$type=carousel$sn=0$cols=4$va=0$count=5$show=home


Skandal Asmara Opas SDN 66 Terbongkar

Skandal asmara yang mengguncang rumah tangga memang tak mengenal latar belakang orang. Seperti dilakukan Arbah (40), penjaga sekolah (opas, red) SDN 66 Kota Bima

Skandal asmara yang mengguncang rumah tangga memang tak mengenal latar belakang orang. Seperti dilakukan Arbah (40), penjaga sekolah (opas, red) SDN 66 Kota Bima Dusun Kuta Kelurahan Nungga Kecamatan Rasanae Timur. Oknum diduga nekat membawa kabur, Jaenab istri Yunus (40) warga setempat sejak Bulan Mei 2014 lalu. 

Parahnya, kedua oknum masih terikat hubungan suami istri sah dengan pasangannya masing-masing. Lantaran terpikat dengan Arbah, Jaenab rela meninggalkan keempat anaknya dan seorang cucunya. Kedua oknum malah tanpa rasa malu diketahui tinggal serumah di sebuah kos-kosan di Kelurahan Tanjung. Akibat ulahnya, Arbah yang sudah masuk CPNSD Kategori Dua (K-II) tersebut terancam dipecat dari pekerjaannya.

Mencuatnya dugaan perselingkuhan keduanya, berawal saat Yunus berangkat mencari nafkah sebagai buruh Kelapa Sawit di Negara Malaysia. Rupanya keberangkatan sang suami sekitar 1,2 tahun itu dimanfaatkan oleh istrinya dengan memasukan pria idaman lain (PIL) dalam rumahnya sendiri. Padahal Yunus setiap bulan mengirim gajinya untuk menafkahi sang istri dan anak-anaknya.

Namun gaji yang didapatkannya Rp.2,1 Juta per bulan dimanfaatkan oknum istrinya untuk memadu kasih dengan pria lain. Yunus mengetahui kabar istrinya selingkuh setelah mendapatkan laporan dari keluarganya sendiri via telepon seluler. Saat mendengar kabar itu, Yunus tak bisa menahan rasa sedih dan kebencian terhadap sang istri. Namun apa daya, semua telah terjadi dan tak mampu dirubah kembali.

Kepada wartawan Yunus menceritakan, setelah pulang dari Malaysia akhir Desember 2014 lalu langsung melaporkan hal tersebut pada pihak sekolah. Senin (9/2) bersama keluarga dan warga Dusun Kuta langsung mendatangi Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Bima untuk meminta agar Arbah dimutasi dari sekolah tersebut. “Selingkuhan istri saya bukan orang lain, tetapi sepupuh sekali dirinya. Kehadiran saya di Dinas Dikpora tidak lain meminta agar Arbah dimutasikan ke sekolah lain. Takutnya ada amukan massa dari warga setempat, karena kesal dengan sikap amoral Arbah,” ujarnya.

Kehadiran warga Kuta juga merupakan buntuk kekecewaan terhadap pihak SDN 66 Kota Bima yang tidak menyelesaikan masalah tersebut secara internal sekolah. “Alhamdulilah Kadis Dikpora berjanji akan menyelesakan persoalan ini sesingkat-singkatnya. Pasalnya, Arbah di Kuta susah untuk diterima lagi karena mengambil istri orang lain dan berani kawin sirih tanpa menunggu proses perceraian Jaenab dengan Yunus. Lebih sadis lagi tanpa ada ijin dari Jubaedah selaku istri sah Arbah,” terang warga RT. 07 Kelurahan Nungga ini.

Menanggapi hal tersebut Kepala Dinas Dikpora Kota Bima, Drs. H. Alwi Yasin, M.Ap membenarkan Arbah yang juga ketua RT. 07 tersebut terbukti membawa lari istri Yunus. Bahkan sudah menikahinya secara sirih dan kini kedua oknum tinggal serumah di sebuah kos-kosan di Tanjung. “Sudah jelas perbuatan Arbah tidak dapat ditolerir dan SK dinasnya (Honorer) akan diputuskan oleh dinas ini (dipecat) dari pekerjaannya,” tegasnya.

Perbuatan Arbah menurut Kadis, sangat tidak terpuji dan tidak dapat ditolerir lagi. Karenanya berjanji akan segera menindaklanjuti persoalan itu agar ada efek jera bagi oknum. Alwi juga menyesalkan sikap Kepala SDN 66 Kota Bima, H. Sulaiman, S.Pd yang tidak berani menindak tegas Arbah. Padahal perbuatan Arbah merusak citra dunia pendidikan dan melanggar hukum. “Tidak ada kata ampun bagi Arbah dan dia tetap kita eksesusi untuk dikeluarkan dari pekerjaan dan bukan dimutasi kesekolah lain seperti pintah warga Kuta,” tambahnya.

Data yang dihimpun wartawan, Jubaedah (istri Arbah) juga sudah melaporkan ulah suaminya kepada Polsek Rasanae Timur. Begitupun Yunus sudah melaporkan perbuatan Arbah yang telah membawa kabur istrinya di Polres Bima Kota sejak akhir Januari lalu. Pasalnya, Yunus merasa dirugikan hingga Rp.20 juta dari gaji yang dikirimnya hingga Desember 2014 ke Bima. Sebab diduga dipakai bersama dengan selingkuhannya. (KS-04)

COMMENTS

BLOGGER




Nama

Featured,1619,Hukum Kriminal,2143,Kesehatan,387,Korupsi,751,Olahraga,236,Opini,134,Pemerintahan,1561,Pendidikan,832,Politik,1270,Sosial Ekonomi,2602,
ltr
item
Koran Stabilitas: Skandal Asmara Opas SDN 66 Terbongkar
Skandal Asmara Opas SDN 66 Terbongkar
Skandal asmara yang mengguncang rumah tangga memang tak mengenal latar belakang orang. Seperti dilakukan Arbah (40), penjaga sekolah (opas, red) SDN 66 Kota Bima
Koran Stabilitas
https://www.koranstabilitas.com/2015/02/skandal-asmara-opas-sdn-66-terbongkar.html
https://www.koranstabilitas.com/
https://www.koranstabilitas.com/
https://www.koranstabilitas.com/2015/02/skandal-asmara-opas-sdn-66-terbongkar.html
true
8582696224840651461
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy