Pemerintah Kabupaten Bima melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi kembali melaksanakan Pelatihan Vokasi Nasional Batch 1 Tahun 2026 yang...
Pemerintah Kabupaten Bima melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi kembali melaksanakan Pelatihan Vokasi Nasional Batch 1 Tahun 2026 yang bersumber dari Dana DIPA BPVP Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia sebagai upaya peningkatan kompetensi dan keterampilan masyarakat dalam menghadapi dunia kerja dan wirausaha.
BIMA, KS.- Penutupan kegiatan pelatihan yang berlangsung selama satu bulan di UPTD Loka Latihan Kerja (LLK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bima tersebut secara resmi dihadiri oleh Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy.
Melalui Pelatihan Vokasi Nasional Batch 1 Tahun 2026 ini diharapkan lahir sumber daya manusia yang berkualitas, mandiri, dan berdaya saing sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bima menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program pelatihan vokasi yang dinilai sangat penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan membuka peluang kerja bagi masyarakat.
“Pelatihan vokasi ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam mempersiapkan tenaga kerja yang kompeten, produktif, dan mampu bersaing di dunia kerja maupun dunia usaha,” ujar Wakil Bupati.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bima, H. M. Syaeful Bahri, ST., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal sekaligus menekan angka pengangguran di daerah.
Pelatihan Vokasi Nasional Batch 1 Tahun 2026 ini diikuti sebanyak 48 peserta yang berasal dari berbagai kecamatan dengan beberapa kejuruan pelatihan, antara lain operator komputer, teknisi handphone (HP), dan pembuatan kue.
Seluruh peserta mendapatkan pembelajaran teori dan praktik langsung yang dibimbing oleh instruktur profesional dan berpengalaman sesuai bidang masing-masing.
Selain peningkatan keterampilan teknis, peserta juga dibekali wawasan kewirausahaan guna mendorong terciptanya usaha mandiri dan lapangan kerja baru di tengah masyarakat.
(KS TIM)





COMMENTS