$type=carousel$sn=0$cols=4$va=0$count=5$show=home

Beras Menumpuk di Gudang, DPRD Khawatir Bulog Tak Lagi Beli Gabah Petani Lokal

Sulaiman MT SH  BIMA, KS. - Sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Bima seperti Sulaiman MT SH dan Rafidin S.Sos mengaku khawatir menumpuknya puluh...


Sulaiman MT SH 

BIMA, KS.- Sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Bima seperti Sulaiman MT SH dan Rafidin S.Sos mengaku khawatir menumpuknya puluhan ribu ton beras di gudang Perum Bulog.

Pasalnya menurut keduanya, jika hal itu terus dibiarkan dan tidak ada solusi, pihak Bulog dipastikan akan menunda sementara menyerap atau membeli gabah petani lokal.

"Menumpuknya beras di gudang Bulog akan memberikan dampak negatif bagi petani kita," ujar Sulaiman, belum lama ini.

Duta Gerindra ini menilai dampak negatif yang akan terjadi yakni anjloknya harga gabah dan berat pada saat panen raya. Penyebabnya Perum Bulog tidak lagi maksimal menyerap atau membeli karena di Gudang stoknya menumpuk.

"Jelas petani kita akan rugi, gabah dan beras hasil panen tidak ada yang beli, harganya anjlok. Tidak mungkin Bulog membelinya karea stok beras di gudang sudah banyak," ujarnya.

Rafidin,S.Sos
Anggota DPRD lain, Rafidin justru mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima melalui Dinas Sosial (Dinsos) agar bantuan beras yang disalurkan ke masyarakat dibeli dari Bulog.

"Stop beli beras ke perusahaan atau swasta. Saya minta Pemkab Bima dalam hal ini Dinsos tidak lagi membeli beras ke swasta tapi harus ke Bulog," ujarnya.

Meski harga berbeda, namun kualitas atau mutu beras dari Bulog jauh lebih bagus ketimbang dibeli ke pihak swasta. Pasalnya hal itu telah terjadi Tahun 2020 lalu, beras yang dibeli Dinsos dari swasta untuk program JPS Bima RAMAH kondisinya bau dan membatu.

"Beras Bulog diserap dari petani lokal. Sementara beras dari swasta tidak jelas diserapnya darimana," ujarnya.

Selain itu, Rafidin juga meminta Dinsos untuk segera menghentikan kerjasama dengan pihak swasta terkait pembelian atau pengadaan beras untuk kebutuhan warga penerima bansos.

"Pengadaan beras dari luar harus segera distopkan karena beras lokal kita juga sangat banyak dan melimpah, hanya saja tidak maksimal terserap," pungkasnya.KS.AQ01)

COMMENTS

BLOGGER
Nama

Featured,1416,Hukum Kriminal,1893,Kesehatan,282,Korupsi,636,Olahraga,149,Opini,52,Pemerintahan,1407,Pendidikan,726,Politik,1137,Sosial Ekonomi,2396,
ltr
item
Koran Stabilitas: Beras Menumpuk di Gudang, DPRD Khawatir Bulog Tak Lagi Beli Gabah Petani Lokal
Beras Menumpuk di Gudang, DPRD Khawatir Bulog Tak Lagi Beli Gabah Petani Lokal
https://1.bp.blogspot.com/-r59Czh2sw_4/YRoEqvcp8kI/AAAAAAAAK0U/Zgz0QX-xikkZNkV4CwoBeM-CT3GG1lU5QCLcBGAsYHQ/s320/IMG_20210816_142341.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-r59Czh2sw_4/YRoEqvcp8kI/AAAAAAAAK0U/Zgz0QX-xikkZNkV4CwoBeM-CT3GG1lU5QCLcBGAsYHQ/s72-c/IMG_20210816_142341.jpg
Koran Stabilitas
https://www.koranstabilitas.com/2021/08/beras-menumpuk-di-gudang-dprd-khawatir.html
https://www.koranstabilitas.com/
https://www.koranstabilitas.com/
https://www.koranstabilitas.com/2021/08/beras-menumpuk-di-gudang-dprd-khawatir.html
true
8582696224840651461
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy