$type=carousel$sn=0$cols=4$va=0$count=5$show=home

Tagih Uang Dipijam Sat Pol PP, Oknum Pegawai Mengamuk

Kota Bima,KS.- Sengkarut masalah lama kembali bersemi lagi. Soal hutang piutang yang masih mengendap dan belum terbayarkan ditagih lagi. ...

Kota Bima,KS.- Sengkarut masalah lama kembali bersemi lagi. Soal hutang piutang yang masih mengendap dan belum terbayarkan ditagih lagi.


Masih ingat uang pinjaman untuk pengadaan baju linmas di Sat Pol PP dan Damkar Kota Bima tahun 2019 senilai Rp 50 juta. Uang itu ternyata belum juga dibayarkan Satuan itu.

Sudah satu tahun lebih, pemilik uang menunggu pembayaran pinjaman itu. Selama ini hanya mendapat janji palsu bahwa uang pinjaman itu akan dibayar.

Fakta terbaru soal itu, pemilik uang yang dipinjam Sat Pol PP Kota Bima, Nur Wahdaniyah dengan salah seorang pegawai Sat Pol PP dan Damkar Edy Rahman mengamuk di Inspektorat Kota Bima selaku pihak Inspektorat yang diberi tugas untuk menangani masalah itu.

Apa pasalnya, Edy Rahman merupakan seorang pegawai yang mencari pinjaman uang senilai Rp 50 juta untuk pengadaan baju linmas atas perintah bendahara saat itu. Edy mengamuk lantaran uang yang dipinjamnya ke ibu Nur Wahdaniyah belum juga dibayar oleh pihak Sat Pol PP dan Damkar.

"Saya selalu didesak oleh ibu Nur Wahdaniyah untuk meminta uang yang dipinjam itu segera dibayar. Makanya saya ngamuk-ngamuk disini. Kesabaran saya sudah hilang karena sudah satu tahun lebih menunggu,"keluhnya dengan raut kesal

Edy mengaku, mengenai pinjaman Rp 50 juta itu tahun 2019 lalu sudah diatensi oleh Sekda Kota Bima. Bahkan Sekda menegaskan ke pihak Sat Pol PP dan Damkar agar pencairan uang digunakan untuk pembayaran hutang tersebut.

"Janjinya uang itu dipinjam hanya 7 tahi saja. Tetapi sampai sekarang hutang itu belum juga di bayar. Kemana uang pencairan tahun 2019 lalu," herannya.

Ditempat yang sama, Kepala Inspektorat Kota Bima Muhaimin mengaku bahwa uang pinjaman Rp 50 juta bukan hutang Sat Pol PP, tetapi hutang pribadi mantan bendahara.

"Tadi sudah ada pertemuan antara pemilik uang dengan mantan Kepala dan Bendahara Sat Pol PP, dan mantan bendahara bersedia membayarnya," jelas Muhaimin.

Sementara itu, Nur Wahdaniyah selaku pemilik uang membenarkan hal itu. Mantan bendahara akan siap membayar hutang itu dengan tempo tiga bulan.

"Jaminannya sertifikat tanah mantan bendahara," terang Nur.(RED)

COMMENTS

BLOGGER
Nama

Featured,1369,Hukum Kriminal,1871,Kesehatan,281,Korupsi,619,Olahraga,149,Opini,50,Pemerintahan,1363,Pendidikan,716,Politik,1068,Sosial Ekonomi,2375,
ltr
item
Koran Stabilitas: Tagih Uang Dipijam Sat Pol PP, Oknum Pegawai Mengamuk
Tagih Uang Dipijam Sat Pol PP, Oknum Pegawai Mengamuk
https://1.bp.blogspot.com/-ype3GQdWHGk/Xp2jBUXbvzI/AAAAAAAAIlA/06VBLa3qGmAeIjlgM7XdX_RgsHUMUpKEgCLcBGAsYHQ/s640/IMG-20200420-WA0035.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-ype3GQdWHGk/Xp2jBUXbvzI/AAAAAAAAIlA/06VBLa3qGmAeIjlgM7XdX_RgsHUMUpKEgCLcBGAsYHQ/s72-c/IMG-20200420-WA0035.jpg
Koran Stabilitas
https://www.koranstabilitas.com/2020/04/tagih-uang-dipijam-sat-pol-pp-oknum.html
https://www.koranstabilitas.com/
https://www.koranstabilitas.com/
https://www.koranstabilitas.com/2020/04/tagih-uang-dipijam-sat-pol-pp-oknum.html
true
8582696224840651461
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy