$type=carousel$sn=0$cols=4$va=0$count=5$show=home

Siswa SMAN 2 dan SMKN 3 Tukar Bunga

Sempat terlibat konflik, SMAN 2 Kota Bima dan SMKN 3 Kota Bima kembali menjalin keakraban.

Kota Bima, KS.- Sempat terlibat konflik, SMAN 2 Kota Bima dan SMKN 3 Kota Bima kembali menjalin keakraban. Sabtu (4/12) Siang, dua sekolah bertetangga itu saling tukar bunga, disaksikan oleh Guru kedua sekolah.

Tukaran bunga tersebut diwakilkan masing-masing Ketua OSIS, Rizki Haryanto dari SMAN 2 dan Indriyani dari SMKN 3. Tukar Bunga mendapatkan sambutan tepuk tangan riuh dari seluruh siswa-siswi dan Guru yang hadir diaula Guru SMAN 2 Kota Bima.

Ketua Osis SMAN 2 Kota Bima, Rizki Haryanto dalam pengantarnya menyampaikan jika keakraban kedua sekolah harus tetap terjalin. Salah paham yang sempat membuat dua sekolah terlibat konflik menjadi pelajaran agar siswa tidak lagi terprovokasi oleh pihak luar yang sengaja membuat kedua sekolah tidak harmonis. "Kita adalah saudara, tidak mungkin saudara saling menyakiti. Untuk yang telah terjadi lupakan, mari kita buka lembaran baru," ujar Rikzi singkat.

Senada dengan Indriyani, Ketua OSIS berkacamat itu, mengharapkan tidak ada lagi konflik antara kedua sekolah. Ia menilai selama ini kedua sekolah tidak ada masalah yang besar, namun tiba-tiba spontan langsung ricuh. "Tidak perlu melihat siapa yang salah, intinya mari kita merajut kembali hubungan kita agar tercipta rasa damai dan kita selalu menebarkan kasih sayang kepada sesama, dan penyerahan bunga ini menjadi momentum kita untuk memulai semuanya," katanya.

Sebelumnya, dalam saambutan yang disampaikan Kepala SMAN 2, Imran, S.Pd mengatakan jika acara yang dilaksanakan disekolahnya merupakan ajang silaturahmi. Hal itu dilakukan untuk merekatkan kembali hubungan kedua sekolah yang sempat tegang.

"Lewat moment ini, saya mengajak semua yang hadir untuk terus tingkatkan silaturahmi agar nilai kasih sayang selalu dihati kita masing-masing," sambutnya dihadapan guru dan siswa dua Sekolah serta Kordinator Pengawas (Korwas), Drs. H. Alwi Hardi, M.Si.

Lanjut Imran, selama ini kedua sekolah tidak pernah terlibat konflik besar seperti yang terjadi beberapa waktu lalu. Namun karena adanya keterlibatan oknum dari luar, maka kedua sekolah mampu terprovokasi. "Dugaan keterlibatan pihak luar itu dapat dibuktikan secara hukum karena yang diamankan oleh Polisi beberapa waktu lalu banyak dari pihak luar," imbuhnya.

Dengan kondisi tidak sehat itu, perlu kekuatan mental siswa untuk menghadapi. Maksudnya, jika ada yang melakukan provokasi, jangan ada yang terpancing. Biarkan pihak sekolah yang selesaikan secara dewasa, dengan meminta bantuan Polisi. Cara itu lebih elegan ketimbang siswa menghadapi dengan reaktif dan melakukan hal yang merugikan diri sendiri. "Mari kita membaca keadaan sekitar kita, siapa yang diuntungkan dari konflik kita. Sesungguhnya saat ini kita sedang diuji. untuk itu, kita harus bersabar menghadapi," tandasnya seraya menambahkan."Kita boleh berbeda pendapat, namun nilai kasih sayang jangan dikesampingkan," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 3, Sanusi, M.Pd menyampaikan, jika yang terjadi antara kedua sekolah merupakan musibah. Meski tidak dihendaki, namun itu tetap terjadi, hanya dengan kekuatan hati yang bisa menangkal setiap musibah yang dihadapi."Kita harus menjadi orang yang cerdas dalam menyelesaikan masalah, jika ada yang membelok dalam situasi ini maka yakin saja kedua sekolah tidak akan maju," tegasnya.

Permasalah tersebut jelas merugikan siswa, saat mereka membutuhkan bimbingan, namun dipaksa untuk menelan pil pahit dan dipaksa untuk tawuran dengan saudaranya sendiri. "Dua sekolah ini saudara, jika SMAN 2 tidak ada, maka SMKN 3 tidak ada. Saya tahu persis keadaan ini karena saya alumni SMAN 2 dulu," terangnya.

Ia menilai adanya pihak luar yang sengaja membuat sekolah bentrok. Alasannya, kedua sekolah tersebut sudah maju. Apalagi katanya, SMAN 2 sudah sangat berkembang, justru itu membuat pihak diluar merasa iri. "Saran saya, jika siswa temukan wajah baru dilingkungan sekolah, segera lapor saja pada kami. Karena itu menjadi biang dan provokator," pintanya.

Sanusin menyampaikan, untuk tembok dua sekolah harus lebih tinggi lagi dari sebelumnya. Area sekolah menurutnya harus steril dari pihak luar yang melihat aktivitas didalam sekolah. Dan juga siswa tidak bisa melihat lingkungan diluar, karena akan mengganggu kosentrasi belajar siswa. "Insya Allah dalam waktu dekat ini kita akan rancang. Ini juga merupakan hasil study banding saya diluar daerah jika sekolah maju, tembok sekolahnya rata-rata 5 meter tingginya," pungkasnya.

Korwas Dikpora Kota Bima, Drs. Alwi Hardi, M.Si meminta perselisihan harus diakhiri. Dunia pendidikan harus dijauhkan dari sikap premanisme. Siswa merupakan generasi ekstafet bangsa yang harus dijaga dan dirawat dengan baik. "Kita harus terpanggil untuk memajukan dunia pendidikan, jika ada yang terluka, mari kita obati bersama," katanya singkat. (KS-04).

COMMENTS

BLOGGER




Nama

Featured,1625,Hukum Kriminal,2144,Kesehatan,387,Korupsi,753,Olahraga,236,Opini,134,Pemerintahan,1561,Pendidikan,832,Politik,1274,Sosial Ekonomi,2602,
ltr
item
Koran Stabilitas: Siswa SMAN 2 dan SMKN 3 Tukar Bunga
Siswa SMAN 2 dan SMKN 3 Tukar Bunga
Sempat terlibat konflik, SMAN 2 Kota Bima dan SMKN 3 Kota Bima kembali menjalin keakraban.
Koran Stabilitas
https://www.koranstabilitas.com/2015/12/siswa-sman-2-dan-smkn-3-tukar-bunga.html
https://www.koranstabilitas.com/
https://www.koranstabilitas.com/
https://www.koranstabilitas.com/2015/12/siswa-sman-2-dan-smkn-3-tukar-bunga.html
true
8582696224840651461
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy