$type=carousel$sn=0$cols=4$va=0$count=5$show=home

Gegara Hutang Piutang, Para Wanita Ancam Saling Lapor Polisi

Kota Bima,KS. - Peristiwa hutang piutang acap betujung perselisihan antara peminjam dan pemilik pinjaman. Tentu penyebabnya, adanya selisih ...

Kota Bima,KS.- Peristiwa hutang piutang acap betujung perselisihan antara peminjam dan pemilik pinjaman. Tentu penyebabnya, adanya selisih hitung dan wanprestasi atas janji dan tenggat waktu pembayaran sebagaimana perjanjian awal.


Kisah yang satu ini, bagian dari cerita yang sama dari rentetan sengkarut masalah hutang piutang yang tidak terselesaikan secara elegan.

Atas masalah hutang piutang itu, para wanita yang terlibat hutang piutang oun mengancam saling lapor polisi.

Tesebut dua wanita cantik yang keseharianya sebagai penyanyi ini, mengaku memiliki masalah piutang yang belum kelar hingga disebut keduanya ada indikasi dan dugaan penipuan.

Sebut saja, Ari dari Nurul, satunya warga Kekurahan Tanjung, menutur kekuhnya, atas ulah FT, wanita pebisnis kuliner yang telah meminjam uang mereka hingga belum dilunasi sampai sekarang.

"Kami kesal dan akan menempuh jalur hukum, Senin besok, "ujar keduanya Sabtu malam lalu.

Kronologis hutang piutang itu cerita Ari, berawal dari perkenalan FT oleh Nurul, beberapa tahun lalu. FT awalnya temannya Nurul yang berkeinginan meminjam uang padanya dan tanpa praduga apapun, percaya dengan kepribadian FT.

Sekitar bulan puasa 2019 lalu, cerita Ari, FT meminjam uang padanya sebesar Rp 5 juta. Janjinya akan dibayar sebulan kemudian. Tiba waktu uang itu dikembalikan, FT tak kunjung memenuhi janjinya. Karena sering ditagih sambung Ari, FT hanya bisa terus berjanji. Hingga meyakinkan dirinya, akan memberikan hasil usaha kuliner yang dikelolanya. Karena uang yang dipinjam itu dipakai untuk diputar pada bisnis tersebut.

“Saya tagih, dijawab jangan dulu, FT lalu memberikan hasil bisnis kulinernya sebesar Rp 1 juta. Sementara uang saya yang Rp 5 juta akan diputar lagi untuk pengembangan bisnis kulinernya. Uang Rp 1 juta itu, merupakan sisa hasil usahanya yang diberikan ke saya, sebagai bentuk terimakasih,” kata Ari.

Bukanya mengembalikan uang yang dipinjam sebelumnya sebagai modal usaha. FT sebut Ari, Malah meminjam lagi uang sebesar yang sama pada pinjaman pertama. Tanpa curiga dan masih percaya, wanita berparas cantik ini pun mengaku, meminjamkan lagi.
Hal yang sama pun saat ditagih, katanya,
lagi uang berikut dengan kuitansi. Namun hanya janji – janji semata.

Belum selesai pinjaman yang sudaj berjumlah Rp 10 juta, FT aku Ari, malah kembali meminta pinjaman Rp 10 juta lagi. Pada pinjaman kali ini, dijanjikan dengan paket proyek drainase.
“Saya percaya saja, entah kenapa. Lalu saya berikan lagi Rp 10 juta, waktu itu dipinjam bulan November 2019. Jadi total uang saya di FT itu sebesar Rp 20 juta,” sebutnya.

Belum kelar persoalan uang tersebut kata Ari, dirinya kemudian dibujuk oleh FT untuk masuk arisan bulanan yang dibuatnya sebesar Rp 20 juta perorang. Ia pun menuruti keinginan FT, lantaran dijanjikan uang bagi hasil usaha kuliner sebesar 1 juta perbulan untuknya, akan dimasukan dalam arisan dimaksud.

“Kan saya dijanjikan dapat Rp 1 juta sebulan dari sisa hasilnya usaha itu. Uang tersebut lalu dimasukan FT untuk arisan atas nama saya. Tepat waktu kocok arisan ke 8, nama saya keluar. Tapi uang itu saya berikan untuk Nurul yang juga anggota arisan, karena Nurul sedang butuh,” terangnya.

Tiba giliran Nurul dapat arisan, dan uang itu mestinya akan diberikan kembali kepada Ari, FT malah tidak mau memberikan uang arisan tersebut. Pada akhirnya, FT mengingkari semua perkataannya. Bahkan melontarkan kalimat, jika dirinya tidak pernah memasukan uang arisan selama 8 kali atas nama Ari. “Kan gila ini, kita dibohongi. Sudah uang saya sebesar Rp 20 juta tidak dikembalikan, urusan arisan juga kami ditipu,” kesalnya.

Senada dengan Ari, Nurul mengeluhkan dijanjjkan hal yang sama oleh FT. Uangnya sebesar Rp 15 juta yang dipinjam bulan Juli 2019, hingga kini belum dikembalikan. “Ceritanya hampir sama seperti yang dialami Ari, saya juga ditipu. Awal-awalnya kita didatangi dengan wajah memelas seperti pengemis dan meminta pinjaman. Koq ujungnya seperti ini,"keluhnya.

Sementara itu FT yang dikonfirmasi, mengaku, pinjam uang 20 juta dan sudah dikembalikan baik dalam bentuk transfer dan tunai."Saya tidak mau menjelaskan secara menyeluruh. Saya akan lapor polisi sebagai korban juga dan saya akan menunjukan bukti,"singkatnya.(RED)

COMMENTS

BLOGGER
Nama

Featured,1388,Hukum Kriminal,1872,Kesehatan,281,Korupsi,621,Olahraga,149,Opini,50,Pemerintahan,1367,Pendidikan,717,Politik,1080,Sosial Ekonomi,2378,
ltr
item
Koran Stabilitas: Gegara Hutang Piutang, Para Wanita Ancam Saling Lapor Polisi
Gegara Hutang Piutang, Para Wanita Ancam Saling Lapor Polisi
https://1.bp.blogspot.com/-hxOuvBbhJ4c/Xj-Mg9Yj9iI/AAAAAAAAIFw/ft9T5Pt8ZU8X6Tvr8wvpDs8yQzvUoznyACLcBGAsYHQ/s640/IMG-20200209-WA0013.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-hxOuvBbhJ4c/Xj-Mg9Yj9iI/AAAAAAAAIFw/ft9T5Pt8ZU8X6Tvr8wvpDs8yQzvUoznyACLcBGAsYHQ/s72-c/IMG-20200209-WA0013.jpg
Koran Stabilitas
https://www.koranstabilitas.com/2020/02/gegara-hutang-piutang-para-wanita-ancam.html
https://www.koranstabilitas.com/
https://www.koranstabilitas.com/
https://www.koranstabilitas.com/2020/02/gegara-hutang-piutang-para-wanita-ancam.html
true
8582696224840651461
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy