ketiga Perwira Polisi itu, ditembak di TKP yang berbeda-beda. Iptu Hanafi ditembak di Doro Belo saat sedang pulang menuju rumahnya di Desa Samili Kecamatan Woha Kabupaten Bima. Selang beberapa bulan, penembakan terhadap anggota Perwira Polisi kembali terjadi. Eksekusi terhadap Bripka M.Yamin tergolong sadis,kejam dan profesional. Sebab, korban yang pernah menjadi Pembina di SPN Jayapura itu diduga tewas ditembak hingga empat kali tembakan.

Belum sukses mengungkap pelaku dugaan penembakan terhadap dua perwira Polisi tersebut. Lembaga Kepolisian Republik Indonesia tiba-tiba dihadapkan dengan insiden tragis atas tewasnya mantan Kaur Reskrim Polres Bima Kota, Iptu A.Salam Sabtu lalu di Ncai Kapenta Kecamatan Ambalawi. Beragam spekulasi seputar penyebab dibalik tewasnya Kapolsek tersebut,pun mencuat ke permukaan. Ada yang menduga, korban meninggal karena kecelakaan. Bahkan, ada pula yang menduga korban tewas ditembak pelaku misterius. Dugaan semakin menguat, ketika hasil otopsi tim medis dan ahli forensic Polda NTB ditemukan serpihan logam pada bagian dalam kepala korban.

Entah apa modus dan tujuan para pelaku menembak ketiga perwira Polisi itu, hingga kini masih menjadi teka-teki yang belum ditemukan jawabanya. Desakan, agar Polisi segera mengungkap sekaligus menangkap pelaku penembakan terhadap anggota Polisi tersebut gencar dilakukan. Aksi protes disertai blockade jalan oleh warga Kecamatan Bolo sebagai bentuk desakan terhadap pihak Polisi-pun tak terhindarkan.

Akibatnya, arus Lalu Lintas (Lalin) yang melewati jalur Provinsi dan Negara tersebut macet total. Beruntung, aksi yang disertai bakar ban bekas berhasil diredam. Massa aksi dan keluarga korban penembakan membubarkan diri dengan tertib.

Reaksi warga atas dugaan penembakan Iptu Hanafi, tak sekeras reaksi atas meninggalnya Bripka, M.Yamin. Entah karena terus mendapat desakan, pengungkapan kasus dugaan penembakan terhadap Iptu Hanafi membuahkan hasil. Beberapa orang terduga penembakan asal Tente Kecamatan Woha berhasil diciduk Polisi. Namun, pengungkapan dan penangkapan terhadap lebih dari satu orang terduga penembakan terkesan “dramatis”. Karena, pihak keluarga secara tegas membantah keterlibatan terduga dalam kasus penembakan Iptu Hanafi. Entah bagaiamana proses hukum lanjutan terhadap terduga yang sukses ditangkap Polisi tersebut, belum diketahui secara jelas.

Desakan agar pengungkapan kasus dugaan penembakan terhadap anggota Polisi, juga datang dari keluarga besar Almarhum Briptu A.Salam. Meski kematian Kapolsek yang dicintai masyarakat Ambalawi itu bagian dari takdir. Tetapi, pihak Kepolisian tetap didesak untuk mengungkap pelaku penembakan tersebut. Hingga, berhasil ditangkap dan diproses sesuai aturan hukum yang berlaku. Semoga saja kasus dugaan penembakan dan pembunuhan yang jadi atensi khusus INstitusi Kepolisian itu dapat segera terungkap. Agar anggota Polisi termasuk masyarakat biasa tidak selalu dihantui perasaan takut akibat insiden tersebut. (***)

COMMENTS

BLOGGER




Nama

Featured,1623,Hukum Kriminal,2143,Kesehatan,387,Korupsi,752,Olahraga,236,Opini,134,Pemerintahan,1561,Pendidikan,832,Politik,1273,Sosial Ekonomi,2602,
ltr
item
Koran Stabilitas: Sederet Kasus Penembakan Polisi “Gagal Diungkap”
Sederet Kasus Penembakan Polisi “Gagal Diungkap”
Dalam beberapa Tahun terakhir ini, tercatat sudah ada tiga kasus dugaan penembakan yang menimpa Perwira Polisi.
Koran Stabilitas
https://www.koranstabilitas.com/2014/08/sederet-kasus-penembakan-polisi-gagal.html
https://www.koranstabilitas.com/
https://www.koranstabilitas.com/
https://www.koranstabilitas.com/2014/08/sederet-kasus-penembakan-polisi-gagal.html
true
8582696224840651461
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy