$type=carousel$sn=0$cols=4$va=0$count=5$show=home

Menguak Potensi, Menggaet Wisatawan ke Bima-Prov. NTB Indonesia

Oleh : Usman D.Ganggang *) Siapa yang tak kenal Bima atau Mbojo sebagai sebuah daerah yang sarat sejarah? Lagi, sebagai wilayah “segiti...

Oleh : Usman D.Ganggang *)

Siapa yang tak kenal Bima atau Mbojo sebagai sebuah daerah yang sarat sejarah? Lagi, sebagai wilayah “segitiga emas”? Sudah tentu, hampir setiap orang tahu.Ini dipahami, sejak lama dikenal orang sebagai kota/kabupaten yang memiliki pelabuhan yang aman dan nyaman. Selain itu, sudah lama, orang mengetahui bahwa warga Bima akan merasa senang kalau dikunjungi orang lain, artinya paham akan adat dan agama,konkretnya, ”tamu itu merupakan rezeki”.

Iya, mereka yang pernah berkunjung ke Kota Bima dan sekitarnya, lalu berkesempatan menyisir teluk Bima hingga sudut – sudut pantai dan puncak – puncak bukitnya, seperti gunung dua yang dipoles indah, di jantung Kota Bima, gunung – gemunungnya yang memanjang, nama – nama kampong yang mengandung sarat sejarah, baik di Kab.Bima maupun di Kota Bima, pasti punya kesan yang sama. Apa itu? Iya, apalagi kalau bukan keindahan yang mengandung decak kagum, : indah dan nyaman!

Bagaimana tidak? Bima dengan pelabuhannya yang memanjang dan aman untuk dikunjungi bukan sekedar kota persinggahan dalam perdagangan atau sekedar belanja itu dan ini. Begitu juga dengan sederet bukit dan gunung – gemunungnya tidak sekedar hadir jadi bukit dan gunung, tapi dengan pamandangan pantai yang mempesona dan potensi bukit dan gunung gemunungnya yang mengandung mineral, praktis layak untuk dijual guna memperoleh pendapatan baik untuk daerah maupun untuk pusat. Tapi lebih dari itu, Kota Bima dan sekitarnya memang dikenal sejak lama sebelum kedatangan zaman VOC bahkan jauh sebelumnya . Bima sudah dikunjungi berbagai Negara di dunia ini memang sudah lama. Dan hingga kini dijuluki, wilayah “Segitiga Emas”.

Harus diakui, Kota Bima dalam perkembangan terakhir, semakin cantik dan asri. Selain sekolahnya terutama, sekolah dasar sudah banyak yang bertingkat, juga Perguruan Tinggi semakin menjamur. Belum lagi sebuah kebanggaan masyarakat Bima terutama dalam meningkatkan status sosialnya sangat tinggi ketimbang dari dari daerah lain, maka banyak pihak mendirikan perguruan tinggi - yang jumlahnya begitu banyak itu, malah tidak bisa menampung para mahasiswa baru. Kondisi ini, mendukung Kota Bima Bima dijadikan Kota pendidikan di bagian timur Pulau Sumbawa. Ya mengapa tidak? Fakta riil, memang itu yang terjadi.

Kota Bima juga terkenal sejak lama, dengan budayanya yang harum seantero dunia. Maka adalah sebuah langkah maju, ketika setiap tahunnya, warga Kota Bima mengadakan pawai budaya dengan menampilkan sejumlah tarian yang menggugah para penontonnya. Sekedar contoh, ada silat tardional, ada sepak takro, ada gentao,ada kapanca, ada juga sangolo(sanolo) dan musik tradisonal yang merdu ( biola khas Bima), ada Ua Pua, dan lain – lainnya, turut mendukung ketenaran Kota Bima, sehingga tidak keliru kalau dijadikan kota budaya untuk kawasan timur Sumbawa dan sekitarnya.

Jangan lupa, ketika Anda ke Bima, cobalah manfaatkan waktu sekilas, untuk melirik gadis – gadisnya nan cantik – manis, apalagi ketika mengenakan jilbad atau rimpu yang merupakan jilbab-nya orang Bima yang sudah dikenal sejak lama. Ketika mereka menari, para penonton bertepuk tangan meriah sekaligus aplous dengan kelenggak-lenggokan jemarinya yang aduhai. Para cowoknya pun banyak digandrungi gadis di mana – mana, karena suka perlente(bergaya dan gaul)tentu bisa, menarik perhatian para gadis cantik, sehingga banyak juga gadis – gadis daerah lain, jatuh kepelukannya, hingga membentuk rumah tangga baru.

Terkait potensi pariwisata, Bima tidak ketinggalan dibanding dengan daerah lain. Sebut saja wisata budaya seperti yang sudah disebutkan tadi, wisata alamnya seperti pantainya yang bukan saja mempesona tapi mengandung pasir putih lagi pasir besi, serta yang menjadi kebanggaan masyarakat Bima, adalah kehadiran Asi Mbojo, sebuah museum Kesultanan Bima yang letaknya di jantung Kota Bima. Di dalamnya tersimpan beragam jenis budaya, sejarah, seni sastranya, berupa syair yang berbait – bait dan himpunan karya seni para penyair dan pengarangnya yang tekenal zaman keemasan Kesultanan Bima.

Untuk tidak sekedar omong, berikut ini disajikan beberapa syair Kerajaan Bima:
//Dunia ini tempat kita berhenti/janganlah taksir berbuat bhakti/disuruhkan Tuhan Rabbi al-Izzati/sementara hidup belumlah mati//.Akan harta jangan kau sebal/akhirnya kelak hatimu menyesal/bicaramu kelam hilanglah akal/tiadalah terkenangkepada ajal//.

Begitupun dalam bidang prosa, banyak tersimpan di sana. Menurut satu cerita, Bima, yaitu tokoh Pandawa yang kedua, melawat ke Pulau Sumbawa, lalu salah seorang putranya menjadi raja pertama di Bima dengan menggabungkan marga – marga kecil di situ. Cerita itu diceritakan pada abad ke-17. Cerita ini, masih diketahui garis besarnya oleh dou Mbojo (orang Bima) saat ini.

Semua yang diungkapkan di atas, patut disebutkan dan bahkan dijadikan sumber devisa buat masyarakat Kota Bima dan Kab.Bima sekitarnya. Sayang sekali,terutama terkait dengan kegiatan kepariwisataan, pengamatan penulis, belumlah bisa dikatakan seperti kemajuan daerah tetangganya, sebut saja Lombok dengan Senggiginya, Manggarai Barat dengan varanus Komodoensisnya (buaya darat). Mengapa Bima dan Kotanya belum tergiur untuk memajukan pariwisatanya?

Apalagi yang kurang? Padahal potensi budaya tidak ketinggalan dengan daerah lainnya di kawasan timur. Iya, kalau pun ada, tentu banyak faktornya yang dijadikan kendala untuk maju. Daerah lain pun tentu punya kendala serta hambatan dalam upaya pengembangan potensi pariwisatanya. Pertanyaannya siapa bertanggung jawab dan kapan dimulai? Jawabannya: Kita semua yang menghuni serta mengaku dou Mbojo (orang Bima) , dan kalau tidak dimajukan sekarang, kapan lagi? Bukankah Kota Bima dan sekitarnya kaya dengan potensi wisata, baik wisata alam, wisata budaya maupun wisata sejarah kesultanan Bima, yang patut diangkat ke permukaan?

Iya, dibutuhkan langkah praktis untuk memajukanya, paling kurang haru s d icarikan terlebih dahulu, kendala – kendala yang menghadang, sehingga kegiatan kepariwisataan itu kurang maju, seperti alokasi dana untuk kegiatan pariwisata atau kemaun pemerintah untuk mengalokasikan dana guna kelancaran kegiatan kepariwisataan. Begitupun diharapkan kepada para pengelola hotel dan biro perjalanan giat mewartakan bahwa Bima punya potensi wisata. Paling kurang langkah awal, bagaimana caranya untuk menahan sebentar saja , cukup satu malam, para wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Komodo Manggarai Barat- NTT.***)

*) Penulis berdomisili di SADIA 1 Kota Bima

Sumber bacaan:

Loir,Henri Chambert.2004.Kerajaan Bima dalam Sastra dan Sejarah.Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.

Ganggang,Usman D.2007. Provinsi Sumbawa,Mengapa Tidak? HU Suara Mandiri.

Hasil wawancara dengan Haji Yusuf S.

COMMENTS

BLOGGER
Nama

Featured,1368,Hukum Kriminal,1871,Kesehatan,279,Korupsi,619,Olahraga,149,Opini,50,Pemerintahan,1363,Pendidikan,716,Politik,1067,Sosial Ekonomi,2373,
ltr
item
Koran Stabilitas: Menguak Potensi, Menggaet Wisatawan ke Bima-Prov. NTB Indonesia
Menguak Potensi, Menggaet Wisatawan ke Bima-Prov. NTB Indonesia
Koran Stabilitas
https://www.koranstabilitas.com/2017/09/menguak-potensi-menggaet-wisatawan-ke.html
https://www.koranstabilitas.com/
https://www.koranstabilitas.com/
https://www.koranstabilitas.com/2017/09/menguak-potensi-menggaet-wisatawan-ke.html
true
8582696224840651461
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy