Pasca bencana banjir yang terjadi di Kecamatan Wera dan Ambalawi pada awal Februari 2025 lalu, sejumlah infrastruktur mengalami kerusakan, m...
Pasca bencana banjir yang terjadi di Kecamatan Wera dan Ambalawi pada awal Februari 2025 lalu, sejumlah infrastruktur mengalami kerusakan, mulai dari jalan, jembatan, hingga permukiman warga, serta menimbulkan kerugian pada berbagai sektor. Berdasarkan hasil asesmen Tim BPBD, terdapat 15 rumah warga terdampak bencana hidrometeorologi yang memerlukan penanganan khusus.
BIMA, KS.- Terkait hal tersebut, agar warga terdampak memperoleh hunian yang layak, Bupati Bima Ady Mahyudi bersama Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan memperjuangkan realisasi bantuan bagi warga terdampak melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Pembangunan Hunian Sementara (Huntara) oleh BNPB bagi korban banjir di Kecamatan Wera dan Ambalawi dinilai sangat penting karena menyediakan tempat tinggal yang aman dan layak bagi warga yang rumahnya tidak dapat dihuni kembali.
“Bantuan Huntara ini membantu korban bencana memiliki tempat tinggal yang stabil, sehingga mereka dapat fokus pada pemulihan dan rehabilitasi, sekaligus mendorong percepatan pemulihan kegiatan ekonomi warga terdampak,” ungkap Bupati Bima.
Bupati Bima juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BNPB RI yang telah menyalurkan dana pembangunan Huntara, serta kepada jajaran BPBD yang turut memperjuangkan realisasi bantuan tersebut.
Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Bima yang diwakili Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Muhammad Nurul Huda, S.T., memaparkan bahwa sebanyak 15 unit Hunian Sementara (Huntara) tipe 36 m² dengan total nilai Rp532,8 juta telah dibangun. Bantuan tersebut bersumber dari Dana Siap Pakai BNPB Tahun Anggaran 2025 untuk warga korban bencana hidrometeorologi berupa banjir bandang, angin kencang, dan tanah longsor yang terjadi pada 2–3 Februari 2025 di Kecamatan Wera dan Ambalawi.
“Pada Sabtu (3/1), BPBD Kabupaten Bima telah melakukan pengecekan fisik 100 persen sekaligus penyerahan kunci kepada seluruh korban bencana,” jelas Nurul Huda.
Ia merinci, sembilan unit Huntara berlokasi di Desa Nangawera, Kecamatan Wera, dan dua unit di Desa Mandala Wera. Sementara di Kecamatan Ambalawi, satu unit Huntara berada di Desa Mawu, dua unit di Desa Talapiti, dan satu unit di Desa Kole Ambalawi.
BPBD Kabupaten Bima juga menyampaikan terima kasih kepada Ibu Hj. Mahdalena, S.S., Anggota DPR RI, yang telah mendukung dan memfasilitasi pembangunan Huntara di kedua kecamatan tersebut.
(KS TIM)







COMMENTS