$type=carousel$sn=0$cols=4$va=0$count=5$show=home


Polda NTB Turuntangan Ungkap Kematian Desy, Hari ini Mayat di Otopsi

BIMA, KS,- Penyidik Sat Reskrim Polres Bima Kota terus mendalami penanganan kasus tewasnya Gadis cantik asal Desa NIPA Kecamatan Ambalawi Ka...

BIMA, KS,- Penyidik Sat Reskrim Polres Bima Kota terus mendalami penanganan kasus tewasnya Gadis cantik asal Desa NIPA Kecamatan Ambalawi Kabupaten Bima disebuah kamar  kos di wilayah Kelurahan Sadia Kota Bim. Buktinya, hari ini mayat korban Desy akan dilakukan otopsi oleh penyidik Polres Bima Kota dengan melibatka n sejumlah penyidik Polda NTB .

Kapolres  AKBP Henry Novika Chandra, S.IK, MH melalui Kasat Reskrim, Iptu Muhammad Rayendra Rizqiila Abadi Putra, S.T.K sebelumnya menegaskan bahwa  telah menguat bahwa telah terjadi dugaan tindak pidana dibalik kematian Desy Novita Irmawati (28).

Berdasarkan informasi ada dugaan terjadinya tindak pidana terkait terkait kasus itu. Hanya saja, Polisi belum bisa menjelaskanya secara detail karena alasan bahwa kasus ini sedang ditangani secara serius dan masih dalam wilayah Penyelidikan. 

Sejumlah saksi telah dimintai keterangan oleh Penyidik Pidum Sat Reskrim Polres Bima Kota. Antara lain tiga orang wanita berinisial AD, PT dan MT. Hingga saat ini ketiga orang wanita tersebut dijelaskan masih berstatus wajib lapor.

Senin, (27/12/2021), telah diketahui ada salah satu pria berinisial A yang sebelumnya diduga teman dekat Desy. A itu merupakan seorang mahasisswa pada salah satu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Mataram-NTB.

Kapolres Bima Kota

"Pada moment pemeriksaan, A dimintai keterangan oleh Penyidik Pidum Sat Reskrim Polres Bima Kota,"terang kasat.

Di saat-saat memberikan keterangan kepada penyidik, sempat juga menjawab sejumlah pertanyaan. A menegaskan bahwa antara dirinya dengan dengan korban bukan berstatus pacaran. Tetapi murni sebagai teman.

“Dugaan bahwa saya berpacaran dengan Almarhumah adalah tidak benar. Saya mengenal Desy selama tiga bulan lamanya dan statusnya sebagai teman,” cetus A kepada sejumlah wartawan.

Lanjut, selama tiga bulan berteman dengan Desy, A menyatakan pernah pernah mengetahui keluhan soal penyakit yang mendera korban.

“Dia pernah menceritakan kepada saya mengeluhkan tentang asam lambung kepada saya. Namun tidak ada rekomendasi Dokter yang memastikan soal itu,” ungkapnya.

Bahkan, A menjelaskan, selama Desy sakit tidak pernah merawat apalagi mengirimkan uang buat berobat.

“Sayapun tidak pernah mengirimkan biaya pengobatan untuk Desy di masa hidupnya,” katanya. 

Sementara itu, di luar ruangan Pidum Sat Reskrim Polres Bima Kota Kakak dari A mengaku bahwa seseorang  pernah menelephone A dengan durasi sekitar 29 menit lamanya.

Kisah itu diakuinya terjadi setelah Desy meninggal dunia di salah satu kamar kos di rumah kos di RT 01/01 Kelurahan Sadia Kecamatan Mpunda Kota Bima.

“Saat dia menelephone kebetulan saya sedang bersama A di Mataram-NTB. Nada-nada yang dia sampaikan melalui suara telephone itu, diduga memaksa A untuk mengaku telah melakukan sesutu kepada Desy. Namun A membantahnya. Kendati A secara tegas membantahnya, namun yang bersangkutan masih terus mendesa A untuk mengakuinya. Lagi-lagi, A tetap bertahan untuk tidak menmgakuinya. Sebab, A tidak pernah melakukan sesuatu seperti yang dia sebutkan,” ungkap kakak dari A.

Karena merasa emosi dengan dugaan pemaksaan yang dilakukan oleh seseorang tersebut, dia kemudian mendesak A untuk mematikan telephone.

“Saya mendengar secara jelas suara seseorang itu. Tetapi, tidak sempat merekamnya. Namun saya siap menjadi saksi atas perbincangan antara A dengan seseorang tersebut. Dan saya mendesak A untuk mengakhiri pembicaraan dengan orang itu, saya menegaskan agar A meminta kepada yang bersangkutan untuk membuktikanya kepada Polisi (Polda NTB),” bebernya.

Kembali soal akan dilakukan otopsi mayat korban hari ini (Rabu siang ini), Kapolres mengakuinya."Insya Allah akan dilakukan otopsi biar terang semua kasus tersebut,"tegasnya singkat. (KS-03)

COMMENTS

BLOGGER




Nama

Featured,1528,Hukum Kriminal,2063,Kesehatan,361,Korupsi,718,Olahraga,216,Opini,117,Pemerintahan,1510,Pendidikan,812,Politik,1240,Sosial Ekonomi,2541,
ltr
item
Koran Stabilitas: Polda NTB Turuntangan Ungkap Kematian Desy, Hari ini Mayat di Otopsi
Polda NTB Turuntangan Ungkap Kematian Desy, Hari ini Mayat di Otopsi
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEhkRjVQtg6HBNlLJIWNHwtDKBtN6deQfNjvnuNcmjbO-dZBSkJh386Gbt-8BmZhAyxChcP4UgpdPgRe8gelM8XKauBXsUq-vKE52aAat1rzk1wBlAF_DXjDZcF4bdqdX9Gm-_F45vM3-7DPok_cOC5-CxlvAXcODzt9h0ZyYZlem1P_0agolrgYLHJZvA=s320
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEhkRjVQtg6HBNlLJIWNHwtDKBtN6deQfNjvnuNcmjbO-dZBSkJh386Gbt-8BmZhAyxChcP4UgpdPgRe8gelM8XKauBXsUq-vKE52aAat1rzk1wBlAF_DXjDZcF4bdqdX9Gm-_F45vM3-7DPok_cOC5-CxlvAXcODzt9h0ZyYZlem1P_0agolrgYLHJZvA=s72-c
Koran Stabilitas
https://www.koranstabilitas.com/2021/12/polda-ntb-turuntangan-ungkap-kematian.html
https://www.koranstabilitas.com/
https://www.koranstabilitas.com/
https://www.koranstabilitas.com/2021/12/polda-ntb-turuntangan-ungkap-kematian.html
true
8582696224840651461
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy