M usabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-33 Tingkat Kabupaten Bima yang berlangsung selama sepekan, mulai tanggal 10 sampai dengan 16 November 20...
Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-33 Tingkat Kabupaten Bima yang berlangsung selama sepekan, mulai tanggal 10 sampai dengan 16 November 2025 di Lapangan Gelora Desa Tawali, Kecamatan Wera, ditutup secara resmi pada Ahad (16/11/2025) oleh Bupati Bima, Ady Mahyudi.
BIMA, KS. – Bupati Bima yang didampingi para pejabat eselon II, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bima H. Mujiburrahman, S.Ag., Camat Wera H. Ilham, SH, beserta Muspika, para camat se-Kabupaten Bima, dewan hakim, dan para kafilah, mengungkapkan bahwa MTQ bukan sekadar ajang seni baca, hafalan, atau pemahaman Al-Qur'an, tetapi merupakan wahana pembinaan umat dan mencetak generasi Qurani.
MTQ, lanjut Bupati, merupakan sarana membangun moral dan karakter mulia, meneguhkan jati diri masyarakat Bima yang religius, serta memperkuat peran rumah ibadah, lembaga pendidikan, dan keluarga sebagai pusat pembinaan spiritual.
“Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Bima berkomitmen untuk terus memperkuat pembinaan qori-qoriah, hafidz-hafizah, mufassir, dan seluruh cabang lomba melalui LPTQ, pesantren, madrasah, dan lembaga pendidikan Al-Qur'an di seluruh kecamatan,” ujarnya.
Ke depan, tambahnya, pembinaan akan dilakukan secara lebih sistematis, berjenjang, dan berkelanjutan, agar mampu melahirkan peserta terbaik yang dapat mengharumkan Kabupaten Bima di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.
Rangkaian acara penutupan MTQ kemudian dilanjutkan dengan pembacaan hasil keputusan dewan hakim tentang para juara, yang dilanjutkan dengan penyerahan hadiah berupa piala, piagam, dan uang pembinaan oleh Bupati Bima dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bima.
Pada penyelenggaraan MTQ ke-33 tingkat Kabupaten Bima tahun ini, Kafilah Kecamatan Sape berhasil mempertahankan predikat juara umum untuk kali kelima.
(KS TIM)






COMMENTS