$type=carousel$sn=0$cols=4$va=0$count=5$show=home

Pupuk Mahal Karena Kurang Pengawasan

Keluhan Pupuk oleh para petani di Kabupaten Bima, bukan saja pada kalangkaan pupuk, tetapi keluhan juga pada harga pupuk yang melonjak hingga Rp.185.000 ribu

Keluhan Pupuk oleh para petani di Kabupaten Bima, bukan saja pada kalangkaan pupuk, tetapi keluhan juga pada harga pupuk yang melonjak hingga Rp.185.000 ribu dari Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp.86.000. Pupuk di Kabupaten Bima selalu saja dikeluhkan setiap tahunnya, terlebih pada harganya yang setiap tahun melebihi HET.

Setiap tahunnya masyarakat Kabupaten Bima dihadapkan dengan masalah, terutama pada musim tanam. Para petani harus berebutan pupuk meski dengan harga yang sangat malah. Atas dasar itu, Anggota DPRD Kabupaten Bima, pada agenda Monitoring dan Evaluasi (Monev) beberapa hari kemarin, mengunjungi beberapa Kecamatan untuk mengetahui masalah kebutuhan para petani yang setiap tahunnya dikeluhkan tersebut.

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bima, M. Haryadin menjelaskan, dari hasil Monev yang mereka lakukan, tidak ada masalah dengan ketersediaan pupuk, karena stok pupuk di gudang sudah cukup untuk kebutuhan petani di Kota dan Kabupaten Bima, dan semuanya siap disalurkan ke petani. “Kalau Stok Pupuk tidak ada masalah, karena semuanya Ready, hanya harga yang kita lihat dilapangan sangat jauh dari HET. Seperti di Kecamatan Woha, harga pupuk melonjak hingga Rp.185.000/zak dari HET Rp.86.000 ,” sebutnya.

Diakuinya, dari hasil Monev tersebut, dapat disimpulkan, bahwa adanya kelangkaan pupuk dan kenaikan harga pupuk, bukan karena kekurangan stok pupuk, tetapi pada pendistribusian dan pengawasannya. “Kendalanya ini, pada pendistribusian dan pengawasan. Karena pengawasan kurang, makanya ada banyak pengecer nakal yang menaikan harga, dan menjual pupuk bukan pada sasarannya (petani). Sehingga banyak pedagang pupuk subsidi yang menjual dengan harga yang mahal,” ujarnya.

Dirinya meminta, kepada pihak terkait untuk menertibkan penjual pupuk yang tidak berijin, dan menindak para pengcer maupun distributor yang nakal. “Tidak mungkin, penjual pupuk subsidi yang tak berijin itu, bisa dapat pupuk untuk dijual dengan harga mahal, kalau bukan dari distributor dan pengecer yang nakal. Saya minta diawasi dan cabut ijinnya,” tegasnya. (KS-02)

COMMENTS

BLOGGER




Nama

Featured,1623,Hukum Kriminal,2143,Kesehatan,387,Korupsi,752,Olahraga,236,Opini,134,Pemerintahan,1561,Pendidikan,832,Politik,1273,Sosial Ekonomi,2602,
ltr
item
Koran Stabilitas: Pupuk Mahal Karena Kurang Pengawasan
Pupuk Mahal Karena Kurang Pengawasan
Keluhan Pupuk oleh para petani di Kabupaten Bima, bukan saja pada kalangkaan pupuk, tetapi keluhan juga pada harga pupuk yang melonjak hingga Rp.185.000 ribu
Koran Stabilitas
https://www.koranstabilitas.com/2015/01/pupuk-mahal-karena-kurang-pengawasan.html
https://www.koranstabilitas.com/
https://www.koranstabilitas.com/
https://www.koranstabilitas.com/2015/01/pupuk-mahal-karena-kurang-pengawasan.html
true
8582696224840651461
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy