$type=carousel$sn=0$cols=4$va=0$count=5$show=home

Jelang Pengantin Musim Panas ke Musim Hujan, Petani di Desa Sampungu Tanam Jagung Lebih Awal

Jelang pergantian musim panas ke musim hujan, banyak petani yang memilih buka lahan di gunung untuk menanam jagung merah. memanfaatkan lahan...

Jelang pergantian musim panas ke musim hujan, banyak petani yang memilih buka lahan di gunung untuk menanam jagung merah. memanfaatkan lahan di ladang karena dinilai lebih efisien.

BIMA, KS.-Hal itu dilakukan petani Desa Sampungu, Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima, Nusa tenggara barat (NTB). Khususnya lahan bekas panen bawang merah karena dinilai efektif dan efisien.

Lahan yang tidak perlu digunakan pekerja untuk membersihkan, hanya ditumbuhi rerumputan dan cukup dengan semprotan menggunakan obat pembasmi rumput.

Keuntungan lain bagi petani, lahan rata dengan dan mudah dilewati menggunakan motor. Selain itu, petani juga bisa menanam jagung merah lebih awal. 

Sementara jarangnya hujan, para petani dapat memanfaatkan sumur bor menggunakan mesin pompa air.

Lebih Lanjut, Salah satu petani, Rasyid mengatakan menyirami jagung menggunakan mesin pompa air hanya butuh mesin dan bahan bakar.

Bisa hasilkan jagung tujuh ton, cukup dengan memasak bahan bakar 20 jerigen berukuran 18 liter per jerigen. Artinya, petani bisa habiskan hingga 500 liter bahan bakar. 

Sementara harga bahan bakar disesuaikan dengan wilayah seperti di Desa Sampungu hanya Rp.140 per jerigen.

“Sementara untuk sewa tenaga tanam Rp 80 ribu per orang dan untuk lahan yang bisa menghasilkan tujuh ton cukup sewa tenaga tanam hingga enam orang. Artinya habiskan uang Rp.480 ribu ditambah uang makan minum serta jajan. Kebutuhan lain yang diucapkan dengan harga tinggi yaitu untuk pupuk,”, Rabu (17/11/2021).

Pupuk yang bisa dibeli di pengecer sambungnya, berdasarkan kelompok tani yang tercatat dan akan diakses oleh pengecer berdasarkan NIK e-KTP. Per KTP bisa dapat satu zak hingga dua zak.

“Tapi kalau jatah dari pengecer tidak mencukupi untuk, terpaksa membeli pupuk di pengecer ilegal dengan harga tinggi hingga Rp220 ribu per zak,” tulisnya.

Namun dengan hujan saat ini, walaupun jarang tapi sangat membantu untuk menghemat bahan bakar.Namun dengan hujan saat ini, walaupun jarang tapi sangat membantu untuk menghemat bahan bakar.(KS.R01)

COMMENTS

BLOGGER
Nama

Featured,1425,Hukum Kriminal,1915,Kesehatan,284,Korupsi,639,Olahraga,151,Opini,53,Pemerintahan,1424,Pendidikan,735,Politik,1152,Sosial Ekonomi,2442,
ltr
item
Koran Stabilitas: Jelang Pengantin Musim Panas ke Musim Hujan, Petani di Desa Sampungu Tanam Jagung Lebih Awal
Jelang Pengantin Musim Panas ke Musim Hujan, Petani di Desa Sampungu Tanam Jagung Lebih Awal
https://1.bp.blogspot.com/-lIJXvLtRQhU/YZWSvcHpcTI/AAAAAAAALYo/xpf0pTjNQY079S3RdzCscc28xHAidoFkwCLcBGAsYHQ/s320/IMG-20150413-WA0007.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-lIJXvLtRQhU/YZWSvcHpcTI/AAAAAAAALYo/xpf0pTjNQY079S3RdzCscc28xHAidoFkwCLcBGAsYHQ/s72-c/IMG-20150413-WA0007.jpg
Koran Stabilitas
https://www.koranstabilitas.com/2021/11/jelang-pengantin-musin-panas-ke-musim_18.html
https://www.koranstabilitas.com/
https://www.koranstabilitas.com/
https://www.koranstabilitas.com/2021/11/jelang-pengantin-musin-panas-ke-musim_18.html
true
8582696224840651461
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy