$type=carousel$sn=0$cols=4$va=0$count=5$show=home

Berantas Kusta, Dikes NTB Adakan Monev

Untuk mengetahui lebih jauh tentang penyakit kusta di Bima, Senin (29/6) kemarin dilaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) penanganan Kusta tingkat Propinsi NTB.

Bima, KS.- Penyakit kusta merupakan penyakit menular yang memerlukan pengobatan lama dengan menggunakan panduan jenis obat sesuai rekomendasi WHO. Di Indonesia, penderita kusta pada umumnya adalah kelompok masyarakat ekonomi lemah dan berpendidikan rendah sehingga menyebabkan rendahnya kesadaran memahami secara dini penyakit kusta.

Peserta monev kusta
Peserta monev kusta

Untuk mengetahui lebih jauh tentang penyakit kusta di Bima, Senin (29/6) kemarin dilaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) penanganan Kusta tingkat Propinsi NTB. Berdasarkan data yang ada, tahun 2014 prevalensi penyakit kusta di NTB adalah 0,62/10.000 penduduk dari 10 Kabupaten/kota se-NTB. Prevalensi tertinggi terdapat di Kabupaten Bima yang mencapai 2,76/10.000 penduduk dan terendah di Kabupaten Lombok Utara yang mencapai 0,05/10.000 penduduk.

Namun demikian tingginya prevalensi ini bukan merupakan kegagalan penanganan penyakit tapi karena efektidnya sistem pemantauan yang diterapkan Dinas Kesehatan. Secara khusus Monev itu mengundang 62 peserta yang merupakan kepala seksi terkait penanganan Kusta se-NTB, pengelola program Kusta, 20 Kepala Puskesmas dan Seksi Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan.

Kegiatan ini ditujukan untuk mengetahui upaya penanganan penyakit kusta menuju eliminasi Kusta di Kabupaten/kota Se-NTB, permasalah, hambatan dan sumber pembiayaan penyakit Kusta di masing-masing daerah. Narasumber Kabid Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Propinsi NTB dan Pengelola Program Kusta Puskesmas Ngali-belo.

Dalam pemaparannya, Kabid P2PL Dikes Propinsi NTB, dr. I Ketut Artastre, M.PH tentang materi Situasi Program Pemberantasan Penyakit Kusta dan Frambusia menjelaskan, Indonesia menempati jumlah penderita penyakit kusta tertinggi di ASEAN dan di NTB berjumlah 347 orang atau 7,46 persen Se-Indonesia.

Pemberantasan Kusta terangnya, merupakan salah satu komitmen bersama 17 negara region endemik kusta pada tanggal 24 Juli 2013 lalu. Sejumlah negera ini sepakat meningkatkan komitmen dalam pencapaian eliminasi kusta. Di tingkat Propinsi/Kabupaten, NTB merupakan pilot proyek dan karena tingginya jumlah penderita, kabupaten Bima sebagai daerah prioritas sasaran program.

Karena itu lanjut Dr I Ketut, upaya yang harus dilakukan dalam penanganan penyakit kusta mencakup tiga aspek yaitu promotif, berupa komunikasi dan edukasi tanda dini malaria dan aavokasi serta kampanye penurunan stigma kusta di masyarakat. Upaya ini dilakukan pada momen Hari Kusta Se-Dunia.

Upaya berikutnya adalah preventif, melalui penemuan kasus kusta secara dini melalui pemeriksaan kontak, survei anak sekolah dan survei cepat desa. Disamping itu terdapat upaya kuratif melalui pengobatan sedini mungkin dengan terapi multi obat (Multi Drugs Therapy/MDT).

Narasumber berikutnya, Kepala Seksi Pemberantasan Penyakit Bidang P2PL Dikes Propinsi NTB, dr. Zainul yang menjelaskan situasi kusta di NTB sepanjang tahun 2014 mengatakan, Kabupaten Bima merupakan kabupaten dengan jumlah penderita kusta tertinggi di NTB dengan 125 penderita. Terdiri dari 59 perempuan dan 66 laki-laki, disusul Kabupaten Sumbawa dengan 34 penderita dan kota Bima 30 penderita.

Tingginya temuan jumlah penderita kusta bukan berarti kegagalan program, tapi hal ini menunjukkan efektifnya tim melakukan pemantauan lapangan.

Menurutnya, tingkat penularan di Kabupaten Bima tergolong tinggi. Untuk mengurangi jumlah penderita kusta perlu dilakukan perbaikan sistem pelayanan, khususnya pada anak. Namun, tantangan pemberantasan kusta saat ini adalah banyak masyarakat yang tidak tahu tanda-tanda dini penyakit ini, disamping kurangnya dukungan lintas program dan lintas sektor. Faktor lainnya adalah kondisi geografi dareah yang sulit diakses.

“Karena itu, diperlukan sosialisasi yang lebih intensif kepada masyarakat secara terus menerus dan melakukan advokasi agar pmberantasan kusta menjadi program prioritas,” jelas dokter yang pernah bertugas di Bima ini. (KS-13)

COMMENTS

BLOGGER




Nama

Featured,1626,Hukum Kriminal,2144,Kesehatan,387,Korupsi,753,Olahraga,236,Opini,134,Pemerintahan,1561,Pendidikan,832,Politik,1274,Sosial Ekonomi,2603,
ltr
item
Koran Stabilitas: Berantas Kusta, Dikes NTB Adakan Monev
Berantas Kusta, Dikes NTB Adakan Monev
Untuk mengetahui lebih jauh tentang penyakit kusta di Bima, Senin (29/6) kemarin dilaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) penanganan Kusta tingkat Propinsi NTB.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEguNxM7thGv2e5vBxR9oMqf2vESfiLmb8ZPQbTHKDCeTR_M7T_K_MhAbFYO_NIc5uRTry-bJw5xsWl-uW9mA-yjFzUp62ya0ZPdbB58Yta_u89T79-2C1ZNgsZAj2aon-hmjyMFG1Tpkqo9/s400/Peserta+monev+kusta.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEguNxM7thGv2e5vBxR9oMqf2vESfiLmb8ZPQbTHKDCeTR_M7T_K_MhAbFYO_NIc5uRTry-bJw5xsWl-uW9mA-yjFzUp62ya0ZPdbB58Yta_u89T79-2C1ZNgsZAj2aon-hmjyMFG1Tpkqo9/s72-c/Peserta+monev+kusta.jpg
Koran Stabilitas
https://www.koranstabilitas.com/2015/07/berantas-kusta-dikes-ntb-adakan-monev.html
https://www.koranstabilitas.com/
https://www.koranstabilitas.com/
https://www.koranstabilitas.com/2015/07/berantas-kusta-dikes-ntb-adakan-monev.html
true
8582696224840651461
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy