$type=carousel$sn=0$cols=4$va=0$count=5$show=home


Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Bima Ricuh

Sidang Paripurna penyampaian laporan Panitia Khusus (Pansus) terhadap penyusunan rancangan peraturan DPRD Kabupaten Bima

Sidang Paripurna penyampaian laporan Panitia Khusus (Pansus) terhadap penyusunan rancangan peraturan DPRD Kabupaten Bima, tentang Tata Tertib, Kode Etik dan Tata Beracara Badan Kehormatan (BK), berlangsung ricuh. Beberapa Anggota DPRD bahkan nyaris saling adu jotos.

Suasana rapatpun berjalan panas, hingga dilakukan skor berkali-kali, bahkan skor berhari-hari. Akibatnya, tidak ada yang diputuskan dalam rapat paripurna tersebut, melainkan ditunda terus hingga hari Sabtu (1/11) mendatang.

Pantauan langsung Koran Stabilitas, Rapat paripurna yang digelar, Rabu (29/10) itu, mengagendakan laporan hasil Pansus dan pengambilan keputusan atas laporan tersebut. Namun pada saat rapat berlangsung, setelah penyampaian laporan hasil pansus, tidak ada yang diputuskan, apakah laporan tersebut disetujui atau tidak.

Mestinya di hari itu, ada keputusan terkait laporan tersebut, namun karena ada perbedaan pendapat dan kepentingan di masing-masing fraksi, tidak ada hasil yang diputuskan. Skor dilakukan dua kali untuk melakukan musyafarah dan mufakat di tingkat pimpinan fraksi, namun tidak ada kesepakatan. Dan akhirnya rapat diskor selama satu hari (dilanjutkan hari Selasa.red).

Dalam laporan Pansus tentang tatib DPRD dalam hal mendistribusikan anggota fraksi kedalam dua alat kelengakapan DPRD yakni Banggar dan Banmus, disampaikan bahwa setiap anggota fraksi yang diutus menjadi anggota Banggar masing-masing dua orang, begitu juga dengan anggota Banmus. Namun, fraksi PAN menolak, karena berdasarkan hasil pansus ada dua opsi yang ditawarkan. Opsi pertama adalah masing masing fraksi mengutus 2 orang, dan opsi kedua adalah Fraksi PAN mengutus 3 orang, Fraksi Golkar 3 orang, Fraksi Pejuang Restorasi 3 orang, Fraksi Demokrat 2 orang, Fraksi Bangkit Bersinar 2 orang, Fraksi Gerindra 1 orang, Fraksi PKS 1 orang, Fraksi PPP 1 orang, dan Fraksi Hanura 1 orang.

“Harusnya dalam laporan pansus itu harus mencantumkan dua opsi itu, agar diputuskan dalam rapat paripurna ini, kenapa hanya menyantumkan satu opsi,” tandas Fahrirrahman, ST Duta PAN.

Pada opsi kedua, Fraksi PAN dan Golkar terkesan diuntungkan, karena selain mengutus 3 orang anggota fraksi, mereka juga memiliki masing-masing 1 pimpinan yang secara otomatis masuk dalam Banggar dan Banmus, sehingga total berjumlah 4 orang, sementara fraksi lain hanya 1 orang.

Ketua Pansus, Sulaiman MT, SH pada kesempatan itu menjelaskan bahwa, pada saat pansus, 8 dari 9 fraksi, hanya PAN yang menolak opsi pertama dan menawarkan opsi kedua. Dan PAN menawarkan masalah itu, untuk diputuskan di Paripurna. “Nah, masalahnya sudah kita laporkan di paripurna, tinggal disepakati atau tidak. Di Paripurna ini untuk mengambil keputusan, bukan lagi membahas masalah yang sudah dibahas di pansus,” terangnya.

Ilham Yusuf, juga keberatan jika paripurna tersebut tidak ada keputusannya, sebab pimpinan sementara sudah memberikan mandat lewat SK kepada 18 orang anggota Pansus untuk membahas tiga item itu. “Kita sudah membentuk pansus, dan sudah menghabiskan anggaran Negara untuk mengkonsultasikan hal tersebut ke Jakarta. Jadi kalau tidak diputuskan, maka perlu dibentuk Pansus baru,” katanya.

Karena tidak ada yang diputuskan terkait hasil laporan tersebut, banyak anggota DPRD yang keberatan. Sebab, agenda rapat hari itu harus ada keputusan. “Kalau sudah diskor dua kali, itu harus ada keputusan, apakah diterima atau tidak. Tidak boleh diskor dalam waktu satu hari begini. Kalau pimpinan tidak bisa memutuskan, langsung di foting, karena agendanya hari ini adalah keputusan, tidak boleh ditunda-tunda,” ujar Masdin.

Rapat kemudian dilanjutkan hari Kamis (30/10). Namun rapat tersebut, juga tidak menghasilkan kesepahaman, justeru semakin panas. Bagaimana tidak, pada saat rapat diskor, masing-masing pimpinan fraksi dimediasi untuk musyawarah di ruang pimpinan sementara. Namun pada saat pertemuan, pimpinan Fraksi PAN, M.Natsir dan Fraksi Gerindra H.Syamsuddin nyaris adu jotos. Untung saja ada tiga anggota DPRD lain yang melerai keduanya, hingga tidak terjadi baku pukul. “Tadi nyaris adu jotos di ruang pimpinan sementara, untuk cepat dilerai, jika tidak, pasti terjadi adu jotos,” aku H.Mustahid yang juga sempat melerai keduanya.

Setelah skor pertama, rapat paripurna pengambilan keputusan tersebut dilanjutkan, namun tetap saja tidak ada titik temunya. Akhirnya rapat kembali diskor hingga hari Sabtu besok. Rapat tersebut bisa saja terus ditunda, jika masing-masing fraksi mempertahankan kepentingannya, dan tidak melakukan foting. (KS-02)

COMMENTS

BLOGGER




Nama

Featured,1619,Hukum Kriminal,2143,Kesehatan,387,Korupsi,751,Olahraga,236,Opini,134,Pemerintahan,1560,Pendidikan,832,Politik,1270,Sosial Ekonomi,2601,
ltr
item
Koran Stabilitas: Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Bima Ricuh
Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Bima Ricuh
Sidang Paripurna penyampaian laporan Panitia Khusus (Pansus) terhadap penyusunan rancangan peraturan DPRD Kabupaten Bima
Koran Stabilitas
https://www.koranstabilitas.com/2014/11/sidang-paripurna-dprd-kabupaten-bima.html
https://www.koranstabilitas.com/
https://www.koranstabilitas.com/
https://www.koranstabilitas.com/2014/11/sidang-paripurna-dprd-kabupaten-bima.html
true
8582696224840651461
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy